Utang sejumlah negara ke International Monetary Fund (IMF) masih tinggi pada 2026. Pinjaman ini biasanya digunakan untuk menutup defisit anggaran dan menjaga stabilitas ekonomi saat krisis.
Berikut lima negara dengan utang IMF terbesar tahun ini.
1. Argentina
Argentina berada di posisi pertama. Nilai utangnya sekitar USD 18,4 miliar atau setara Rp967 triliun.
Negara ini menghadapi inflasi tinggi dan pelemahan mata uang. Pemerintah menggunakan dana IMF untuk menjaga cadangan devisa dan menstabilkan ekonomi.
2. Ukraina
Ukraina menempati posisi kedua. Konflik yang masih berlangsung memberi tekanan besar pada keuangan negara.
IMF memberikan bantuan untuk mendukung anggaran dan pemulihan ekonomi.
3. Pakistan
Pakistan memiliki utang sekitar USD 10,17 miliar.
Negara ini beberapa kali mengikuti program IMF karena krisis neraca pembayaran dan defisit transaksi berjalan.
4. Ekuador
Ekuador mencatat utang sekitar USD 9,95 miliar.
Pinjaman tersebut digunakan untuk menjaga stabilitas fiskal dan mendorong reformasi ekonomi.
5. Mesir
Mesir juga masuk lima besar. Negara ini menghadapi inflasi dan tekanan nilai tukar.
IMF membantu melalui program pembiayaan dan reformasi kebijakan.
Mengapa Negara Berutang ke IMF?
Negara meminjam ke IMF saat kesulitan membiayai kebutuhan luar negeri. Pinjaman ini membantu dalam jangka pendek.
Namun, IMF biasanya menetapkan syarat reformasi. Pemerintah harus memperbaiki anggaran dan kebijakan ekonomi.
Tekanan ekonomi global pada 2026 membuat beberapa negara masih bergantung pada dukungan IMF.









