Pengguna BRImo Tembus 47,8 Juta, Transaksi Capai Rp2.042 Triliun

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Daltonews.com

FOTO: Daltonews.com

Jakarta, Jemarionline.com – Transformasi digital yang dijalankan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mulai menunjukkan hasil nyata. Hingga Maret 2026, jumlah pengguna super apps BRImo mencapai 47,8 juta user.

Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 18,6 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Dengan capaian ini, BRImo semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu layanan keuangan digital terbesar di Indonesia.

Transformasi Digital Dorong Pertumbuhan

BRI mendorong pertumbuhan ini melalui strategi transformasi digital bertajuk BRIvolution Reignite. Program tersebut mempercepat pengembangan layanan berbasis teknologi.

Melalui langkah tersebut, BRI berhasil memperluas jangkauan layanan digital. Selain itu, perusahaan juga meningkatkan pengalaman pengguna dalam bertransaksi.

Direktur Network & Retail Funding BRI, Aquarius Rudianto, menyampaikan bahwa peningkatan pengguna mencerminkan kepercayaan masyarakat.

“Basis pengguna yang besar menunjukkan BRImo sudah menjadi bagian dari aktivitas keuangan sehari-hari nasabah,” ujarnya.

Transaksi Digital Melonjak Tajam

Pertumbuhan pengguna juga diikuti lonjakan nilai transaksi. Hingga Triwulan I 2026, volume transaksi BRImo mencapai Rp2.042,2 triliun.

Angka tersebut meningkat 29,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dengan peningkatan ini, BRImo tidak hanya populer, tetapi juga aktif digunakan dalam berbagai kebutuhan transaksi.

Baca Juga :  Buruh Minta THR Tidak Dipotong PPh Pasal 21, Ini Respons Pemerintah

BRI terus mengembangkan lebih dari 100 fitur dalam aplikasi ini. Fitur tersebut mencakup pembayaran, transfer, investasi, hingga layanan keuangan lainnya.

Jadi Bagian dari Aktivitas Harian

Seiring meningkatnya penggunaan, BRImo kini menjadi bagian dari gaya hidup digital masyarakat. Banyak pengguna memanfaatkan aplikasi ini untuk kebutuhan harian.

Selain itu, kemudahan akses juga mendorong masyarakat beralih ke layanan digital. Proses transaksi menjadi lebih cepat, praktis, dan efisien.

Aquarius menegaskan bahwa inovasi akan terus dilakukan. Dengan demikian, BRImo dapat menjawab kebutuhan pengguna yang terus berkembang.

Dampak ke Kinerja Keuangan BRI

Kinerja BRImo turut memberikan dampak positif terhadap keuangan BRI. Dana pihak ketiga (DPK) tercatat mencapai Rp1.555,1 triliun.

Jumlah tersebut meningkat 9,4 persen secara tahunan.

Selain itu, komposisi dana murah (CASA) juga mengalami peningkatan. Hingga Triwulan I 2026, CASA mencapai 68,07 persen.

Kondisi ini membuat struktur pendanaan BRI semakin kuat. Di sisi lain, efisiensi biaya dana juga ikut meningkat.

Cost of fund berhasil turun dari 3 persen menjadi 2,3 persen. Dengan efisiensi ini, BRI memiliki ruang lebih besar untuk meningkatkan margin.

Baca Juga :  Dividen BBRI 2026 Rp52,1 Triliun, Likuiditas Tetap Kuat

Kinerja Bisnis Tetap Tumbuh

Pertumbuhan digital turut mendorong kinerja bisnis secara keseluruhan. Hingga Maret 2026, total aset BRI mencapai Rp2.250 triliun.

Angka tersebut tumbuh 7,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain itu, penyaluran kredit juga meningkat signifikan. BRI mencatat pertumbuhan kredit sebesar 13,7 persen menjadi Rp1.562 triliun.

Dengan pertumbuhan ini, BRI menunjukkan fundamental bisnis yang tetap kuat di tengah dinamika ekonomi.

Laba Bersih Ikut Meningkat

BRI juga mencatatkan kinerja laba yang positif. Hingga Triwulan I 2026, laba bersih konsolidasian mencapai Rp15,5 triliun.

Angka tersebut tumbuh 13,7 persen secara tahunan.

Pertumbuhan ini didukung oleh strategi kredit yang selektif. Selain itu, manajemen juga menjaga kualitas aset dengan baik.

Perkuat Ekosistem Keuangan Digital

Ke depan, BRI akan terus memperkuat ekosistem digital. Perusahaan menargetkan peningkatan jumlah pengguna dan transaksi.

Oleh karena itu, inovasi menjadi fokus utama. BRI ingin memastikan layanan tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat.

BRImo diharapkan tidak hanya menjadi aplikasi perbankan. Sebaliknya, aplikasi ini akan berkembang sebagai super apps yang terintegrasi.

Berita Terkait

BI merespons pelemahan Rupiah ke Rp17.400. Simak langkah intervensi dan analisis dampaknya di sini.
OCBC NISP Akuisisi Bisnis Wealth HSBC Indonesia, AUM Tambah Rp89,8 Triliun
Dolar AS Tembus Rp17.400, Bank Indonesia Buka Suara dan Siapkan Langkah Stabilisasi
Mobilitas Masyarakat Naik Kuartal I-2026, Dorong Ekonomi dan Penerimaan Negara
Menguak Gurita Potongan Aplikator: Mengapa Dompet Driver Ojol Kian Tipis?
Harga BBM Non Subsidi Pertamina Naik Mulai 4 Mei 2026, Ini Rincian Lengkapnya
Inflasi April 2026 Diprediksi Melandai Usai Lebaran, Namun Risiko Harga Energi Masih Mengintai
Bahlil Buka Peluang Harga BBM RON 92 Naik, Stok Energi Dipastikan Aman
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:00 WIB

BI merespons pelemahan Rupiah ke Rp17.400. Simak langkah intervensi dan analisis dampaknya di sini.

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:00 WIB

OCBC NISP Akuisisi Bisnis Wealth HSBC Indonesia, AUM Tambah Rp89,8 Triliun

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:00 WIB

Dolar AS Tembus Rp17.400, Bank Indonesia Buka Suara dan Siapkan Langkah Stabilisasi

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:00 WIB

Mobilitas Masyarakat Naik Kuartal I-2026, Dorong Ekonomi dan Penerimaan Negara

Senin, 4 Mei 2026 - 16:00 WIB

Menguak Gurita Potongan Aplikator: Mengapa Dompet Driver Ojol Kian Tipis?

Berita Terbaru

(Foto: Arsip KAI via Detikcom)

Nasional

KAI Ganti Nama KA Argo Bromo Usai Tabrakan

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:00 WIB