Basarnas Anggaran Dipangkas 4,5% di Tengah Lonjakan Bencana, Operasi SAR Tetap Jalan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tempo/Ilham Balindra

Foto: Tempo/Ilham Balindra

Jemarionline – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menerima pemotongan anggaran sekitar Rp69,38 miliar atau 4,5% dari alokasi awal tahun 2026. Pemangkasan ini dilakukan di tengah lonjakan bencana alam yang melanda berbagai wilayah di Indonesia, termasuk banjir dan longsor. Meski demikian, Basarnas memastikan operasi Search and Rescue (SAR) tetap berjalan.

Pemotongan Anggaran & Alasan Pemerintah

  • Anggaran Basarnas awal: Rp1,55 triliun

  • Anggaran pasca pemotongan: Rp1,48 triliun

  • Alasan: sebagian dana dialihkan ke program prioritas lain seperti bantuan sosial dan pertahanan.

Baca Juga :  KPK OTT Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq Dibawa ke Jakarta

Meski anggaran dipangkas, Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menegaskan kesiapan lembaga untuk menjalankan operasi SAR tetap menjadi prioritas.

Tantangan Basarnas di Tengah Bencana

  • Tahun 2025: lebih dari 2.760 operasi SAR di seluruh Indonesia.

  • Menyasar korban bencana alam, kecelakaan laut, dan transportasi darat.

  • Pemotongan anggaran di tengah lonjakan bencana menambah tantangan logistik, SDM, dan kesiapan peralatan.

“Pemangkasan anggaran bukan hal ideal di tengah banyak bencana. Namun kami akan memastikan operasi SAR tetap optimal,” ujar Kepala Basarnas.

Dampak dan Respons

  • Wilayah terdampak bencana: Jawa Barat, Sumatra, Kalimantan

  • Operasi SAR tetap dijalankan dengan sumber daya yang ada.

  • Pemerintah bersama DPR dan OJK diminta mengevaluasi langkah strategis agar Basarnas tetap efektif.

Baca Juga :  Indonesia Terima Hibah Kapal Induk dari Italia

Langkah Strategis Basarnas

  • Koordinasi dengan TNI, Polri, BPBD, dan relawan lokal.

  • Prioritaskan SAR cepat dan penyelamatan warga terdampak.

  • Mengoptimalkan teknologi seperti drone, radar, dan peralatan komunikasi.

Berita Terkait

Garuda Indonesia Resmi Jadi Holding Maskapai BUMN
Mahkamah Konstitusi Putuskan Sisa Kuota Internet Tidak Hangus
Komdigi: Pelaku Judol Imingi Petani hingga IRT Rp500 Ribu
Prabowo Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 per Liter
Prabowo Targetkan Stop Impor Solar, Siapkan Bensin dari Sawit
Harta Kekayaan Febrie Adriansyah, Tersangka Korupsi Capai Rp18,26 Miliar
Prabowo Luncurkan Biosolar B50, DPR Sebut Langkah Monumental Dunia
SKK Migas Buka Lowongan Kerja 2026, Simak Syarat dan Jadwal Pendaftaran
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:00 WIB

Garuda Indonesia Resmi Jadi Holding Maskapai BUMN

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:00 WIB

Mahkamah Konstitusi Putuskan Sisa Kuota Internet Tidak Hangus

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:00 WIB

Komdigi: Pelaku Judol Imingi Petani hingga IRT Rp500 Ribu

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:00 WIB

Prabowo Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 per Liter

Senin, 13 Juli 2026 - 11:00 WIB

Prabowo Targetkan Stop Impor Solar, Siapkan Bensin dari Sawit

Berita Terbaru

Sumber : Arianti Widya/Viva.co.id

OTOMOTIF

Jelang GIIAS 2026, Harga Mobil MPV Mulai Rp167 Jutaan

Senin, 27 Jul 2026 - 10:00 WIB

Teknologi

Apple TV 2026: Jadwal Rilis, Rumor, dan Spesifikasi Terbaru

Senin, 27 Jul 2026 - 07:00 WIB