Didominasi Ibu-Ibu, Warga Desa Semerah Demo di Kantor Bupati Kerinci Minta Kades Dicopot

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: JAMBIUPDATE.CO

Foto: JAMBIUPDATE.CO

Kerinci, Jemarionline.com – Ratusan warga Desa Semerah, Kecamatan Tanah Cogok, Kabupaten Kerinci mendatangi Kantor Bupati Kerinci untuk menyampaikan aspirasi secara langsung. Massa yang hadir didominasi kaum ibu. Mereka datang bersama tokoh masyarakat, pemuda, dan perwakilan warga desa.

Dalam aksi tersebut, warga menyampaikan satu tuntutan utama. Mereka meminta Pemerintah Kabupaten Kerinci mengevaluasi dan mencopot kepala desa yang menurut mereka tidak lagi memenuhi harapan masyarakat.

Sejak awal kegiatan, aparat keamanan menjaga jalannya aksi agar seluruh rangkaian penyampaian pendapat berlangsung tertib.

Warga Bergerak Bersama Menuju Kantor Bupati

Sejak pagi hari, warga berkumpul di desa lalu bergerak bersama menuju pusat pemerintahan Kabupaten Kerinci.

Mereka membawa spanduk dan menyampaikan pendapat secara bergantian. Selain itu, beberapa perwakilan warga menjelaskan alasan yang mendorong mereka turun langsung ke kantor bupati.

Koordinator aksi mengatakan masyarakat ingin pemerintah segera merespons aspirasi warga.

“Kami datang untuk menyampaikan aspirasi masyarakat dan meminta pemerintah mengambil langkah sesuai aturan yang berlaku,” ujar perwakilan massa.

Menurut warga, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mencari penyelesaian melalui jalur pemerintahan.

Baca Juga :  Ratusan Buruh Datangi DPRD Batang Hari, Mediasi Digelar untuk Cari Solusi

Warga Soroti Transparansi dan Kepemimpinan Desa

Dalam penyampaian aspirasi, warga menyoroti beberapa persoalan yang menurut mereka perlu segera mendapat perhatian.

Mereka meminta pemerintah:

  • mengevaluasi kepemimpinan kepala desa
  • membuka informasi pengelolaan anggaran desa
  • meninjau administrasi pemerintahan desa
  • meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pembangunan

Selain itu, warga juga menilai komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat perlu berjalan lebih terbuka.

Salah seorang peserta aksi menyampaikan harapannya agar pemerintah menindaklanjuti tuntutan tersebut.

“Kami ingin pemerintah mendengar masyarakat dan memberi kejelasan terhadap persoalan yang terjadi,” katanya.

Pernyataan itu mendapat dukungan dari peserta aksi lainnya.

Perwakilan Massa Upayakan Dialog Dengan Pemerintah

Setelah menyampaikan orasi, perwakilan warga mencoba bertemu pihak Pemerintah Kabupaten Kerinci.

Baca Juga :  DPRD Sungai Penuh Paripurna LKPJ 2025, Serahkan Rekomendasi untuk Perbaikan Kinerja

Mereka ingin menyerahkan dokumen pendukung sekaligus menjelaskan tuntutan secara langsung.

Menurut warga, dialog menjadi cara yang lebih efektif untuk memperjelas persoalan dan mempercepat tindak lanjut.

Selain itu, mereka berharap pemerintah memberikan kepastian mengenai langkah berikutnya.

“Kami berharap pemerintah menindaklanjuti aspirasi ini sesuai aturan yang berlaku,” ujar salah satu peserta aksi.

Hingga laporan ini terbit, pemerintah daerah belum mengumumkan keputusan resmi terkait tuntutan warga.

Warga Ingin Penyelesaian Berjalan Sesuai Prosedur

Meski jumlah massa cukup besar, warga tetap menginginkan penyelesaian melalui mekanisme resmi.

Mereka juga meminta seluruh pihak menjaga situasi tetap kondusif agar aktivitas masyarakat dan pelayanan publik berjalan normal.

Di sisi lain, pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk memproses laporan sesuai aturan administrasi.

Karena itu, warga kini menunggu hasil komunikasi antara perwakilan massa dan pemerintah daerah. (man)

Berita Terkait

Cegah Pelanggaran, Kejari Sungai Penuh Bekali Hukum Aparatur Desa
Daftar Lengkap Puluhan Kepala Sekolah yang Resmi Dilantik Pemkot Sungai Penuh
Bimtek BPD Sungai Penuh di Jambi Tuai Kritik Keras DPRD Soal Fasilitas Hotel
Pungli Parkir Merajalela di Sungai Penuh, Warga Desak Pemkot Terapkan Bayar Nontunai
Kemenag Kerinci Gelar Persiapan Duta OMI Tingkat Provinsi
Cek Endra Serahkan SK Golkar Sungai Penuh Kepada Hutri Randa
Kanwil Kemenkum Jambi Mendorong Pelindungan Kekayaan Intelektual Kopi Kerinci Menuju Pasar Global
Festival Kopi Kerinci 2026 Dibuka Bupati Monadi Suguhkan Kopi Gratis
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 01:11 WIB

Cegah Pelanggaran, Kejari Sungai Penuh Bekali Hukum Aparatur Desa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:16 WIB

Daftar Lengkap Puluhan Kepala Sekolah yang Resmi Dilantik Pemkot Sungai Penuh

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:15 WIB

Bimtek BPD Sungai Penuh di Jambi Tuai Kritik Keras DPRD Soal Fasilitas Hotel

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Pungli Parkir Merajalela di Sungai Penuh, Warga Desak Pemkot Terapkan Bayar Nontunai

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Kemenag Kerinci Gelar Persiapan Duta OMI Tingkat Provinsi

Berita Terbaru

Desain tipis iPad mini 8 berlayar OLED tergeletak elegan di atas meja kerja kayu dengan stylus terpasang rapi di samping.(ilustrasi poto: AI).

Trending

Apple Rilis iPad Mini 8: Layar OLED dan Chip A20 Pro

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:47 WIB

Logo Apple berbahan logam perak dengan tekstur melingkar yang elegan, terpasang pada dinding beton gelap.(poto: AI).

Teknologi

Bocoran Acara Apple: MacBook Pro Layar Sentuh dan Chip M6

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:41 WIB

Aktivitas pelayanan nasabah di kantor BNI yang mencatatkan pertumbuhan laba bersih Rp16,1 triliun pada kuartal III 2026.(ilustrasi poto: AI).

Bisnis

Laba Bersih BNI Tembus Rp16,1 Triliun pada Kuartal III 2026

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:36 WIB

Ponsel yang sedang diisi daya dengan powerbank di atas meja kerja, dikelilingi kabel charger dan laptop.(poto: AI).

Teknologi

5 Kebiasaan Pengisian Daya Ini Merusak Baterai HP Lebih Cepat

Senin, 26 Okt 2026 - 07:14 WIB