Nilai Tukar Rial Iran Anjlok Awal 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi uang kertas rial Iran di tengah tekanan ekonomi dan pelemahan nilai tukar mata uang nasional.
(Foto: Corporate Finance Institute)

Ilustrasi uang kertas rial Iran di tengah tekanan ekonomi dan pelemahan nilai tukar mata uang nasional. (Foto: Corporate Finance Institute)

Jemarionline — Mata uang Iran, rial, kembali mengalami tekanan hebat di awal tahun 2026. Dalam beberapa hari terakhir, nilai tukar rial melemah tajam di pasar bebas, mencerminkan meningkatnya kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi ekonomi dan ketidakpastian politik yang terus berlanjut.

Pelemahan ini membuat dolar Amerika Serikat diperdagangkan pada level yang jauh lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya, memperburuk jarak antara kurs resmi pemerintah dan harga di pasar nyata. Kondisi tersebut menimbulkan gejolak di sektor perdagangan serta menekan daya beli masyarakat Iran.

Tekanan Sanksi dan Ketidakpastian Politik

Anjloknya nilai rial tidak terlepas dari kombinasi tekanan eksternal dan persoalan domestik. Sanksi ekonomi internasional yang masih membatasi ekspor dan transaksi keuangan Iran terus menghambat masuknya devisa. Di saat yang sama, ketegangan geopolitik dengan Amerika Serikat dan sekutunya membuat pelaku pasar semakin berhati-hati.

Baca Juga :  Beasiswa LPDP–PKUMI 2026 Resmi Dibuka, Cetak Ulama Moderat Berkaliber Internasional

Ketidakpastian arah kebijakan ekonomi juga memicu masyarakat dan pelaku usaha memilih menyimpan aset dalam bentuk mata uang asing atau emas, yang pada akhirnya mempercepat pelemahan rial.

Dampak Langsung ke Kehidupan Warga

Pelemahan mata uang berdampak langsung pada harga barang kebutuhan pokok. Biaya pangan, obat-obatan, dan barang impor mengalami kenaikan signifikan, sementara pendapatan masyarakat tidak mengalami peningkatan sepadan. Kondisi ini membuat tekanan inflasi semakin terasa di tingkat rumah tangga.

Di sejumlah kota besar, keluhan warga terhadap mahalnya biaya hidup semakin sering terdengar. Pelaku usaha kecil juga menghadapi kesulitan karena harga bahan baku naik dan daya beli konsumen melemah.

Baca Juga :  AS Hentikan Proses Visa, Negara Tetangga Ikut Terdampak

Upaya Pemerintah dan Tantangan ke Depan

Pemerintah Iran menyatakan terus berupaya menstabilkan pasar valuta asing melalui kebijakan moneter dan pengawasan transaksi. Namun, para pengamat menilai langkah tersebut belum cukup selama faktor eksternal dan krisis kepercayaan terhadap rial belum teratasi.

Tanpa perbaikan signifikan pada hubungan internasional dan stabilitas ekonomi dalam negeri, tekanan terhadap mata uang Iran diperkirakan masih akan berlanjut dalam beberapa waktu ke depan.

Kesimpulan

Anjloknya nilai tukar rial Iran menjadi sinyal kuat rapuhnya kondisi ekonomi nasional di tengah tekanan global dan masalah struktural domestik. Situasi ini tidak hanya berdampak pada pasar keuangan, tetapi juga langsung dirasakan oleh masyarakat luas, menjadikan stabilitas ekonomi sebagai tantangan utama Iran di awal 2026.

Berita Terkait

Prabowo Tiba di Yordania, Pesawat Kepresidenan RI Dikawal Jet Tempur F-16
Prajurit AS di Kapal Induk Alami Stres Berat,Ini Penyebabnya
Government Assures Indonesia–US Data Transfer Will Follow Law and Protect Public Rights
Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace di Washington D.C., Bahas Rekonstruksi Gaza
Mantan Pangeran Andrew Ditangkap Polisi Inggris Terkait Kasus Epstein
UEA Jadi Donatur Terbesar Kedua Board of Peace, Ini Daftar Negara yang Ikut Berkontribusi
Donald Trump Puji Pemimpin Dunia yang Gabung Board of Peace
Skandal Epstein Kembali Memanas, Sejumlah Pejabat Dunia Pilih Mundur
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:17 WIB

Prabowo Tiba di Yordania, Pesawat Kepresidenan RI Dikawal Jet Tempur F-16

Selasa, 24 Februari 2026 - 00:30 WIB

Prajurit AS di Kapal Induk Alami Stres Berat,Ini Penyebabnya

Senin, 23 Februari 2026 - 12:38 WIB

Government Assures Indonesia–US Data Transfer Will Follow Law and Protect Public Rights

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:07 WIB

Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace di Washington D.C., Bahas Rekonstruksi Gaza

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:10 WIB

Mantan Pangeran Andrew Ditangkap Polisi Inggris Terkait Kasus Epstein

Berita Terbaru

D2NP PNS: Pengertian, Fungsi, dan Cara Cek di MyASN

Pemerintahan

D2NP PNS: Pengertian, Fungsi, dan Cara Cek di MyASN

Rabu, 25 Feb 2026 - 23:00 WIB