China Bangun Segudang Senjata Canggih, Amerika Disebut Tak Bisa Kabur

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

China Bangun Segudang Senjata Canggih, Amerika Disebut Tak Bisa Kabur

China Bangun Segudang Senjata Canggih, Amerika Disebut Tak Bisa Kabur

China terus mempercepat pengembangan teknologi militer canggih yang dinilai dapat mengubah keseimbangan kekuatan global. Berbagai laporan menyebut Beijing kini mengembangkan beragam sistem persenjataan modern, mulai dari rudal hipersonik hingga senjata berbasis kecerdasan buatan (AI).

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya modernisasi militer besar-besaran yang dijalankan China dalam beberapa tahun terakhir.

Senjata Canggih Berbasis AI dan Drone

Dalam laporan terbaru, China disebut sedang mengembangkan berbagai sistem tempur otonom seperti drone, robot tempur, hingga teknologi berbasis AI yang dapat digunakan dalam operasi militer modern. Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan perang digital dan otomatisasi di medan tempur.

Perkembangan ini menambah kekhawatiran negara Barat karena teknologi AI berpotensi digunakan untuk operasi militer tanpa keterlibatan langsung manusia.

Baca Juga :  Krisis Iran 2026: Protes Besar, Inflasi Melonjak, dan Tekanan Politik Global

Rudal Hipersonik Sulit Dicegat

Selain AI, China juga diketahui memiliki salah satu arsenal rudal hipersonik terbesar di dunia. Rudal jenis ini mampu melaju lebih dari lima kali kecepatan suara dan sangat sulit dideteksi atau dicegat oleh sistem pertahanan udara.

Salah satu teknologi yang dikembangkan adalah kendaraan luncur hipersonik seperti DF-ZF, yang dapat diluncurkan dari rudal balistik dan meluncur dengan kecepatan sangat tinggi menuju target.

Kecepatan dan kemampuan manuvernya membuat senjata ini dianggap menjadi tantangan besar bagi sistem pertahanan militer Amerika Serikat.

Penguatan Arsenal Nuklir

Selain pengembangan teknologi baru, China juga terus meningkatkan jumlah hulu ledak nuklirnya. Laporan Pentagon memperkirakan persenjataan nuklir China akan melampaui 1.000 hulu ledak pada 2030.

Baca Juga :  AS Kerahkan 3.500 Tentara ke Timur Tengah, Situasi Memanas

Penguatan arsenal tersebut memicu kekhawatiran akan munculnya perlombaan senjata baru antara negara-negara besar.

Persaingan Teknologi Militer Global

Persaingan antara China dan Amerika Serikat kini tidak hanya terjadi di bidang ekonomi dan teknologi sipil, tetapi juga pada sektor militer.

Sejumlah analis menilai perkembangan teknologi militer China menunjukkan ambisi negara tersebut untuk menyaingi bahkan melampaui dominasi militer Amerika di beberapa bidang strategis.

Jika tren ini terus berlanjut, keseimbangan kekuatan global diperkirakan akan mengalami perubahan signifikan dalam beberapa dekade mendatang.

Berita Terkait

Polandia Borong Emas Saat Dunia Cemas, Rusia Justru Jual Cadangan, Ada Apa?
Arsenal Lolos ke Semifinal Liga Champions, Arteta: Ini Momen Luar Biasa
Perundingan Lebanon–Israel Berakhir, Ini Hasil yang Disepakati
Filipina Minta Izin AS untuk Tambah Impor Minyak Rusia
AS Kecolongan, Kapal Tanker China Berhasil Tembus Selat Hormuz
AC Milan Siapkan Dana Besar, Ini Deretan Striker Bintang yang Masuk Radar
Kanada Ingin Kurangi Ketergantungan pada Amerika Serikat
Dua Kapal Perang AS Masuki Selat Hormuz, IRGC Beri Peringatan Keras
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 22:00 WIB

Polandia Borong Emas Saat Dunia Cemas, Rusia Justru Jual Cadangan, Ada Apa?

Kamis, 16 April 2026 - 10:04 WIB

Arsenal Lolos ke Semifinal Liga Champions, Arteta: Ini Momen Luar Biasa

Rabu, 15 April 2026 - 23:30 WIB

Perundingan Lebanon–Israel Berakhir, Ini Hasil yang Disepakati

Rabu, 15 April 2026 - 01:00 WIB

Filipina Minta Izin AS untuk Tambah Impor Minyak Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 19:00 WIB

AS Kecolongan, Kapal Tanker China Berhasil Tembus Selat Hormuz

Berita Terbaru

Foto: Jambiupdate.co

Daerah

Transformasi Desa Digital Dorong Layanan Modern di Kerinci

Kamis, 23 Apr 2026 - 23:00 WIB

KPK memeriksa 55 saksi outsourcing dalam kasus dugaan korupsi pengadaan di Pemkab Pekalongan yang menyeret Bupati nonaktif Fadia Arafiq.( Poto : dok.detikcom)

Hukum

KPK Panggil 55 Saksi Outsourcing dalam Kasus Fadia Arafiq

Kamis, 23 Apr 2026 - 21:00 WIB

SPPG Polri Pejaten uji coba sistem MBG prasmanan di SMA Kemala Bhayangkari 1 Jakarta. Program ini melatih disiplin siswa sekaligus meningkatkan layanan gizi.( Poto : detiknews).

Nasional

SPPG Polri Uji Coba MBG Prasmanan di SMA Pejaten

Kamis, 23 Apr 2026 - 20:00 WIB