Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 Triliun Resmi Diluncurkan, Ini Rincian Lengkapnya

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.Foto: Andi Hidayat/detikcom

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.Foto: Andi Hidayat/detikcom

Jakarta, Jemarionline.com – Pemerintah resmi meluncurkan paket stimulus ekonomi senilai Rp 26,34 triliun untuk semester II tahun 2026. Pemerintah menyiapkan kebijakan ini untuk menjaga daya beli masyarakat, mendukung pertumbuhan ekonomi, serta mengantisipasi dampak ketidakpastian global dan kenaikan harga energi akibat konflik di Timur Tengah.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan paket stimulus tersebut merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Pmerintah membagi kebijakan ini ke dalam tiga pilar utama, yaitu konsumsi dan dunia usaha, ketenagakerjaan, serta bantuan pangan.

Pemerintah Siapkan Delapan Kebijakan Stimulus

Pemerintah merancang delapan kebijakan yang akan berjalan mulai Juli hingga Desember 2026. Total anggaran mencapai Rp 26,34 triliun dengan fokus menjaga aktivitas ekonomi nasional.

1. Tarif Khusus PPh Final Royalti Penulis

Pemerintah menetapkan tarif Pajak Penghasilan (PPh) Final Royalti sebesar 1,5 persen bagi penulis nasional. Kebijakan ini bertujuan mendukung industri kreatif dan meningkatkan kesejahteraan para penulis Indonesia.

2. Diskon Transportasi Saat Libur Sekolah

Pemerintah memberikan diskon tiket kereta api sebesar 30 persen pada periode 20 Juni hingga 5 Juli 2026. Selain itu, pemerintah juga memberikan diskon tarif dasar kapal Pelni sebesar 30 persen hingga 15 Agustus 2026 serta menggratiskan tarif jasa kepelabuhanan ASDP.

Baca Juga :  MUI Tegaskan Pembelian Sapi Kurban Presiden Pakai APBN Tidak Masalah Secara Syari

Pemerintah juga menanggung 100 persen PPN tiket pesawat domestik kelas ekonomi melalui skema PPN Ditanggung Pemerintah (DTP). Program ini menargetkan jutaan penumpang selama masa liburan sekolah.

3. Diskon Transportasi Natal dan Tahun Baru

Pemerintah kembali menghadirkan program serupa saat periode Natal dan Tahun Baru 2026-2027. Program ini mencakup diskon tiket kereta api, tarif kapal Pelni, layanan ASDP gratis, serta subsidi PPN tiket pesawat domestik.

4. Insentif Industri dan Impor Bahan Baku

Pemerintah menetapkan bea masuk nol persen untuk impor LPG bagi industri petrokimia dan bahan baku plastik. Selain itu, pemerintah juga menurunkan bea masuk impor suku cadang pesawat menjadi nol persen untuk mendukung industri penerbangan dan perawatan pesawat.

Kebijakan ini bertujuan menekan biaya produksi sekaligus menjaga stabilitas harga barang konsumsi di pasar.

Baca Juga :  DPR Apresiasi Prabowo Copot Pimpinan BGN, Dasco: Pemerintah Respons Aspirasi Publik

Program Magang dan Vokasi Diperluas

Pemerintah mengalokasikan Rp 4,14 triliun untuk Program Magang Nasional yang menyasar sekitar 150 ribu peserta. Program ini menargetkan lulusan perguruan tinggi agar lebih siap memasuki dunia kerja.

Selain itu, pemerintah menganggarkan Rp 2,12 triliun untuk pelatihan vokasi. Program tersebut menyasar 220 ribu lulusan SMK dan 50 ribu pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).

Bantuan Pangan Jadi Anggaran Terbesar

Pilar bantuan pangan menerima porsi anggaran terbesar dalam paket stimulus kali ini. Pemerintah melanjutkan program bantuan beras 10 kilogram bagi 33,24 juta keluarga penerima manfaat selama tiga bulan, mulai Juli hingga September 2026. Anggaran program ini mencapai Rp 17,54 triliun.

Selain bantuan beras, pemerintah juga menyiapkan program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kedelai. Pemerinth memberikan subsidi hingga Rp 2.000 per kilogram bagi perajin tahu dan tempe dengan kuota awal 250 ribu ton.

Berita Terkait

Pengemudi Nilai BBM B50 Tetap Nyaman untuk Kendaraan Diesel
Daftar Harga BBM Terbaru di Semua SPBU Berlaku Agustus 2026
Rupiah Tembus Rp18.100 per Dolar AS, Pasar Keuangan Bergejolak
Rupiah Ditutup Menguat, Optimisme IMF Dorong Sentimen Pasar
OJK Bantah Bank Asing Tarik Dana Besar-Besaran dari Indonesia
Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo 7 Juli 2026, Cek Daftar Terbarunya
Purbaya: Ekonomi Indonesia Terus Membaik, MBG Jadi Fondasi Pertumbuhan
PPN Strava Premium Berlaku, DJP Jelaskan Pengguna yang Kena Pajak
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Pengemudi Nilai BBM B50 Tetap Nyaman untuk Kendaraan Diesel

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Daftar Harga BBM Terbaru di Semua SPBU Berlaku Agustus 2026

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:00 WIB

Rupiah Tembus Rp18.100 per Dolar AS, Pasar Keuangan Bergejolak

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:00 WIB

Rupiah Ditutup Menguat, Optimisme IMF Dorong Sentimen Pasar

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:00 WIB

OJK Bantah Bank Asing Tarik Dana Besar-Besaran dari Indonesia

Berita Terbaru