Harga Cabai Tembus Rp55 Ribu, Pemkab Kerinci Turun Tangan Gelar Operasi Pasar Murah

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: RRI Sungai Penuh/Asep Sanjaya

Foto: RRI Sungai Penuh/Asep Sanjaya

Kerinci, Jemarionline.com — Pemerintah Kabupaten Kerinci menggelar operasi pasar murah menjelang Hari Raya Idul Adha sebagai langkah menjaga kestabilan harga bahan pokok dan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan dengan harga yang lebih terjangkau.

Pemerintah menjalankan kegiatan tersebut di Pasar Tradisional Pasar Senen, Kecamatan Siulak, bersama Perum Bulog Cabang Sungai Penuh–Kerinci. Selain menjaga pasokan, pemerintah juga ingin mengendalikan kenaikan harga yang mulai muncul menjelang hari besar keagamaan.

Sejak pagi, masyarakat mulai mendatangi lokasi operasi pasar. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli kebutuhan rumah tangga dengan harga yang lebih ringan dibanding harga pasar umum.

Pemkab Kerinci Fokus Menjaga Daya Beli Warga

Bupati Kerinci, Monadi, menjelaskan bahwa pemerintah terus memantau pergerakan harga di sejumlah titik pasar.

Menurutnya, Pasar Senen dan wilayah Siulak menjadi salah satu acuan untuk melihat perubahan harga komoditas di daerah.

Ia mengatakan, “Kami melaksanakan operasi pasar ini untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan dengan harga yang lebih terjangkau menjelang Idul Adha.”

Baca Juga :  Monadi dan Tiga Daerah Kompak Dukung Penerbangan Batik Air

Selain itu, Monadi juga menyoroti kenaikan harga cabai merah yang mencapai sekitar Rp55 ribu per kilogram di pasaran.

Karena itu, pemerintah mengambil langkah cepat agar masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan tanpa terbebani lonjakan harga.

Monadi menambahkan, “Cabai merah menjadi salah satu komoditas yang mengalami kenaikan sehingga kami hadirkan melalui operasi pasar dengan harga yang lebih ringan.”

Tidak Hanya Cabai, Warga Juga Bisa Membeli Kebutuhan Pokok Lain

Pemerintah tidak hanya menyediakan cabai merah.

Sebaliknya, operasi pasar juga menghadirkan beberapa komoditas penting yang sering dicari masyarakat menjelang hari raya.

Warga dapat membeli:

  • beras,
  • minyak goreng,
  • gula pasir,
  • serta kebutuhan pokok lainnya.

Selain membantu masyarakat, langkah tersebut juga menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan.

Karena itu, pemerintah berharap harga di pasar umum tetap terkendali meski permintaan meningkat menjelang Idul Adha.

Pemerintah Siapkan Langkah Lanjutan Jika Harga Naik

Pemkab Kerinci menegaskan bahwa pemantauan harga akan terus berjalan.

Jika harga bahan pokok kembali meningkat, pemerintah membuka peluang untuk memperluas operasi pasar ke wilayah lain.

Baca Juga :  Gubernur Jambi Targetkan 2027 Jambi Miliki Pusat Rehabilitasi Narkoba

Dengan cara itu, pemerintah ingin menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan tekanan inflasi daerah.

Di sisi lain, pemerintah juga mengajak pelaku distribusi dan pedagang untuk menjaga ketersediaan barang agar harga tidak bergerak terlalu cepat.

Warga Sambut Positif Operasi Pasar

Sejumlah warga menyambut baik pelaksanaan pasar murah tersebut.

Menurut mereka, program seperti ini membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga, terutama saat kebutuhan menjelang Idul Adha meningkat.

Selain itu, warga menilai kehadiran pemerintah di tengah kenaikan harga memberikan rasa tenang karena masyarakat tetap memiliki akses terhadap bahan pokok.

Operasi Pasar Jadi Strategi Menjaga Stabilitas

Operasi pasar tidak hanya bertujuan menurunkan harga sesaat.

Lebih dari itu, pemerintah ingin menjaga kestabilan ekonomi daerah dan memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia.

Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, Bulog, pedagang, dan masyarakat menjadi faktor penting agar distribusi pangan tetap berjalan lancar. (man)

Berita Terkait

Wakil Wali Kota Sungai Penuh Ikuti Bimtek Nasional ASWAKADA 2026 di Batam
Pengukuhan DWP Kota Sungai Penuh Dorong Peran Perempuan Berdaya
Pemkot Sungai Penuh Percepat Penyusunan KLHS RDTR untuk Penataan Ruang Wilayah
Gubernur Jambi Al Haris Tegur Keras ASN yang Nekat Masuk Kantor Saat WFH
Wali Kota Alfin Serahkan Seragam Gratis Saat Pantau MPLS
APBD 2027 Kerinci Fokus pada Pertanian, Pariwisata dan SDM
Kasus DBD di Sungai Penuh Naik Jadi 88, Dinkes Gencarkan PSN
BMKG Prediksi Kabut Tebal Selimuti Sebagian Besar Jambi Hari Ini
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:00 WIB

Wakil Wali Kota Sungai Penuh Ikuti Bimtek Nasional ASWAKADA 2026 di Batam

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:00 WIB

Pengukuhan DWP Kota Sungai Penuh Dorong Peran Perempuan Berdaya

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:00 WIB

Pemkot Sungai Penuh Percepat Penyusunan KLHS RDTR untuk Penataan Ruang Wilayah

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:02 WIB

Gubernur Jambi Al Haris Tegur Keras ASN yang Nekat Masuk Kantor Saat WFH

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:00 WIB

Wali Kota Alfin Serahkan Seragam Gratis Saat Pantau MPLS

Berita Terbaru

Sumber : Arianti Widya/Viva.co.id

OTOMOTIF

Jelang GIIAS 2026, Harga Mobil MPV Mulai Rp167 Jutaan

Senin, 27 Jul 2026 - 10:00 WIB