Penyerangan Pegawai Ritel di Jaksel, Tujuh Pelaku Masih Diburu

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 2 Februari 2026 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi pengeroyokan. (Dok. detikcom)

Foto: Ilustrasi pengeroyokan. (Dok. detikcom)

Jemarionline – Polisi masih menyelidiki kasus penyerangan terhadap pegawai toko ritel di Jalan Ampera Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Aksi kekerasan tersebut diduga dilakukan oleh tujuh orang pria, sementara motifnya masih didalami.

Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Murodih mengatakan, hasil penyelidikan awal menunjukkan ada tujuh pelaku yang terlibat langsung dalam pemukulan.

“Berdasarkan penyelidikan sementara, ada tujuh orang yang melakukan pemukulan. Motifnya masih kami selidiki,” ujar Murodih, Senin (2/2/2026).

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (30/1) dini hari. Kejadian bermula saat sebuah mobil menabrak sepeda motor yang terparkir di depan toko ritel.

Baca Juga :  Polisi Pastikan Foto Wajah Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus di Medsos Adalah Hoaks AI

Tabrakan tersebut memicu cekcok di lokasi kejadian. Setelah itu, tujuh orang turun dari mobil dan langsung menyerang pegawai toko.

“Mereka turun dari kendaraan lalu melakukan pemukulan terhadap karyawan,” jelas Murodih.

Hingga kini, identitas para terduga pelaku masih ditelusuri. Polisi telah melakukan pengecekan tempat kejadian perkara serta memeriksa sejumlah saksi.

“Kami sudah melakukan pengecekan TKP dan memeriksa saksi-saksi. Untuk proses selanjutnya, kami masih menunggu laporan resmi dari korban,” ujarnya.

Baca Juga :  Pesawat Smart Air Ditembak OTK Saat Mendarat di Korowai, Dua Pilot Tewas

Kasus ini mencuat setelah video penyerangan beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat sekelompok orang memukul pegawai dan mengacak-acak barang di sekitar toko.

Beberapa pelaku bahkan masih mengejar dan menyerang pegawai yang berusaha masuk ke dalam toko untuk menyelamatkan diri.

Kapolsek Pasar Minggu Kompol Anggiat Simambela membenarkan bahwa penyerangan dipicu oleh perselisihan.

“Sesuai dengan informasi yang beredar, kejadian ini diawali oleh perselisihan,” kata Anggiat.

Polisi memastikan penyelidikan terus berlanjut untuk mengungkap identitas pelaku dan motif penyerangan.

Berita Terkait

Kejagung Usut Selisih Nilai Ekspor CPO
Amran Bongkar Mafia Pangan, Ribuan Kasus Langsung Ditindak
Polisi Tangkap Lima Debt Collector di Pangkalpinang dalam Kasus Penarikan Kendaraan Ilegal
Peretas Diduga Asal Indonesia Kelabui AI Grok dan Bawa Kabur Kripto Rp3,4 Miliar
Satgas TNI-Polri Temukan Ladang Ganja Siap Panen di Pegunungan Bintang
Skandal Petral Makin Panas! Kerugian Negara Ternyata Belum Final Dihitung
Bareskrim Siap Tindak Tambang Ilegal di Sulawesi Tengah
KPK Periksa Bos Rokok HS Terkait Skandal Pita Cukai
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:00 WIB

Kejagung Usut Selisih Nilai Ekspor CPO

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:59 WIB

Amran Bongkar Mafia Pangan, Ribuan Kasus Langsung Ditindak

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:00 WIB

Polisi Tangkap Lima Debt Collector di Pangkalpinang dalam Kasus Penarikan Kendaraan Ilegal

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:00 WIB

Peretas Diduga Asal Indonesia Kelabui AI Grok dan Bawa Kabur Kripto Rp3,4 Miliar

Minggu, 12 April 2026 - 23:59 WIB

Satgas TNI-Polri Temukan Ladang Ganja Siap Panen di Pegunungan Bintang

Berita Terbaru

Stadion Teladan Medan diusulkan menjadi salah satu venue pertandingan ASEAN U-19 Championship 2026 yang berlangsung di Sumatera Utara.( Poto : istimewa)

Sepak Bola

PSSI Sumut Ambil Alih Akomodasi AFF U-19 2026 di Medan

Rabu, 3 Jun 2026 - 06:35 WIB