Ketegangan Selat Hormuz Picu Kekhawatiran Energi Global

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Getty Images

Foto: Getty Images

Jakarta, Jemarionline.com – Ketegangan di kawasan Selat Hormuz kembali memicu kekhawatiran pasar energi global. Jalur laut strategis tersebut menjadi perhatian dunia karena menjadi salah satu rute utama distribusi minyak internasional.

Selain itu, Ketua Federal Reserve (The Fed) juga ikut menyoroti dampak ketidakpastian geopolitik terhadap ekonomi dan pasar energi global.

Selat Hormuz memiliki peran penting dalam perdagangan energi dunia.

Banyak negara penghasil minyak di Timur Tengah mengirim pasokan energi melalui jalur tersebut setiap hari.

Karena itu, setiap gangguan di kawasan ini langsung memicu kekhawatiran pasar global terhadap pasokan minyak dan gas.

Ketegangan Geopolitik Tingkatkan Kekhawatiran

Meningkatnya tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah membuat pelaku pasar mulai waspada.

Selain itu, investor khawatir konflik yang meluas dapat mengganggu distribusi energi internasional.

Baca Juga :  Mantan Kepala Intelijen Inggris Sebut Iran Lebih Tangguh, Opsi AS dan Israel Kian Terbatas

Akibatnya, harga minyak dunia bergerak fluktuatif karena pasar merespons potensi gangguan pasokan.

Ketua The Fed menilai ketegangan geopolitik dapat memicu tekanan baru terhadap ekonomi global.

Selain itu, lonjakan harga energi juga berpotensi meningkatkan inflasi di berbagai negara.

“Gangguan pada rantai pasokan energi global dapat memberikan tekanan tambahan terhadap perekonomian,” ujar pejabat The Fed dalam pernyataannya.

Karena itu, bank sentral dan pelaku pasar terus memantau perkembangan situasi di Timur Tengah.

Harga Energi Berpotensi Naik

Jika ketegangan terus meningkat, harga minyak dan gas dunia berpotensi mengalami kenaikan.

Di sisi lain, negara-negara importir energi dapat menghadapi tekanan biaya yang lebih besar.

Baca Juga :  Rupiah Melemah, Industri Otomotif Tak Akan Gegabah Naikkan Harga Mobil

Selain itu, kondisi tersebut juga dapat memengaruhi harga bahan bakar dan biaya logistik di berbagai sektor.

Ketidakpastian global membuat sebagian investor mulai mengalihkan dana ke aset yang dianggap lebih aman.

Misalnya, emas dan dolar AS kembali menjadi pilihan saat pasar menghadapi risiko geopolitik.

Dengan demikian, pergerakan pasar keuangan global diperkirakan tetap volatil dalam beberapa waktu ke depan.

Dunia Pantau Situasi Timur Tengah

Negara-negara besar terus memantau perkembangan di sekitar Selat Hormuz untuk menjaga stabilitas pasokan energi dunia.

Selain itu, banyak pihak berharap situasi geopolitik tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

Oleh karena itu, stabilitas kawasan Timur Tengah menjadi faktor penting bagi ekonomi global saat ini. (man)

Berita Terkait

Rupiah Tembus Rp18.100 per Dolar AS, Pasar Keuangan Bergejolak
Rupiah Ditutup Menguat, Optimisme IMF Dorong Sentimen Pasar
OJK Bantah Bank Asing Tarik Dana Besar-Besaran dari Indonesia
Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo 7 Juli 2026, Cek Daftar Terbarunya
Purbaya: Ekonomi Indonesia Terus Membaik, MBG Jadi Fondasi Pertumbuhan
PPN Strava Premium Berlaku, DJP Jelaskan Pengguna yang Kena Pajak
Prabowo Dijadwalkan Resmikan Biodiesel B50 pada 9 Juli, Pemerintah Percepat Transisi Energi
Tarif Listrik Juli-September 2026 Resmi Tidak Naik, Ini Penjelasannya
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:00 WIB

Rupiah Tembus Rp18.100 per Dolar AS, Pasar Keuangan Bergejolak

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:00 WIB

Rupiah Ditutup Menguat, Optimisme IMF Dorong Sentimen Pasar

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:00 WIB

OJK Bantah Bank Asing Tarik Dana Besar-Besaran dari Indonesia

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:00 WIB

Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo 7 Juli 2026, Cek Daftar Terbarunya

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:00 WIB

Purbaya: Ekonomi Indonesia Terus Membaik, MBG Jadi Fondasi Pertumbuhan

Berita Terbaru

Sumber : Arianti Widya/Viva.co.id

OTOMOTIF

Jelang GIIAS 2026, Harga Mobil MPV Mulai Rp167 Jutaan

Senin, 27 Jul 2026 - 10:00 WIB

Teknologi

Apple TV 2026: Jadwal Rilis, Rumor, dan Spesifikasi Terbaru

Senin, 27 Jul 2026 - 07:00 WIB