Rupiah Melemah, Purbaya Yakin Tekanan Akan Mereda dalam Beberapa Bulan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi rupiah dan dollar AS(THINKSTOCKS)

Ilustrasi rupiah dan dollar AS(THINKSTOCKS)

JAKARTA, Jemarionline.com – Nilai tukar rupiah masih bergerak dalam tekanan di tengah penguatan dolar AS dan tingginya kehati-hatian pasar global. Meski demikian, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai kondisi tersebut bersifat sementara dan berpotensi mereda dalam beberapa bulan ke depan.

Purbaya menegaskan pemerintah tidak melihat pelemahan rupiah saat ini sebagai sinyal memburuknya fondasi ekonomi nasional. Menurutnya, tekanan yang muncul lebih banyak dipengaruhi sentimen pasar jangka pendek serta perubahan arus modal global.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah tetap fokus menjaga pertumbuhan ekonomi dan stabilitas pasar keuangan agar gejolak nilai tukar tidak berdampak lebih luas.

Pemerintah Nilai Fundamental Ekonomi Masih Kuat

Purbaya menyampaikan bahwa pemerintah terus menjaga fondasi ekonomi melalui pengelolaan fiskal dan stabilitas pasar keuangan.

Baca Juga :  Rupiah Dinilai Undervalued, Gubernur BI Beberkan 7 Strategi Penguatan

Menurutnya, kondisi saat ini berbeda dengan periode krisis ekonomi masa lalu karena indikator ekonomi utama masih berada dalam kondisi yang relatif terkendali.

Selain itu, pemerintah juga mulai memperkuat pasar obligasi domestik dan menjaga likuiditas agar tekanan terhadap rupiah tidak berlangsung terlalu lama.

Sentimen Global Masih Menjadi Faktor Utama

Pergerakan rupiah dalam beberapa waktu terakhir tidak hanya dipengaruhi faktor domestik.

Penguatan indeks dolar AS, perubahan ekspektasi suku bunga global, serta meningkatnya permintaan aset aman ikut menekan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Kondisi tersebut membuat pelaku pasar lebih berhati-hati dalam menempatkan dana pada aset berisiko.

Meski begitu, pemerintah memperkirakan tekanan eksternal tersebut akan mulai menurun seiring membaiknya sentimen pasar global.

Baca Juga :  Dolar AS Diprediksi Tembus Rp 18.200 Pekan Depan, Rupiah Kian Tertekan

Pemerintah dan BI Optimistis Rupiah Bisa Menguat

Pemerintah bersama Bank Indonesia tetap menunjukkan optimisme terhadap prospek nilai tukar dalam jangka menengah.

Bank Indonesia memperkirakan rupiah berpeluang kembali menguat pada semester kedua 2026 setelah tekanan musiman dan faktor eksternal mulai mereda.

Di sisi lain, pemerintah juga menyiapkan sejumlah langkah untuk menjaga pasokan devisa dan memperkuat stabilitas pasar domestik.

Pelaku Pasar Diminta Tidak Bereaksi Berlebihan

Purbaya mengingatkan pelaku pasar agar tidak menilai pelemahan rupiah hanya berdasarkan pergerakan jangka pendek.

Ia menilai fluktuasi nilai tukar merupakan bagian normal dari dinamika pasar keuangan global.

Karena itu, pemerintah memilih fokus menjaga pertumbuhan ekonomi dan memastikan aktivitas ekonomi tetap berjalan stabil. (man)

Berita Terkait

Pengemudi Nilai BBM B50 Tetap Nyaman untuk Kendaraan Diesel
Daftar Harga BBM Terbaru di Semua SPBU Berlaku Agustus 2026
Rupiah Tembus Rp18.100 per Dolar AS, Pasar Keuangan Bergejolak
Rupiah Ditutup Menguat, Optimisme IMF Dorong Sentimen Pasar
OJK Bantah Bank Asing Tarik Dana Besar-Besaran dari Indonesia
Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo 7 Juli 2026, Cek Daftar Terbarunya
Purbaya: Ekonomi Indonesia Terus Membaik, MBG Jadi Fondasi Pertumbuhan
PPN Strava Premium Berlaku, DJP Jelaskan Pengguna yang Kena Pajak
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Pengemudi Nilai BBM B50 Tetap Nyaman untuk Kendaraan Diesel

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Daftar Harga BBM Terbaru di Semua SPBU Berlaku Agustus 2026

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:00 WIB

Rupiah Tembus Rp18.100 per Dolar AS, Pasar Keuangan Bergejolak

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:00 WIB

Rupiah Ditutup Menguat, Optimisme IMF Dorong Sentimen Pasar

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:00 WIB

OJK Bantah Bank Asing Tarik Dana Besar-Besaran dari Indonesia

Berita Terbaru

Salah satu pelajar yang diduga keracunan menu MBG saat dilarikan di IGD RSUD Nganjuk, Rabu (2/9/2026).Poto: kompas.com).

Nasional

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang

Jumat, 4 Sep 2026 - 08:54 WIB

Ilustrasi kekeringan.(poto: ist).

Nasional

WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027

Kamis, 3 Sep 2026 - 16:47 WIB