Rasio Utang Tertinggi di ASEAN, Indonesia Ada di Posisi Ini

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rasio Utang Tertinggi di ASEAN, Indonesia Ada di Posisi Ini

Rasio Utang Tertinggi di ASEAN, Indonesia Ada di Posisi Ini

JakartaRasio utang pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) menjadi salah satu indikator penting untuk menilai kesehatan fiskal sebuah negara. Di kawasan Asia Tenggara atau ASEAN, terdapat perbedaan cukup besar antara negara dengan rasio utang tertinggi dan terendah.

Berdasarkan sejumlah data terbaru, Singapura menjadi negara dengan rasio utang pemerintah tertinggi di ASEAN. Nilainya bahkan mencapai lebih dari 170% terhadap PDB. Angka tersebut jauh melampaui negara-negara lain di kawasan.

Meski demikian, tingginya rasio utang Singapura memiliki karakteristik yang berbeda. Pemerintah negara tersebut menerbitkan utang terutama untuk mengembangkan pasar keuangan domestik dan mengelola investasi jangka panjang melalui berbagai lembaga investasi negara.

Posisi Indonesia di ASEAN

Sementara itu, Indonesia berada di posisi ke-7 dalam daftar negara ASEAN dengan rasio utang terhadap PDB. Rasio utang Indonesia berada di kisaran sekitar 39–40% dari PDB.

Baca Juga :  Inti Gagasan: NPL Jangan Dipidanakan

Angka ini masih berada di bawah sejumlah negara lain di kawasan seperti Malaysia, Thailand, Laos, Filipina, dan Vietnam. Posisi tersebut menunjukkan bahwa rasio utang Indonesia relatif lebih terkendali dibanding sebagian negara ASEAN.

Pemerintah Indonesia sendiri menetapkan batas aman rasio utang melalui aturan fiskal nasional. Selama ini, pemerintah berupaya menjaga agar rasio tersebut tetap berada dalam level yang dianggap aman bagi stabilitas ekonomi.

Negara ASEAN dengan Rasio Utang Tinggi

Selain Singapura, beberapa negara ASEAN lainnya juga memiliki rasio utang yang cukup besar. Malaysia dan Thailand tercatat memiliki rasio utang yang cukup tinggi terhadap PDB, diikuti oleh Laos dan Filipina.

Baca Juga :  Rupiah Diprediksi Mendekati Rp18.000 per Dolar AS, Apa yang Perlu Diwaspadai Pekan Depan?

Sementara itu, Vietnam juga memiliki rasio utang yang lebih tinggi dibanding Indonesia. Beberapa negara lain seperti Kamboja, Myanmar, dan Brunei Darussalam berada pada level yang lebih rendah.

Perbedaan rasio utang antarnegara ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kebijakan fiskal, kebutuhan pembiayaan pembangunan, hingga struktur ekonomi masing-masing negara.

Utang dan Stabilitas Ekonomi

Ekonom menilai rasio utang terhadap PDB tidak selalu menjadi indikator tunggal kesehatan ekonomi. Yang lebih penting adalah bagaimana utang tersebut dikelola, digunakan untuk pembangunan produktif, serta kemampuan negara dalam membayar kewajibannya.

Selama utang masih berada dalam batas aman dan dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, maka keberadaannya masih dapat diterima dalam pengelolaan fiskal negara.

Berita Terkait

Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo 7 Juli 2026, Cek Daftar Terbarunya
Purbaya: Ekonomi Indonesia Terus Membaik, MBG Jadi Fondasi Pertumbuhan
PPN Strava Premium Berlaku, DJP Jelaskan Pengguna yang Kena Pajak
Prabowo Dijadwalkan Resmikan Biodiesel B50 pada 9 Juli, Pemerintah Percepat Transisi Energi
Tarif Listrik Juli-September 2026 Resmi Tidak Naik, Ini Penjelasannya
Harga Pertamax Bakal Turun? Ini Sinyal dari Menkeu Purbaya
Harga BBM Jambi 2 Juli 2026 Tetap, Ini Daftar Tarif Terbaru di SPBU
Harga Biosolar B50 Mulai Dijual, Segini Tarif Terbarunya
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:00 WIB

Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo 7 Juli 2026, Cek Daftar Terbarunya

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:00 WIB

Purbaya: Ekonomi Indonesia Terus Membaik, MBG Jadi Fondasi Pertumbuhan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:00 WIB

PPN Strava Premium Berlaku, DJP Jelaskan Pengguna yang Kena Pajak

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:00 WIB

Prabowo Dijadwalkan Resmikan Biodiesel B50 pada 9 Juli, Pemerintah Percepat Transisi Energi

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:00 WIB

Tarif Listrik Juli-September 2026 Resmi Tidak Naik, Ini Penjelasannya

Berita Terbaru

Ilustrasi AI.(Pexels/cottonbro studio)

Teknologi

Perusahaan Kembali Rekrut Karyawan Setelah Uji Coba AI

Selasa, 7 Jul 2026 - 11:00 WIB