Ganjil-Genap Jakarta Ditiadakan 16 Januari 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 16 Januari 2026 - 09:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi lalu lintas di Jakarta saat aturan ganjil-genap ditiadakan pada 16 Januari 2026 bertepatan dengan libur Isra Miraj, semua kendaraan diperbolehkan melintas.
(Sumber: Jakarta Post / Ilustrasi)

Ilustrasi lalu lintas di Jakarta saat aturan ganjil-genap ditiadakan pada 16 Januari 2026 bertepatan dengan libur Isra Miraj, semua kendaraan diperbolehkan melintas. (Sumber: Jakarta Post / Ilustrasi)

Jemarionline – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan bahwa aturan ganjil-genap tidak diberlakukan pada Jumat, 16 Januari 2026, bertepatan dengan Hari Libur Nasional Isra Miraj Nabi Muhammad SAW. Keputusan ini diambil untuk memberikan kelonggaran bagi masyarakat yang ingin beraktivitas di hari libur.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menyampaikan bahwa meskipun ganjil-genap ditiadakan, pengendara tetap wajib mematuhi aturan lalu lintas lain serta menjaga keselamatan di jalan. “Hari libur ini, semua kendaraan dapat melintas di ruas jalan yang biasanya dibatasi. Namun keselamatan tetap nomor satu,” ujar Syafrin.

Alasan Peniadaan Ganjil-Genap

Peniadaan sementara sistem ganjil-genap mengikuti kebijakan pemerintah terkait hari libur nasional. Aturan ini berlaku khusus untuk tanggal yang ditetapkan sebagai libur nasional sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terkena sanksi jika melintas dengan kendaraan pribadi pada tanggal tersebut.

Baca Juga :  Hari Otonomi Daerah 2026, Wagub NTT Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah

Dampak bagi Transportasi

Dengan peniadaan ganjil-genap, seluruh kendaraan pribadi bebas melintas, sehingga diperkirakan volume kendaraan di jalan utama ibu kota akan meningkat. Pemerintah daerah mendorong pengendara untuk tetap berhati-hati, mengatur waktu perjalanan lebih awal, dan bila memungkinkan memanfaatkan transportasi umum.

Moda transportasi publik seperti TransJakarta, MRT, dan KRL akan tetap beroperasi normal, memberikan alternatif bagi masyarakat agar perjalanan tetap lancar dan aman. Polisi dan petugas Dishub DKI juga akan melakukan pengawasan untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas di beberapa ruas jalan.

Baca Juga :  Populer Ekonomi Pekan Ini: Pencairan THR Pensiunan hingga ASN Jadi Sorotan

Tips Aman Berkendara Saat Libur

  • Periksa kondisi kendaraan sebelum berangkat

  • Gunakan sabuk pengaman dan patuhi rambu lalu lintas

  • Perkirakan waktu perjalanan lebih awal untuk menghindari kemacetan

  • Pilih transportasi umum jika memungkinkan untuk mengurangi beban jalan

Dengan langkah ini, pemerintah berharap masyarakat bisa menikmati libur Isra Miraj dengan nyaman dan aman tanpa khawatir melanggar aturan ganjil-genap.

Berita Terkait

Pendukung dan Penolak MBG Demo Bersamaan di Patung Kuda, Adu Aspirasi soal Program Makan Bergizi Gratis
Perbanas Ungkap 88% UMKM Informal Pilih Dana Pribadi, Kredit Bank Masih Rendah
B50 Mulai Berlaku 1 Juli 2026, Pemerintah Klaim Hemat Devisa Rp157 Triliun
Stok Blangko e-KTP Aman, Masyarakat Tak Perlu Khawatir
Penyaluran MBG Disetop Saat Libur Sekolah untuk Evaluasi SPPG di Seluruh Indonesia
Menag Usul Tambahan Anggaran Rp41,8 Triliun untuk 2027, Fokus Insentif Guru Non-ASN dan Revitalisasi Madrasah
Natalius Pigai: MBG Tidak Boleh Langsung Disebut Pelanggaran HAM
Pertamina Buka Suara Soal Harga Asli Pertalite Rp 18.040 per Liter
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:34 WIB

Pendukung dan Penolak MBG Demo Bersamaan di Patung Kuda, Adu Aspirasi soal Program Makan Bergizi Gratis

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:00 WIB

Perbanas Ungkap 88% UMKM Informal Pilih Dana Pribadi, Kredit Bank Masih Rendah

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:00 WIB

B50 Mulai Berlaku 1 Juli 2026, Pemerintah Klaim Hemat Devisa Rp157 Triliun

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:00 WIB

Stok Blangko e-KTP Aman, Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:00 WIB

Penyaluran MBG Disetop Saat Libur Sekolah untuk Evaluasi SPPG di Seluruh Indonesia

Berita Terbaru