Perancang Jet Tempur Siluman China Menghilang dari Publik

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perancang Jet Tempur Siluman China Menghilang dari Publik

Perancang Jet Tempur Siluman China Menghilang dari Publik

Yang Wei, ilmuwan yang dikenal sebagai perancang utama jet tempur siluman Chengdu J-20 Mighty Dragon, dilaporkan menghilang dari sorotan publik. Dalam kurun waktu lebih dari satu tahun terakhir, ia tidak lagi terlihat dalam kegiatan resmi maupun pemberitaan media.

Profil Dihapus dari Lembaga Resmi

Keberadaan Yang Wei semakin menjadi tanda tanya setelah profilnya tidak lagi tercantum di situs Akademi Ilmu Pengetahuan China. Penghapusan tersebut dilakukan tanpa penjelasan terbuka, sehingga memicu spekulasi di kalangan pengamat.

Baca Juga :  Italia Pilih Drone Bayraktar TB3 untuk Perkuat Kapal Induk Cavour

Dikaitkan dengan Kampanye Antikorupsi Militer

Hilangnya nama Yang Wei terjadi di tengah gencarnya kampanye antikorupsi yang dijalankan oleh Xi Jinping. Program ini menargetkan berbagai pejabat di sektor pertahanan dan industri militer, termasuk sejumlah tokoh penting yang sebelumnya memiliki posisi strategis.

Peran Besar dalam Industri Pertahanan China

Selama kariernya, Yang Wei dikenal sebagai figur penting dalam pengembangan teknologi pesawat tempur modern. Ia telah lama berkecimpung di industri dirgantara milik negara dan berkontribusi besar dalam proyek pesawat tempur generasi terbaru.

Baca Juga :  Lenovo Legion Pro: Laptop Gaming OLED Fleksibel Terbaru

Selain itu, ia juga pernah memegang peran penting di Aviation Industry Corporation of China, yang menjadi aktor utama dalam pengembangan alutsista nasional.

Misteri yang Belum Terjawab

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi mengenai alasan menghilangnya Yang Wei maupun statusnya saat ini. Kondisi ini menimbulkan berbagai spekulasi, terutama terkait kemungkinan keterlibatannya dalam gelombang pembersihan internal di sektor militer China.

Berita Terkait

Google Didesak Hapus Konten “AI Slop” di YouTube Kids
Google Tuduh Korea Utara Serang Software Axios
Teknologi Pengganti Smartphone Mulai Hadir di Pasaran
Saab Tantang Dominasi F-35 di Kanada Lewat Produksi Gripen Lokal
Google Izinkan Mengganti Alamat Gmail Tanpa Akun Baru
Zuckerberg Hampir Akuisisi DeepMind, Tapi Gagal karena Makan Malam Penentu
Italia Pilih Drone Bayraktar TB3 untuk Perkuat Kapal Induk Cavour
Pakar Soroti Ancaman Sanksi untuk Google & Meta Imbas Tak Patuh PP Tunas
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 08:00 WIB

Google Didesak Hapus Konten “AI Slop” di YouTube Kids

Sabtu, 4 April 2026 - 07:00 WIB

Google Tuduh Korea Utara Serang Software Axios

Jumat, 3 April 2026 - 13:00 WIB

Teknologi Pengganti Smartphone Mulai Hadir di Pasaran

Jumat, 3 April 2026 - 12:00 WIB

Saab Tantang Dominasi F-35 di Kanada Lewat Produksi Gripen Lokal

Kamis, 2 April 2026 - 23:00 WIB

Google Izinkan Mengganti Alamat Gmail Tanpa Akun Baru

Berita Terbaru

Pasukan Khusus Dikerahkan ke Jambi untuk Kuasai Minyak (dok.Dinas Perpustakaan dan Arsip Prov.Jambi / HistoriA )

Daerah

Pasukan Khusus Dikerahkan ke Jambi untuk Kuasai Minyak

Senin, 6 Apr 2026 - 15:00 WIB

5 Tanda Orang Kurang Kompeten, Menurut Psikologi

psikologi

5 Tanda Orang Kurang Kompeten, Menurut Psikologi

Senin, 6 Apr 2026 - 14:00 WIB