BGN Tantang SPPG Sajikan Makan Bergizi Gratis Rasa “Bintang 5” di Harga Rp10.000

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BGN Tantang SPPG Sajikan Makan Bergizi Gratis Rasa “Bintang 5” di Harga Rp10.000

BGN Tantang SPPG Sajikan Makan Bergizi Gratis Rasa “Bintang 5” di Harga Rp10.000

Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) mendorong peningkatan kualitas program Makan Bergizi Gratis (MBG) tanpa membebani anggaran. Kepala BGN, Dadan Hindayana, secara terbuka menantang para pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menghadirkan sajian berkualitas tinggi dengan biaya tetap terjangkau.

Menurut Dadan, setiap porsi makanan dalam program MBG ditargetkan memiliki standar rasa dan tampilan layaknya hidangan “bintang lima”, meski anggaran yang disediakan hanya Rp10.000 per porsi.

Kualitas Tak Harus Mahal

Ia menegaskan bahwa keterbatasan biaya bukan alasan untuk menurunkan mutu makanan. Justru, kondisi tersebut diharapkan memacu kreativitas para penyedia layanan dalam mengolah bahan pangan menjadi menu bergizi, lezat, dan menarik.

Baca Juga :  Dana Asing Diprediksi Segera Masuk ke Indonesia Usai Pertemuan IMF-World Bank

“Yang penting bukan mahalnya bahan, tapi bagaimana mengolahnya dengan baik,” menjadi pesan utama dalam dorongan tersebut.

Efisiensi dan Manajemen Jadi Kunci

BGN menilai bahwa kunci utama untuk mencapai target tersebut terletak pada pengelolaan yang efisien. Mulai dari pemilihan bahan baku, proses memasak, hingga distribusi makanan harus dilakukan secara tepat agar tidak terjadi pemborosan.

Selain itu, pola kerja sama dengan SPPG dinilai mampu menekan biaya operasional dibandingkan jika seluruh proses ditangani langsung oleh pemerintah.

Baca Juga :  Ramalan Harga Emas Sepekan ke Depan, Masih Berpeluang Naik?

Tantangan untuk Tingkatkan Standar Gizi

Tantangan ini sekaligus menjadi langkah strategis untuk meningkatkan standar layanan dalam program MBG. Pemerintah berharap, selain memenuhi kebutuhan gizi, makanan yang disajikan juga mampu memberikan pengalaman makan yang lebih baik bagi masyarakat.

Program MBG sendiri merupakan bagian dari upaya nasional dalam memperbaiki kualitas gizi, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan, seperti anak-anak dan masyarakat rentan.

Berita Terkait

Kementerian ESDM Setujui 664 RKAB Tambang Minerba hingga Juni 2026
Asing Kembali Borong Saham RI, Net Buy Rp492 Miliar di 10 Emiten Pilihan
Harga Emas Ambruk 4%, Nyaris Jebol Level US$ 4.000 di Tengah Memanasnya Konflik AS-Iran
Bahlil Buka Suara soal Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Sebut Ikuti Harga Pasar
Rupiah Menguat Mulai Juli, Purbaya Targetkan Stabil Rp16.800 per Dolar AS pada 2027
Media Asing Soroti Kenaikan Mendadak BI Rate, Investor Asing Langsung Dihubungi Bank Indonesia
Family Office Berpotensi Bawa Ratusan Miliar Dolar AS ke Indonesia
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:00 WIB

Kementerian ESDM Setujui 664 RKAB Tambang Minerba hingga Juni 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:00 WIB

Asing Kembali Borong Saham RI, Net Buy Rp492 Miliar di 10 Emiten Pilihan

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Ambruk 4%, Nyaris Jebol Level US$ 4.000 di Tengah Memanasnya Konflik AS-Iran

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:00 WIB

Bahlil Buka Suara soal Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Sebut Ikuti Harga Pasar

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:00 WIB

Rupiah Menguat Mulai Juli, Purbaya Targetkan Stabil Rp16.800 per Dolar AS pada 2027

Berita Terbaru