Pemerintah Masih Finalisasi Rencana Rekrutmen ASN 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. PNS (Foto: Getty Images/Yamtono_Sardi)

Ilustrasi. PNS (Foto: Getty Images/Yamtono_Sardi)

JemarionlinePemerintah masih mematangkan rencana rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2026. Hingga kini, prosesnya belum final dan masih dalam tahap perhitungan kebutuhan.

Menteri PAN-RB Rini Widyantini menyampaikan bahwa pemerintah belum bisa mengumumkan pembukaan seleksi dalam waktu dekat.

Ia menjelaskan, penentuan rekrutmen harus melalui perhitungan matang. Hal ini mencakup kebutuhan pegawai, kompetensi, hingga kesiapan anggaran.

Saat ini, pemerintah juga masih mengumpulkan usulan kebutuhan ASN dari berbagai instansi pusat dan daerah. Proses ini penting untuk menentukan jumlah formasi yang benar-benar dibutuhkan.

Baca Juga :  Menteri Rini Jelaskan Status PNS, PPPK, dan PPPK Paruh Waktu, ASN Diminta Pahami Ketentuan Ini

Selain itu, pemerintah juga mempertimbangkan jumlah pegawai yang pensiun. Pada 2025, diperkirakan ada sekitar 160 ribu ASN yang memasuki masa pensiun.

Di sisi lain, fokus rekrutmen ASN 2026 kemungkinan akan diarahkan pada lulusan baru atau fresh graduate. Langkah ini dilakukan untuk mendukung regenerasi birokrasi.

Meski begitu, pemerintah menegaskan bahwa keputusan final masih menunggu berbagai pertimbangan, termasuk persetujuan anggaran dan arahan pimpinan.

Baca Juga :  Ketua OJK Mahendra Siregar dan 3 Pejabat Mundur, Friderica Dewi Jadi Plt

Sebelumnya, Kementerian PAN-RB juga telah meminta instansi pemerintah untuk menyusun kebutuhan ASN tahun anggaran 2026. Hal ini menjadi dasar dalam menentukan formasi yang akan dibuka.

Dengan proses yang masih berjalan, masyarakat diimbau untuk menunggu pengumuman resmi dari pemerintah. Informasi terkait rekrutmen ASN 2026 akan diumumkan setelah seluruh tahapan perencanaan selesai.

Berita Terkait

Rekonstruksi Kasus Santri Terbakar Lombok Ungkap Fakta Baru Soal Kelalaian
Garuda Indonesia Resmi Jadi Holding Maskapai BUMN
Mahkamah Konstitusi Putuskan Sisa Kuota Internet Tidak Hangus
Komdigi: Pelaku Judol Imingi Petani hingga IRT Rp500 Ribu
Prabowo Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 per Liter
Prabowo Targetkan Stop Impor Solar, Siapkan Bensin dari Sawit
Harta Kekayaan Febrie Adriansyah, Tersangka Korupsi Capai Rp18,26 Miliar
Prabowo Luncurkan Biosolar B50, DPR Sebut Langkah Monumental Dunia
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:00 WIB

Rekonstruksi Kasus Santri Terbakar Lombok Ungkap Fakta Baru Soal Kelalaian

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:00 WIB

Garuda Indonesia Resmi Jadi Holding Maskapai BUMN

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:00 WIB

Mahkamah Konstitusi Putuskan Sisa Kuota Internet Tidak Hangus

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:00 WIB

Komdigi: Pelaku Judol Imingi Petani hingga IRT Rp500 Ribu

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:00 WIB

Prabowo Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 per Liter

Berita Terbaru

Sumber : Arianti Widya/Viva.co.id

OTOMOTIF

Jelang GIIAS 2026, Harga Mobil MPV Mulai Rp167 Jutaan

Senin, 27 Jul 2026 - 10:00 WIB