Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Diprediksi Turun di Bawah 5,5%

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 18 Februari 2026 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Diprediksi Turun di Bawah 5,5%

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Diprediksi Turun di Bawah 5,5%

Jemarionline.com, Jakarta – Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 diperkirakan tidak akan mencapai 5,5%. Prediksi ini datang dari PT BRI Danareksa Sekuritas, yang memperkirakan pertumbuhan sekitar 5,1–5,3%.

Menurut laporan itu, ekonomi masih bisa tumbuh berkat konsumsi masyarakat yang kuat, investasi yang tetap berjalan, dan likuiditas pasar yang longgar. Meski begitu, angka ini masih lebih rendah dari harapan sebagian pihak.

Baca Juga :  Indonesia dan Arab Saudi Sepakati Investasi USD 27 Miliar di Sektor Kesehatan & Ekonomi 2026

Luhut Binsar Pandjaitan menilai, pertumbuhan 5–6% belum cukup dan perlu dorongan lebih besar agar ekonomi Indonesia semakin kuat. Sementara itu, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto tetap optimis. Dia yakin strategi yang tepat bisa menjaga ekonomi tetap bangkit, meski tantangan global masih ada.

Baca Juga :  Presiden Indonesia Umumkan Kebijakan Fiskal 2026 untuk Memperkuat Ekonomi Nasional

Pengamat ekonomi menekankan, pemerintah perlu menjaga momentum konsumsi dan investasi agar pertumbuhan ekonomi mendekati target dan stabil.

Berita Terkait

RI Tak Bisa Pungut Pajak Digital Google hingga Netflix, Apa Penyebabnya?
Buruh Minta THR Tidak Dipotong PPh Pasal 21, Ini Respons Pemerintah
Malaysia Tebar THR untuk PNS, Pensiunan, dan Guru Ngaji, Nominal Bisa Capai Rp 6 Juta
China Minta Kesepakatan Dagang Indonesia–AS Tidak Rugikan Negara Lain
Kesepakatan Tarif RI–AS Dikritik Rocky Gerung, Pemerintah Diminta Evaluasi Ulang
Prabowo Paparkan MBG dan Pemberantasan Korupsi di Depan Pengusaha AS
NTB Makin Terkoneksi, Satu Tahun Kepemimpinan Iqbal–Dinda Tumbuhkan Mobilitas dan Pariwisata
Kunjungan Mal Naik Memasuki Hari Pertama Ramadan
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:00 WIB

RI Tak Bisa Pungut Pajak Digital Google hingga Netflix, Apa Penyebabnya?

Kamis, 26 Februari 2026 - 23:30 WIB

Buruh Minta THR Tidak Dipotong PPh Pasal 21, Ini Respons Pemerintah

Kamis, 26 Februari 2026 - 07:59 WIB

Malaysia Tebar THR untuk PNS, Pensiunan, dan Guru Ngaji, Nominal Bisa Capai Rp 6 Juta

Rabu, 25 Februari 2026 - 17:08 WIB

China Minta Kesepakatan Dagang Indonesia–AS Tidak Rugikan Negara Lain

Senin, 23 Februari 2026 - 09:07 WIB

Kesepakatan Tarif RI–AS Dikritik Rocky Gerung, Pemerintah Diminta Evaluasi Ulang

Berita Terbaru