Utang Amerika Bengkak Jadi Rp635.572 Triliun, IMF Ingatkan Risiko Global

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 Maret 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Utang Amerika Bengkak Jadi Rp635.572 Triliun, IMF Ingatkan Risiko Global

Utang Amerika Bengkak Jadi Rp635.572 Triliun, IMF Ingatkan Risiko Global

WASHINGTON – Utang pemerintah Amerika Serikat kembali melonjak dan kini menembus lebih dari USD 38 triliun. Jika dikonversi dengan kurs Rp16.700 per dolar AS, nilainya setara sekitar Rp635.572 triliun.

Kenaikan ini terjadi dalam waktu relatif singkat. Dalam satu tahun terakhir, utang AS bertambah lebih dari USD 2 triliun. Angka tersebut menunjukkan tekanan fiskal yang masih tinggi di tengah perlambatan ekonomi global.

Defisit anggaran federal juga membesar. Dari sekitar USD 1,4 triliun pada 2022, defisit meningkat menjadi sekitar USD 1,8 triliun pada tahun berikutnya. Kondisi ini membuat kebutuhan pembiayaan pemerintah terus meningkat.

IMF Soroti Rasio Utang terhadap PDB

Dana Moneter Internasional (IMF) memberikan peringatan serius atas perkembangan tersebut. Lembaga itu memperkirakan rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) AS bisa mencapai 140 persen pada 2031 jika tidak ada perubahan kebijakan.

Baca Juga :  Prabowo Bertemu Kaisar Jepang Naruhito, Bahas Lingkungan hingga Hubungan Bilateral

Menurut IMF, rasio utang yang terlalu tinggi dapat mempersempit ruang gerak fiskal pemerintah. Artinya, pemerintah akan memiliki fleksibilitas yang lebih kecil saat menghadapi krisis ekonomi di masa depan.

IMF juga menekankan pentingnya langkah konsolidasi fiskal secara bertahap. Upaya itu bisa dilakukan melalui pengendalian belanja dan peningkatan penerimaan negara.

Beban Bunga Kian Berat

Selain nilai pokok utang yang besar, biaya bunga juga terus meningkat. Kenaikan suku bunga dalam beberapa tahun terakhir membuat beban pembayaran utang semakin tinggi.

Baca Juga :  Nilai Tukar Rial Iran Anjlok Awal 2026

Jika tren ini berlanjut, sebagian besar anggaran negara akan terserap untuk membayar bunga. Dampaknya, alokasi untuk program pembangunan dan perlindungan sosial bisa tertekan.

Dampak ke Ekonomi Global

Sebagai ekonomi terbesar di dunia, kondisi fiskal Amerika Serikat memiliki dampak luas. Gejolak di AS dapat memengaruhi pasar keuangan global, nilai tukar, hingga arus investasi internasional.

IMF menilai stabilitas fiskal AS sangat penting bagi perekonomian dunia. Karena itu, koordinasi kebijakan ekonomi antarnegara dinilai semakin mendesak.

Lonjakan utang AS bukan hanya persoalan domestik. Jika tidak dikelola dengan hati-hati, dampaknya bisa menjalar ke berbagai negara, terutama yang rentan terhadap tekanan pasar keuangan global.

Berita Terkait

Polandia Borong Emas Saat Dunia Cemas, Rusia Justru Jual Cadangan, Ada Apa?
Arsenal Lolos ke Semifinal Liga Champions, Arteta: Ini Momen Luar Biasa
Perundingan Lebanon–Israel Berakhir, Ini Hasil yang Disepakati
Filipina Minta Izin AS untuk Tambah Impor Minyak Rusia
AS Kecolongan, Kapal Tanker China Berhasil Tembus Selat Hormuz
AC Milan Siapkan Dana Besar, Ini Deretan Striker Bintang yang Masuk Radar
Kanada Ingin Kurangi Ketergantungan pada Amerika Serikat
Dua Kapal Perang AS Masuki Selat Hormuz, IRGC Beri Peringatan Keras
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 22:00 WIB

Polandia Borong Emas Saat Dunia Cemas, Rusia Justru Jual Cadangan, Ada Apa?

Kamis, 16 April 2026 - 10:04 WIB

Arsenal Lolos ke Semifinal Liga Champions, Arteta: Ini Momen Luar Biasa

Rabu, 15 April 2026 - 23:30 WIB

Perundingan Lebanon–Israel Berakhir, Ini Hasil yang Disepakati

Rabu, 15 April 2026 - 01:00 WIB

Filipina Minta Izin AS untuk Tambah Impor Minyak Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 19:00 WIB

AS Kecolongan, Kapal Tanker China Berhasil Tembus Selat Hormuz

Berita Terbaru

Foto: Gizchina.com

Teknologi

Infinix GT 50 Pro Dijuluki Giant Slayer, HP Value Terbaik 2026?

Sabtu, 25 Apr 2026 - 15:00 WIB