Gubernur Jambi Targetkan 2027 Jambi Miliki Pusat Rehabilitasi Narkoba

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ANTARA JAMBI

Foto: ANTARA JAMBI

Jambi, Jemarionline.com – Gubernur Jambi targetkan 2027 Jambi punya pusat rehabilitasi narkoba untuk memperkuat penanganan penyalahgunaan narkotika di daerah.

Pemerintah Provinsi Jambi ingin menghadirkan fasilitas yang fokus pada pemulihan agar masyarakat memperoleh akses rehabilitasi yang lebih dekat dan lebih terstruktur.

Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan bahwa pemerintah tidak ingin hanya mengandalkan penegakan hukum dalam menghadapi persoalan narkoba.

Pemerintah juga ingin memperkuat jalur rehabilitasi supaya pengguna memiliki kesempatan membangun kembali kehidupan mereka.

Rencana tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah daerah untuk menekan dampak sosial dan kesehatan akibat penyalahgunaan narkotika.

Pemerintah Jambi Ingin Perkuat Jalur Pemulihan

Al Haris menilai penanganan narkoba membutuhkan kerja yang lebih luas daripada sekadar penindakan.

Menurutnya, pemerintah perlu memperkuat edukasi, pencegahan, rehabilitasi, dan pendampingan masyarakat secara bersamaan.

Ia menjelaskan bahwa banyak pengguna masih menghadapi tantangan untuk kembali menjalani aktivitas normal setelah keluar dari proses hukum.

Karena itu, pemerintah ingin menyediakan tempat rehabilitasi yang dapat membantu proses pemulihan secara lebih menyeluruh.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Kukuhkan 62 Petugas Haji, Dukungan Anggaran Pemprov Jambi Tertinggi se-Indonesia

Pemerintah berharap langkah tersebut dapat membantu masyarakat kembali produktif dan mengurangi risiko penyalahgunaan berulang.

Kerinci Akan Menjadi Lokasi Pengembangan

Pemerintah Provinsi Jambi memilih wilayah Kerinci sebagai lokasi pengembangan pusat rehabilitasi narkoba.

Pemerintah melihat wilayah tersebut memiliki peluang untuk mendukung pelayanan rehabilitasi dengan cakupan yang lebih luas.

Jika proyek berjalan sesuai jadwal, fasilitas ini akan mulai hadir pada 2027.

Pusat rehabilitasi tersebut nantinya akan melayani masyarakat dari berbagai wilayah di Provinsi Jambi.

Pemerintah Respons Peningkatan Kasus Narkoba

Pemerintah daerah menaruh perhatian besar terhadap perkembangan kasus narkoba.

Data yang dipaparkan pemerintah menunjukkan kasus narkoba di Jambi pada 2025 meningkat sekitar 13,95 persen dibanding tahun sebelumnya.

Angka tersebut mendorong pemerintah mempercepat program pencegahan dan memperluas akses rehabilitasi.

Pada periode yang sama, aparat keamanan juga mengungkap sejumlah kasus besar yang melibatkan jaringan lintas wilayah.

Perkembangan tersebut memperlihatkan bahwa persoalan narkoba membutuhkan penanganan dari berbagai sisi.

Pemerintah ingin menggabungkan langkah hukum dengan pendekatan sosial dan kesehatan.

Baca Juga :  Total Kerugian Peretasan Bank Jambi Capai Rp143 Miliar, Mobile Banking Masih Diblokir

Al Haris Ajak Masyarakat Ikut Terlibat

Gubernur menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri.

Ia mengajak keluarga, sekolah, tokoh agama, dan masyarakat untuk ikut membangun lingkungan yang lebih aman dari penyalahgunaan narkoba.

Menurutnya, pencegahan akan berjalan lebih efektif jika masyarakat ikut mengambil peran.

Pemerintah juga mendorong peningkatan edukasi sejak usia dini agar generasi muda memahami risiko penyalahgunaan narkotika.

Langkah tersebut menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang pemerintah daerah.

Target 2027 Jadi Bagian dari Strategi Jangka Panjang

Pemerintah Provinsi Jambi ingin membangun sistem penanganan narkoba yang lebih lengkap.

Keberadaan pusat rehabilitasi di Kerinci diharapkan menjadi titik awal penguatan layanan pemulihan di daerah.

Pemerintah tidak hanya ingin menurunkan angka penyalahgunaan, tetapi juga membuka peluang pemulihan yang lebih luas bagi masyarakat.

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, Jambi akan memiliki fasilitas rehabilitasi yang dapat mendukung upaya pencegahan, pemulihan, dan pendampingan secara lebih berkelanjutan. (man)

Berita Terkait

Wali Kota Alfin Serahkan Seragam Gratis Saat Pantau MPLS
APBD 2027 Kerinci Fokus pada Pertanian, Pariwisata dan SDM
Kasus DBD di Sungai Penuh Naik Jadi 88, Dinkes Gencarkan PSN
BMKG Prediksi Kabut Tebal Selimuti Sebagian Besar Jambi Hari Ini
Harga LPG 3 Kg di Kerinci dan Sungai Penuh Melambung, Warga Mengeluh
Disdik Kerinci Dorong Gerakan Ayah Antar Anak ke Sekolah
BKPSDM Sungai Penuh Perketat Pengawasan, ASN Wajib Tertib Absensi
Disperindag Sungai Penuh Perketat Pengawasan Harga LPG 3 Kg
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:00 WIB

Wali Kota Alfin Serahkan Seragam Gratis Saat Pantau MPLS

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:00 WIB

APBD 2027 Kerinci Fokus pada Pertanian, Pariwisata dan SDM

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:00 WIB

Kasus DBD di Sungai Penuh Naik Jadi 88, Dinkes Gencarkan PSN

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:00 WIB

BMKG Prediksi Kabut Tebal Selimuti Sebagian Besar Jambi Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:45 WIB

Harga LPG 3 Kg di Kerinci dan Sungai Penuh Melambung, Warga Mengeluh

Berita Terbaru

REDMAGIC

Teknologi

RedMagic Astra 2 Resmi Global, Tablet Gaming Layar OLED 185Hz

Sabtu, 18 Jul 2026 - 07:00 WIB