Asus Ascent QN10 Meluncur, Mini PC AI dengan Snapdragon X2 Elite

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Asus Ascent QN10(Doc Asus)

Asus Ascent QN10(Doc Asus)

Jakarta, Jemarionline.com – Asus resmi memperkenalkan Ascent QN10, mini PC terbaru yang mengandalkan chipset Snapdragon X2 Elite dari Qualcomm.

Perangkat ini menjadi mini PC pertama di dunia yang membawa Neural Processing Unit (NPU) 80 TOPS untuk menjalankan berbagai fitur kecerdasan buatan secara lokal tanpa bergantung pada cloud.

Asus mengumumkan perangkat tersebut dalam ajang Computex 2026. Selain menawarkan performa tinggi, perusahaan juga menghadirkan desain ringkas dengan volume hanya sekitar 0,7 liter sehingga perangkat ini cocok untuk kebutuhan kerja modern maupun pengembangan AI.

Karena itu, banyak pengamat teknologi menilai Ascent QN10 sebagai salah satu mini PC paling menarik yang hadir pada tahun ini.

Mengandalkan Snapdragon X2 Elite

Asus membekali Ascent QN10 dengan Snapdragon X2 Elite yang membawa CPU Qualcomm Oryon generasi ketiga dengan 18 inti pemrosesan.

Selain itu, perangkat ini juga menggunakan GPU Adreno X2 dan NPU Qualcomm Hexagon yang mampu menghasilkan performa AI hingga 80 TOPS. Kombinasi tersebut memungkinkan pengguna menjalankan berbagai aplikasi AI dengan lebih cepat dan efisien.

Karena itu, Asus menargetkan perangkat ini untuk pengguna profesional, kreator konten, dan pengembang aplikasi AI.

Salah satu daya tarik utama Asus Ascent QN10 adalah kehadiran NPU 80 TOPS.

Baca Juga :  Daftar HP Snapdragon 8 Gen 5 April 2026, Performa Ngebut untuk Gaming dan Multitasking

Kemampuan tersebut memungkinkan perangkat menjalankan berbagai proses kecerdasan buatan secara lokal tanpa memerlukan layanan cloud. Selain meningkatkan kecepatan pemrosesan, pendekatan ini juga membantu menjaga privasi data pengguna.

Dengan demikian, pengguna dapat memanfaatkan berbagai fitur AI generatif secara langsung melalui perangkat mereka.

Dukung Empat Monitor 4K

Meski hadir dalam ukuran yang sangat ringkas, Asus tetap menghadirkan dukungan konektivitas yang lengkap.

Perangkat ini mampu menjalankan hingga empat monitor 4K secara bersamaan melalui kombinasi port HDMI dan USB-C. Kemampuan tersebut membuat Ascent QN10 cocok untuk kebutuhan produktivitas tinggi maupun workstation modern.

Selain itu, pengguna dapat menghubungkan berbagai perangkat tambahan tanpa kesulitan berkat banyaknya pilihan port yang tersedia.

Asus menyediakan konfigurasi RAM hingga 32GB LPDDR5X pada Ascent QN10.

Untuk penyimpanan, perusahaan menghadirkan dua slot SSD M.2 PCIe yang mendukung kapasitas hingga 4TB. Kombinasi tersebut memungkinkan pengguna menyimpan data dalam jumlah besar sekaligus menjalankan berbagai aplikasi berat dengan lancar.

Karena itu, perangkat ini tidak hanya cocok untuk pekerjaan kantor, tetapi juga untuk pengembangan perangkat lunak dan pemrosesan AI.

Asus melengkapi mini PC ini dengan WiFi 7, Bluetooth 5.4, serta port Ethernet 2.5 Gigabit.

Baca Juga :  5 Rekomendasi HP 5G RAM 12GB Termurah Juni 2026, Performa Kencang Mulai Rp2 Jutaan

Selain itu, perangkat ini juga menawarkan beberapa port USB4 berkecepatan tinggi yang mendukung transfer data hingga 40 Gbps. Kehadiran konektivitas modern tersebut membantu pengguna mendapatkan pengalaman kerja yang lebih cepat dan fleksibel.

Tak hanya itu, Asus juga menghadirkan dukungan Windows 11 dan sertifikasi Copilot+ PC untuk memaksimalkan pengalaman AI.

Desain Ringkas dan Efisien

Ascent QN10 hadir dengan dimensi sekitar 130 x 130 x 40 mm dan bobot sekitar 720 gram.

Ukuran tersebut membuat perangkat ini jauh lebih kecil dibanding desktop konvensional. Meski demikian, Asus tetap mampu menghadirkan performa tinggi dalam bodi yang hemat ruang.

Karena itu, pengguna dapat menempatkan perangkat ini di meja kerja dengan lebih mudah tanpa mengorbankan performa.

Melalui Ascent QN10, Asus menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan perangkat AI PC generasi terbaru.

Perusahaan memanfaatkan kemampuan Snapdragon X2 Elite dan NPU 80 TOPS untuk menghadirkan pengalaman komputasi yang lebih cerdas dan efisien. Selain itu, Asus juga ingin memperluas pasar mini PC yang selama ini didominasi perangkat berbasis x86.

Langkah tersebut menunjukkan semakin kuatnya persaingan di segmen komputer berbasis ARM.(man)

Berita Terkait

MacBook Neo Laris Manis, Produksi Naik Dua Kali Lipat
Apple Resmi Umumkan macOS Golden Gate di WWDC 2026, Fokus pada AI dan Performa
AirDrop Tak Lagi Eksklusif iPhone, Sejumlah HP Android Kini Ikut Menikmatinya
WhatsApp Uji Fitur Lihat Sekali untuk Pesan, Privasi Pengguna Makin Ketat
Spotify Peloton Premium Hadir, Pengguna Bisa Akses Ribuan Kelas Kebugaran
Keyboard BlackBerry Kembali Populer, Banyak Pengguna Rindu Sensasi Mengetik Fisik
Redmi Note 15 Special vs Redmi Note 15 4G, Mana yang Lebih Layak Dibeli?
Agen AI Kalahkan Manusia, Traffic Bot Dominasi Internet untuk Pertama Kalinya
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:00 WIB

Asus Ascent QN10 Meluncur, Mini PC AI dengan Snapdragon X2 Elite

Selasa, 9 Juni 2026 - 06:00 WIB

MacBook Neo Laris Manis, Produksi Naik Dua Kali Lipat

Selasa, 9 Juni 2026 - 05:00 WIB

Apple Resmi Umumkan macOS Golden Gate di WWDC 2026, Fokus pada AI dan Performa

Senin, 8 Juni 2026 - 08:00 WIB

AirDrop Tak Lagi Eksklusif iPhone, Sejumlah HP Android Kini Ikut Menikmatinya

Senin, 8 Juni 2026 - 07:00 WIB

WhatsApp Uji Fitur Lihat Sekali untuk Pesan, Privasi Pengguna Makin Ketat

Berita Terbaru