Kementerian PU Rampungkan 222 Gedung SPPG di 30 Provinsi, Perluas Layanan Makan Bergizi Gratis

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 7 Juni 2026 - 06:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).( poto : ANTARA)

Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).( poto : ANTARA)

Jakarta, jemarionline.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menuntaskan pembangunan gedung SPPG sebanyak 222 unit di 30 provinsi Indonesia.

Pemerintah menyiapkan fasilitas tersebut untuk memperkuat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus memperluas layanan pemenuhan gizi hingga wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan seluruh pekerjaan konstruksi sudah selesai. Saat ini pemerintah menjalankan tahapan serah terima kepada Badan Gizi Nasional (BGN) agar fasilitas dapat segera beroperasi.

Dody menjelaskan pemerintah menentukan lokasi pembangunan melalui koordinasi bersama BGN dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Setelah itu, Kementerian PU melakukan survei untuk memastikan kesiapan lahan dan mempercepat proses pembangunan sesuai target.

“Kita sudah kerjakan sekitar 222 SPPG. Sebagian ada di wilayah 3T. Titiknya kami koordinasikan langsung dengan BGN dan Kemendagri. Kami hanya survei untuk memastikan lahannya siap karena target pengerjaan cukup ketat,” kata Dody dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Kementerian PU Masuk Tahap Serah Terima

Kementerian PU kini melanjutkan proses administrasi dan penyerahan fasilitas kepada BGN. Tahapan ini menjadi langkah akhir sebelum layanan berjalan penuh.

Baca Juga :  TNI AL Gelar Latihan di Selat Singapura, Uji Hadapi Ancaman Laut

Dody menyebut BGN kemungkinan melakukan pemeriksaan pada setiap bangunan sebelum menerima aset secara resmi. Pemeriksaan itu bertujuan memastikan seluruh fasilitas siap mendukung operasional layanan gizi.

Ia menegaskan seluruh pekerjaan fisik telah selesai. Pemerintah kini memusatkan perhatian pada penggunaan dan pengelolaan fasilitas.

“Saat ini sedang berproses serah terima dengan BGN. Mungkin BGN akan mengecek satu per satu. Tapi secara utuh sudah selesai semua,” ujarnya.

Pemerintah Percepat Pemanfaatan SPPG

Kementerian PU berencana menjalin koordinasi dengan pimpinan baru BGN dalam waktu dekat. Langkah tersebut bertujuan mempercepat pemanfaatan fasilitas dan memastikan seluruh SPPG berfungsi optimal.

Pemerintah ingin memperluas akses layanan makanan bergizi bagi masyarakat di berbagai daerah. Fokus itu mencakup wilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan infrastruktur dan akses layanan.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pemerataan pelayanan publik di sektor pemenuhan gizi.

Pemerintah memasukkan kawasan perbatasan ke dalam prioritas pembangunan SPPG. Langkah ini bertujuan mempercepat pemerataan layanan hingga daerah dengan kebutuhan tinggi.

Kementerian PU membangun dua SPPG di kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Wini dan PLBN Motamasin di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca Juga :  Kemenag Usulkan Tambahan Anggaran Rp 24,8 Triliun

SPPG di PLBN Wini menempati lahan seluas 1.408,63 meter persegi di Kabupaten Timor Tengah Utara. Sementara itu, SPPG di PLBN Motamasin menempati lahan seluas 1.469,12 meter persegi di Kabupaten Malaka.

Pemerintah berharap fasilitas tersebut mampu memperluas jangkauan layanan gizi dan memperkuat akses masyarakat di kawasan perbatasan.

Fasilitas SPPG Lengkap dan Siap Digunakan

Kementerian PU melengkapi setiap gedung SPPG dengan berbagai fasilitas pendukung operasional. Pemerintah menyiapkan sarana tersebut untuk menjaga kualitas layanan dan standar kebersihan.

Setiap gedung memiliki dapur utama, area pencucian alat dan bahan makanan, gudang kering, gudang basah, ruang penyimpanan peralatan, area parkir, jaringan air bersih, dan instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

Kementerian PU juga menambahkan ruang panel, tempat pembuangan sampah (TPS), serta fasilitas pendukung lain.

Rampungnya 222 gedung SPPG membuka peluang layanan Makan Bergizi Gratis menjangkau lebih banyak masyarakat dan memperkuat upaya pemenuhan gizi secara merata di seluruh Indonesia.(ar)

Berita Terkait

Komdigi: Pelaku Judol Imingi Petani hingga IRT Rp500 Ribu
Prabowo Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 per Liter
Prabowo Targetkan Stop Impor Solar, Siapkan Bensin dari Sawit
Harta Kekayaan Febrie Adriansyah, Tersangka Korupsi Capai Rp18,26 Miliar
Prabowo Luncurkan Biosolar B50, DPR Sebut Langkah Monumental Dunia
SKK Migas Buka Lowongan Kerja 2026, Simak Syarat dan Jadwal Pendaftaran
BRI Kartu Kredit Beri Diskon 20 Persen di MyBluebird, Berlaku hingga Akhir 2026
BBM Baru B50 Resmi Meluncur Juli 2026, Berapa Harganya?
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:00 WIB

Komdigi: Pelaku Judol Imingi Petani hingga IRT Rp500 Ribu

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:00 WIB

Prabowo Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 per Liter

Senin, 13 Juli 2026 - 11:00 WIB

Prabowo Targetkan Stop Impor Solar, Siapkan Bensin dari Sawit

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:00 WIB

Harta Kekayaan Febrie Adriansyah, Tersangka Korupsi Capai Rp18,26 Miliar

Minggu, 12 Juli 2026 - 09:00 WIB

Prabowo Luncurkan Biosolar B50, DPR Sebut Langkah Monumental Dunia

Berita Terbaru

REDMAGIC

Teknologi

RedMagic Astra 2 Resmi Global, Tablet Gaming Layar OLED 185Hz

Sabtu, 18 Jul 2026 - 07:00 WIB