Bayi Lahir di Indonesia Bakal Otomatis Terdaftar BPJS Kesehatan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 3 April 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bayi Lahir di Indonesia Bakal Otomatis Terdaftar BPJS Kesehatan (Dok. menpan.go.id / CNBC Indonesia )

Bayi Lahir di Indonesia Bakal Otomatis Terdaftar BPJS Kesehatan (Dok. menpan.go.id / CNBC Indonesia )

Jemarionline.com, Jakarta – Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan kebijakan baru yang memungkinkan setiap warga negara yang lahir di Tanah Air langsung menjadi peserta aktif program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui BPJS Kesehatan. Kebijakan ini digadang-gadang akan mempermudah akses layanan kesehatan sejak hari pertama kelahiran.

Integrasi Data Jadi Kunci Utama

Rencana ini akan diwujudkan melalui integrasi berbagai sistem layanan pemerintah. Data kelahiran dari rumah sakit atau fasilitas kesehatan akan langsung terhubung dengan data kependudukan di Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), lalu otomatis masuk ke sistem BPJS.

Seluruh proses tersebut akan terintegrasi dalam platform digital pemerintah bernama INAku. Melalui sistem ini, Nomor Induk Kependudukan (NIK) akan menjadi kunci utama dalam mengakses berbagai layanan, termasuk kepesertaan BPJS.

Baca Juga :  Stok Blangko e-KTP Aman, Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Proses Lebih Cepat dan Praktis

Dengan sistem baru ini, proses administrasi yang sebelumnya cukup panjang akan dipangkas secara signifikan. Jika sebelumnya terdapat sekitar 11 tahapan pendaftaran, nantinya hanya menjadi sekitar 4 tahapan saja.

Artinya, orang tua tidak perlu lagi melakukan pendaftaran manual secara terpisah. Begitu bayi lahir dan datanya tercatat dalam sistem, status kepesertaan BPJS bisa langsung aktif.

Dorong Cakupan Jaminan Kesehatan Nasional

Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan cakupan kepesertaan JKN secara nasional. Pemerintah ingin memastikan tidak ada lagi masyarakat yang tidak terlindungi layanan kesehatan sejak lahir.

Baca Juga :  Wakapolda Metro Cek Kesiapan Mudik di Bandara Soetta, Pastikan Situasi Aman

Selain itu, langkah ini juga diharapkan mampu:

  • Mengurangi kesenjangan akses layanan kesehatan
  • Meningkatkan kualitas pelayanan publik
  • Mempercepat transformasi digital di sektor kesehatan

Masih Dalam Tahap Pengembangan

Meski demikian, implementasi kebijakan ini belum berjalan sepenuhnya di seluruh Indonesia. Saat ini, pemerintah masih dalam tahap penguatan sistem dan integrasi antarinstansi.

Untuk sementara, aturan yang berlaku masih mengharuskan orang tua mendaftarkan bayi ke BPJS Kesehatan maksimal 28 hari setelah kelahiran agar status kepesertaan tetap aktif tanpa kendala.

Berita Terkait

BMKG Rilis Potensi Hujan Lebat Disertai Petir di Berbagai Wilayah Indonesia Hari Ini
Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI Termasuk Enam Kodam Daerah
Lorong Bangkai KM Virgo Tertutup Hambat Evakuasi Penyelam
Program Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Masih Berlaku di Berbagai Daerah
Ramalan Zodiak Hari Ini: 4 Bintang Diprediksi Beruntung pada 28 September 2026
Miliarder Indonesia Akhir September 2026 versi Forbes
Terombang-ambing 345 Km, Jasad ABK Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan di Enggano
Presiden Prabowo Subianto Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Desa Merah Putih
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:22 WIB

BMKG Rilis Potensi Hujan Lebat Disertai Petir di Berbagai Wilayah Indonesia Hari Ini

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI Termasuk Enam Kodam Daerah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:12 WIB

Lorong Bangkai KM Virgo Tertutup Hambat Evakuasi Penyelam

Senin, 28 September 2026 - 09:28 WIB

Program Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Masih Berlaku di Berbagai Daerah

Senin, 28 September 2026 - 08:36 WIB

Ramalan Zodiak Hari Ini: 4 Bintang Diprediksi Beruntung pada 28 September 2026

Berita Terbaru

Peresmian program inkubasi startup NextDev ke-12 bertema AI-Powered Innovations yang digelar Telkomsel di Cikini, Jakarta Pusat.

Teknologi

Telkomsel Buka Program Inkubasi NextDev Ke-12 Inovasi AI

Jumat, 9 Okt 2026 - 07:32 WIB