Perampok Sadis di Boyolali Ditangkap Kurang dari 24 Jam, Tewaskan Bocah dan Lukai Ibu Korban

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, memberikan keterangan kepada wartawan, Jumat (30/1/2026). Foto: Jarmaji/detikJateng.

Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, memberikan keterangan kepada wartawan, Jumat (30/1/2026). Foto: Jarmaji/detikJateng.

Jemarionline – Kepolisian bergerak cepat mengungkap kasus perampokan disertai kekerasan yang menewaskan seorang bocah di Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali. Pelaku berhasil ditangkap kurang dari 24 jam setelah kejadian saat mencoba melarikan diri ke wilayah Kabupaten Kudus.

Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra menyampaikan bahwa pelaku berinisial A (30) diamankan pada Jumat (30/1/2026) dini hari oleh tim gabungan Polres Boyolali dan Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Tengah.

“Dalam waktu kurang dari satu kali dua puluh empat jam, pelaku berhasil kami amankan. Ini hasil kerja cepat tim di lapangan,” ujar AKBP Indra saat ditemui di rumah duka korban.

Baca Juga :  Skandal Petral Makin Panas! Kerugian Negara Ternyata Belum Final Dihitung

Peristiwa tersebut menyebabkan seorang anak meninggal dunia di tempat, sementara sang ibu, Daryanti (34), mengalami luka serius akibat penganiayaan dan kini masih menjalani perawatan medis.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk sepeda motor milik korban yang dibawa pelaku saat melarikan diri. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku diketahui merupakan tetangga korban yang tinggal di lingkungan yang sama.

Keterangan keluarga korban mengungkapkan bahwa sebelum kejadian, terdapat persoalan utang piutang antara pelaku dan korban. Masalah tersebut diduga memicu emosi pelaku hingga berujung pada aksi kekerasan.

Baca Juga :  Kasus Bollard Fahrudin Berakhir, DPRD Sungai Penuh Didenda Rp30 Juta

Tokoh masyarakat setempat, Wahyudi, menyatakan keluarga korban berharap pelaku mendapatkan hukuman setimpal. Menurutnya, tindakan pelaku sudah melampaui batas kemanusiaan karena melibatkan anak kecil sebagai korban.

Kapolres Boyolali menegaskan bahwa pelaku dan korban tidak memiliki hubungan keluarga. Hingga kini, penyidik masih mendalami motif secara menyeluruh serta mengembangkan penyidikan untuk melengkapi berkas perkara.

“Kami masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait motif dan kronologi lengkap kejadian,” pungkas AKBP Indra.

Berita Terkait

Pilot Malaysia Airlines Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta Terkait Penyelundupan Sabu dan Urine Cadangan
Napi Lapas Pekanbaru Kabur ke Jakarta, Polisi Lacak Keberadaan Pelaku
Polda Jabar Segera Terbitkan DPO Kasus Penyekapan Kekasih di Bandung Selama Tiga Tahun
Polda Jabar Tetapkan Taufik Hidayat Tersangka Kasus Penganiayaan Berat dan Penyekapan di Bandung
Kompolnas Desak Pengungkapan Kasus Kematian Jaka Malau Dilakukan Cepat dan Profesional
Warga Temukan Jasad Bayi Perempuan di TPU Susukan Ciracas, Polisi Selidiki Pelaku
Polisi Johor Tangkap 4 Pelaku Penganiayaan ART Indonesia di Malaysia, Pemerintah RI Turun Tangan
Pegawai ESDM Kalsel Ditangkap Terkait Dugaan Korupsi Pemerasan IUP Rp1,2 Miliar, Kejati Lakukan Penggeledahan
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Pilot Malaysia Airlines Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta Terkait Penyelundupan Sabu dan Urine Cadangan

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:03 WIB

Napi Lapas Pekanbaru Kabur ke Jakarta, Polisi Lacak Keberadaan Pelaku

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:00 WIB

Polda Jabar Segera Terbitkan DPO Kasus Penyekapan Kekasih di Bandung Selama Tiga Tahun

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:59 WIB

Polda Jabar Tetapkan Taufik Hidayat Tersangka Kasus Penganiayaan Berat dan Penyekapan di Bandung

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:15 WIB

Kompolnas Desak Pengungkapan Kasus Kematian Jaka Malau Dilakukan Cepat dan Profesional

Berita Terbaru

Salah satu pelajar yang diduga keracunan menu MBG saat dilarikan di IGD RSUD Nganjuk, Rabu (2/9/2026).Poto: kompas.com).

Nasional

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang

Jumat, 4 Sep 2026 - 08:54 WIB

Ilustrasi kekeringan.(poto: ist).

Nasional

WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027

Kamis, 3 Sep 2026 - 16:47 WIB