Hindari Rem Blong, Ini Teknik Aman Berkendara di Jalan Menurun

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi jalan menurun(KOMPAS.com/STANLY RAVEL)

Ilustrasi jalan menurun(KOMPAS.com/STANLY RAVEL)

Jakarta, Jemarionline.comBerkendara di jalan menurun memerlukan teknik yang berbeda dibandingkan saat melaju di jalan datar. Banyak pengendara mengandalkan pedal rem secara terus-menerus ketika menghadapi turunan panjang. Padahal, kebiasaan tersebut dapat meningkatkan suhu sistem pengereman dan memicu risiko rem blong.

Karena itu, pengendara perlu memahami cara mengontrol kecepatan kendaraan dengan benar agar perjalanan tetap aman dan nyaman. Teknik yang tepat juga membantu menjaga kinerja rem selama perjalanan berlangsung.

Gunakan Engine Brake untuk Mengurangi Kecepatan

Pengendara sebaiknya memanfaatkan engine brake saat melewati jalan menurun. Cara ini membantu kendaraan menahan laju tanpa membebani sistem pengereman secara berlebihan.

Pada mobil bertransmisi manual, pengendara dapat menurunkan gigi ke posisi yang lebih rendah. Sementara itu, pengguna mobil matik dapat memanfaatkan mode L, 2, atau posisi gigi rendah lainnya sesuai jenis kendaraan. Dengan cara tersebut, kendaraan tetap terkendali meskipun berada di turunan panjang.

Baca Juga :  Biaya Ganti Baterai Innova Zenix Hybrid Ternyata Segini, Bikin Kaget Pemilik Mobil

Hindari Menekan Rem Terus-Menerus

Banyak pengendara menahan pedal rem sepanjang turunan karena ingin menjaga kecepatan tetap rendah. Namun, kebiasaan tersebut membuat kampas dan cakram rem cepat panas. Akibatnya, daya pengereman dapat menurun dan meningkatkan risiko rem blong.

Sebagai gantinya, pengendara dapat melakukan pengereman secara bertahap dan seperlunya. Teknik ini membantu menjaga suhu rem tetap stabil selama perjalanan.

Jaga Kecepatan Tetap Stabil

Pengendara perlu menjaga kecepatan kendaraan sejak awal memasuki turunan. Jangan menunggu kendaraan melaju terlalu cepat sebelum melakukan pengereman.

Selain itu, pengendara juga perlu menghindari akselerasi yang tidak perlu. Kecepatan yang stabil membuat kendaraan lebih mudah dikendalikan dan mengurangi beban kerja sistem rem.

Jaga Jarak Aman dengan Kendaraan Lain

Saat melintasi jalan menurun, kendaraan membutuhkan jarak pengereman yang lebih panjang dibandingkan kondisi normal. Karena itu, pengendara harus menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan.

Baca Juga :  Harga Mobil Bekas Toyota Avanza 2007 Jelang Lebaran, Mulai Rp 60 Jutaan

Jarak yang cukup memberikan waktu lebih banyak untuk bereaksi jika terjadi situasi darurat. Selain itu, pengendara juga dapat menghindari pengereman mendadak yang berpotensi membahayakan kendaraan di belakang.

Menepi Jika Rem Mulai Terasa Tidak Normal

Jika rem mulai terasa kurang responsif, mengeluarkan bau hangus, atau menunjukkan gejala panas berlebih, pengendara sebaiknya segera mencari tempat aman untuk berhenti. Langkah ini memberi waktu bagi sistem pengereman untuk mendingin sebelum perjalanan dilanjutkan.

Pengendara tidak perlu memaksakan perjalanan ketika kondisi rem mulai menurun. Keselamatan harus menjadi prioritas utama selama berkendara.

Lakukan Pemeriksaan Kendaraan Sebelum Berangkat

Sebelum melakukan perjalanan jauh, pengendara perlu memeriksa kondisi rem, minyak rem, ban, dan komponen pendukung lainnya. Pemeriksaan sederhana dapat membantu mencegah gangguan teknis saat berada di jalan.

Selain itu, servis berkala juga membantu menjaga performa kendaraan agar tetap optimal ketika menghadapi berbagai kondisi jalan.

Berita Terkait

AHM Daftarkan Nama Ryden 160 di PDKI, Sinyal Motor Baru Honda Muncul di Segmen 160 cc
Honda Kembangkan Teknologi E-Compressor di Motor Masa Depan, Siap Dipakai dari V3R hingga Fireblade
Honda Siapkan Mesin Supercharger Listrik untuk Motor, Tenaga Lebih Besar?
Honda Ryden 160 Diprediksi Meluncur Pekan Ini, Penantang Baru Aerox?
Estimasi Biaya Perjalanan Jakarta–Bali Naik Toyota Avanza: BBM, Tol, dan Feri Capai Rp2 Jutaan
Chery Klaim Biaya Energi Mobil Listrik Rp7 Ribu–Rp17 Ribu per Hari, Ini Rinciannya
Daihatsu Kumpul Sahabat Serentak 2026 Digelar di Lima Kota, Perkuat Loyalitas Konsumen
Bezzecchi Diskors dari MotoGP Ceko 2026 Usai Insiden dengan Marshal di Sprint Race
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:00 WIB

Hindari Rem Blong, Ini Teknik Aman Berkendara di Jalan Menurun

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:38 WIB

AHM Daftarkan Nama Ryden 160 di PDKI, Sinyal Motor Baru Honda Muncul di Segmen 160 cc

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:32 WIB

Honda Kembangkan Teknologi E-Compressor di Motor Masa Depan, Siap Dipakai dari V3R hingga Fireblade

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:00 WIB

Honda Siapkan Mesin Supercharger Listrik untuk Motor, Tenaga Lebih Besar?

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:00 WIB

Honda Ryden 160 Diprediksi Meluncur Pekan Ini, Penantang Baru Aerox?

Berita Terbaru