Prabowo Dorong Swasembada Pangan dan Hentikan Kebocoran Kekayaan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto saat di acara Budi Daya Udang Berbasis Kawasan ( Poto : ANTARA ).

Presiden Prabowo Subianto saat di acara Budi Daya Udang Berbasis Kawasan ( Poto : ANTARA ).

Jakarta, jemarionline.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan fokus pemerintah pada kedaulatan pangan nasional Indonesia serta upaya menghentikan kebocoran kekayaan negara demi memperkuat ekonomi Indonesia.

Ia menyampaikan hal itu saat menghadiri panen raya udang di kawasan Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu. Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan capaian dan target pemerintah di sektor pangan.

Swasembada Pangan Mulai Bergerak

Prabowo menyebut pemerintah sudah mendorong swasembada untuk beberapa komoditas penting. Ia mengatakan produksi beras dan jagung kini sudah mencukupi kebutuhan dalam negeri.

“Kita sudah bergerak menuju swasembada pangan. Beras dan jagung sudah aman,” ujarnya.

Namun, ia mengakui pemerintah masih harus bekerja keras untuk memperkuat produksi protein seperti daging sapi. Ia menargetkan Indonesia bisa memenuhi kebutuhan daging secara mandiri dalam 4–5 tahun ke depan.

Pemerintah terus memperluas program pangan agar produksi dalam negeri meningkat dan tidak bergantung pada impor.

Baca Juga :  Prabowo Subianto Soroti Kelompok yang Tak Mau Kerja Sama tapi Rajin Kritik

Perkuat Protein dan Ketahanan Pangan

Prabowo meminta seluruh sektor pangan bergerak lebih cepat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Ia menyoroti pentingnya peningkatan produksi telur, ayam, dan daging sebagai sumber protein utama.

Ia juga mendorong pengembangan sektor peternakan dan perikanan agar rantai pasok pangan menjadi lebih kuat.

“Kita harus memastikan rakyat bisa mendapatkan pangan yang cukup, terjangkau, dan berkualitas,” katanya.

Menurutnya, ketahanan pangan menjadi kunci agar Indonesia tetap stabil di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Dunia Tidak Stabil, Indonesia Harus Siap

Prabowo menyoroti situasi global yang masih dipenuhi konflik dan ketegangan geopolitik. Ia meminta Indonesia tetap waspada dan memperkuat kemandirian di berbagai sektor.

Ia menegaskan pemerintah memperkuat pertahanan negara sekaligus menjaga sumber daya alam agar tetap aman.

“Dunia penuh konflik. Kita harus kuat supaya tidak mudah terguncang,” ujarnya.

Baca Juga :  Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Dinilai Tak Menghapus Masalah Hukum

Menurutnya, ketahanan pangan dan pertahanan nasional harus berjalan beriringan untuk menjaga stabilitas negara.

Tekan Kebocoran Kekayaan Negara

Prabowo juga menyoroti masalah kebocoran kekayaan negara yang menurutnya masih terjadi. Ia menegaskan pemerintah memperketat pengelolaan sumber daya alam agar manfaatnya kembali ke rakyat.

Ia mengingatkan bahwa konstitusi mengamanatkan pengelolaan sumber daya untuk kepentingan seluruh masyarakat, bukan kelompok tertentu.

“Indonesia sangat kaya, tapi kita masih melihat kebocoran. Saya ingin kita hentikan itu,” tegasnya.

Pemerintah memperkuat pengawasan dan memperbaiki sistem pengelolaan agar kekayaan negara tidak hilang di tengah jalan.

Penutup

Prabowo menegaskan kembali bahwa pemerintah bergerak untuk memperkuat swasembada pangan, menjaga stabilitas nasional, dan memperbaiki tata kelola ekonomi.

Ia berharap seluruh program yang berjalan bisa memberi manfaat langsung bagi masyarakat luas dan memperkuat masa depan Indonesia.(ar)

Berita Terkait

Garuda Indonesia Resmi Jadi Holding Maskapai BUMN
Mahkamah Konstitusi Putuskan Sisa Kuota Internet Tidak Hangus
Komdigi: Pelaku Judol Imingi Petani hingga IRT Rp500 Ribu
Prabowo Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 per Liter
Prabowo Targetkan Stop Impor Solar, Siapkan Bensin dari Sawit
Harta Kekayaan Febrie Adriansyah, Tersangka Korupsi Capai Rp18,26 Miliar
Prabowo Luncurkan Biosolar B50, DPR Sebut Langkah Monumental Dunia
SKK Migas Buka Lowongan Kerja 2026, Simak Syarat dan Jadwal Pendaftaran
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:00 WIB

Garuda Indonesia Resmi Jadi Holding Maskapai BUMN

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:00 WIB

Mahkamah Konstitusi Putuskan Sisa Kuota Internet Tidak Hangus

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:00 WIB

Komdigi: Pelaku Judol Imingi Petani hingga IRT Rp500 Ribu

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:00 WIB

Prabowo Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 per Liter

Senin, 13 Juli 2026 - 11:00 WIB

Prabowo Targetkan Stop Impor Solar, Siapkan Bensin dari Sawit

Berita Terbaru

Sumber : Arianti Widya/Viva.co.id

OTOMOTIF

Jelang GIIAS 2026, Harga Mobil MPV Mulai Rp167 Jutaan

Senin, 27 Jul 2026 - 10:00 WIB

Teknologi

Apple TV 2026: Jadwal Rilis, Rumor, dan Spesifikasi Terbaru

Senin, 27 Jul 2026 - 07:00 WIB