Kerinci, Jemarionline.com — Pemerintah Kabupaten Kerinci menggelar operasi pasar murah menjelang Hari Raya Idul Adha sebagai langkah menjaga kestabilan harga bahan pokok dan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan dengan harga yang lebih terjangkau.
Pemerintah menjalankan kegiatan tersebut di Pasar Tradisional Pasar Senen, Kecamatan Siulak, bersama Perum Bulog Cabang Sungai Penuh–Kerinci. Selain menjaga pasokan, pemerintah juga ingin mengendalikan kenaikan harga yang mulai muncul menjelang hari besar keagamaan.
Sejak pagi, masyarakat mulai mendatangi lokasi operasi pasar. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli kebutuhan rumah tangga dengan harga yang lebih ringan dibanding harga pasar umum.
Pemkab Kerinci Fokus Menjaga Daya Beli Warga
Bupati Kerinci, Monadi, menjelaskan bahwa pemerintah terus memantau pergerakan harga di sejumlah titik pasar.
Menurutnya, Pasar Senen dan wilayah Siulak menjadi salah satu acuan untuk melihat perubahan harga komoditas di daerah.
Ia mengatakan, “Kami melaksanakan operasi pasar ini untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan dengan harga yang lebih terjangkau menjelang Idul Adha.”
Selain itu, Monadi juga menyoroti kenaikan harga cabai merah yang mencapai sekitar Rp55 ribu per kilogram di pasaran.
Karena itu, pemerintah mengambil langkah cepat agar masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan tanpa terbebani lonjakan harga.
Monadi menambahkan, “Cabai merah menjadi salah satu komoditas yang mengalami kenaikan sehingga kami hadirkan melalui operasi pasar dengan harga yang lebih ringan.”
Tidak Hanya Cabai, Warga Juga Bisa Membeli Kebutuhan Pokok Lain
Pemerintah tidak hanya menyediakan cabai merah.
Sebaliknya, operasi pasar juga menghadirkan beberapa komoditas penting yang sering dicari masyarakat menjelang hari raya.
Warga dapat membeli:
- beras,
- minyak goreng,
- gula pasir,
- serta kebutuhan pokok lainnya.
Selain membantu masyarakat, langkah tersebut juga menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan.
Karena itu, pemerintah berharap harga di pasar umum tetap terkendali meski permintaan meningkat menjelang Idul Adha.
Pemerintah Siapkan Langkah Lanjutan Jika Harga Naik
Pemkab Kerinci menegaskan bahwa pemantauan harga akan terus berjalan.
Jika harga bahan pokok kembali meningkat, pemerintah membuka peluang untuk memperluas operasi pasar ke wilayah lain.
Dengan cara itu, pemerintah ingin menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan tekanan inflasi daerah.
Di sisi lain, pemerintah juga mengajak pelaku distribusi dan pedagang untuk menjaga ketersediaan barang agar harga tidak bergerak terlalu cepat.
Warga Sambut Positif Operasi Pasar
Sejumlah warga menyambut baik pelaksanaan pasar murah tersebut.
Menurut mereka, program seperti ini membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga, terutama saat kebutuhan menjelang Idul Adha meningkat.
Selain itu, warga menilai kehadiran pemerintah di tengah kenaikan harga memberikan rasa tenang karena masyarakat tetap memiliki akses terhadap bahan pokok.
Operasi Pasar Jadi Strategi Menjaga Stabilitas
Operasi pasar tidak hanya bertujuan menurunkan harga sesaat.
Lebih dari itu, pemerintah ingin menjaga kestabilan ekonomi daerah dan memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia.
Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, Bulog, pedagang, dan masyarakat menjadi faktor penting agar distribusi pangan tetap berjalan lancar. (man)









