Penurunan Harga BBM Non-Subsidi Belum Berdampak, Antrean BBM Bersubsidi Masih Mengular di Sungai Penuh

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penurunan Harga BBM Non-Subsidi Belum Berdampak, Antrean BBM Bersubsidi Masih Mengular di Sungai Penuh

Penurunan Harga BBM Non-Subsidi Belum Berdampak, Antrean BBM Bersubsidi Masih Mengular di Sungai Penuh

Jemarionline.com,Sungai Penuh –Kebijakan penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi yang diberlakukan PT Pertamina (Persero) sejak 1 Januari 2026 belum memberikan dampak nyata terhadap berkurangnya antrean BBM bersubsidi di SPBU Pelayang Raya, Kota Sungai Penuh. Antrean panjang kendaraan masih terjadi hampir setiap hari dan kerap memicu kemacetan, terutama pada jam sibuk pagi saat aktivitas sekolah dan perkantoran dimulai.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Senin (9/2/2026) pagi, antrean BBM bersubsidi di SPBU tersebut masih didominasi kendaraan angkutan barang, seperti mobil pickup dan dump truck. Sejak pagi hari, kendaraan-kendaraan tersebut telah berbaris dan sebagian masih terlihat mengantre hingga siang hari. Kondisi ini menyebabkan antrean memakan sebagian badan jalan dan menghambat arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Sementara itu, aktivitas di dalam area SPBU terpantau relatif lengang. Pada waktu yang sama, tidak terlihat adanya pendistribusian BBM jenis solar.

Baca Juga :  Kemenag Buka Kesempatan Beasiswa S2 Double Degree di Australia untuk Guru dan Tenaga Kependidikan

Kepadatan lalu lintas semakin terasa pada pagi hari seiring meningkatnya volume kendaraan masyarakat. Antrean kendaraan angkutan barang yang bercampur dengan kendaraan pribadi memperparah kemacetan di kawasan Pelayang Raya.

Salah seorang sopir angkutan umum, Yuda, mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab antrean panjang tersebut. Namun, ia menduga masih adanya kendala dalam distribusi BBM bersubsidi.
“Saya belum tahu pasti penyebabnya, katanya BBM sering terlambat masuk,” ujarnya.

Tingginya kebutuhan BBM bersubsidi untuk menunjang aktivitas distribusi dan angkutan barang dinilai menjadi salah satu faktor utama antrean tetap terjadi, meskipun harga BBM non-subsidi telah mengalami penurunan.

Terpisah, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyampaikan bahwa penyesuaian harga BBM non-subsidi dilakukan berdasarkan formula yang telah ditetapkan pemerintah dengan mempertimbangkan harga minyak dunia serta nilai tukar rupiah.
“Penyesuaian harga BBM non-subsidi dilakukan secara berkala dengan tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Baca Juga :  Bank Jambi Tempuh Jalur Hukum Usai Gangguan Sistem, Ganti Rugi Nasabah 100 Persen

Sejumlah warga mengeluhkan antrean panjang tersebut karena berdampak langsung pada aktivitas harian mereka.
“Setiap pagi antreannya panjang, kebanyakan pickup dan dump truck. Kalau sudah jam sekolah dan kantor, pasti macet,” ujar seorang pengendara.

Warga berharap adanya pengaturan khusus pengisian BBM bersubsidi bagi kendaraan angkutan, penertiban antrean, serta evaluasi distribusi oleh pihak terkait agar kemacetan di sekitar SPBU Pelayang Raya tidak terus berulang dan mengganggu aktivitas masyarakat Kota Sungai Penuh.

Penulis : Ar-rasyid

Berita Terkait

Nasabah Gugat Bank 9 Jambi Rp 1,24 Miliar karena Dokumen Kredit Hilang
Sistem Bank Jambi Bermasalah, LPS Pastikan Dana Nasabah Tetap Aman
Bank Jambi Tempuh Jalur Hukum Usai Gangguan Sistem, Ganti Rugi Nasabah 100 Persen
Al Haris Boyong Bupati se-Jambi Temui Menteri Ara, Tagih Program Perumahan Rakyat
Demi Keselamatan, Dishub Provinsi Jambi Keluarkan Surat Edaran Nomor 78 Tahun 2026
Nasabah Datangi Bank Jambi Sungai Penuh Usai Layanan Lumpuh dan Isu Saldo Raib
Nasabah Bank Jambi Kehilangan Saldo Akibat Sistem Lumpuh, Pengaduan Resmi Dibuka
Dirut Pastikan Dana Nasabah Bank Jambi Aman, Nasabah Tetap Desak Pemulihan 1×24 Jam
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:00 WIB

Nasabah Gugat Bank 9 Jambi Rp 1,24 Miliar karena Dokumen Kredit Hilang

Rabu, 25 Februari 2026 - 18:00 WIB

Sistem Bank Jambi Bermasalah, LPS Pastikan Dana Nasabah Tetap Aman

Selasa, 24 Februari 2026 - 16:53 WIB

Bank Jambi Tempuh Jalur Hukum Usai Gangguan Sistem, Ganti Rugi Nasabah 100 Persen

Selasa, 24 Februari 2026 - 10:00 WIB

Al Haris Boyong Bupati se-Jambi Temui Menteri Ara, Tagih Program Perumahan Rakyat

Senin, 23 Februari 2026 - 19:27 WIB

Demi Keselamatan, Dishub Provinsi Jambi Keluarkan Surat Edaran Nomor 78 Tahun 2026

Berita Terbaru