Jemarionline.com, Menjelang penetapan 1 Ramadan 1447 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, antusiasme masyarakat mulai meningkat. Namun, persiapan ibadah tahun ini dibarengi dengan tantangan kenaikan harga sejumlah komoditas pangan pokok.
Operasi Pasar Tekan Kenaikan Harga
Menanggapi fluktuasi harga pangan yang naik rata-rata 10-15% dalam sepekan terakhir, Badan Pangan Nasional (Bapanas) resmi meluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM).
Program ini dilaksanakan serentak di 300 titik di seluruh Indonesia. Fokus utamanya adalah mendistribusikan beras premium, telur ayam, dan cabai merah dengan harga subsidi langsung ke tingkat kelurahan.
Fenomena Sosial & Toleransi
Selain isu ekonomi, persiapan Ramadan 2026 diwarnai oleh fenomena sosial yang unik di media sosial:
-
Tren “War Takjil”: Euforia berburu takjil lintas agama diprediksi akan kembali menjadi simbol toleransi yang kuat tahun ini.
-
Sedekah Digital: Penggunaan QRIS untuk penyaluran zakat dan sedekah dilaporkan meningkat tajam, memudahkan generasi muda untuk berbagi secara instan.
Arus Mudik Dini
Pantauan di Terminal Pulogebang dan Stasiun Gambir menunjukkan adanya peningkatan volume penumpang. Banyak warga memilih melakukan mudik dini setelah libur panjang Imlek selesai, demi merayakan sahur pertama bersama keluarga di kampung halaman.
💡 Tips Persiapan Ramadan Pekan Ini:
-
Cek Stok Pangan: Manfaatkan pasar murah terdekat untuk belanja kebutuhan pokok.
-
Jadwal Imsakiyah: Pastikan sudah mengunduh jadwal resmi dari Kemenag sesuai wilayah Anda.
-
Kesehatan: Mulai kurangi kafein dan perbanyak air putih agar tubuh siap berpuasa.









