Kebakaran Hanguskan Empat Rumah, Warga Koto Tinggi Dapat Bantuan Darurat

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 10 Mei 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Jambi Ekspress

Foto: Jambi Ekspress

Sungai Penuh, Jemarionline.com – Pemerintah Kota Sungai Penuh bergerak cepat membantu warga yang terdampak musibah kebakaran di Desa Koto Tinggi, Kecamatan Sungai Bungkal. Bantuan tersebut diberikan setelah kebakaran menghanguskan empat rumah permanen milik warga beberapa hari lalu.

Wali Kota Sungai Penuh Alfin bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah turun langsung meninjau lokasi kebakaran sekaligus menyerahkan bantuan kepada para korban terdampak. Pemerintah daerah juga melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah atau OPD dalam penanganan musibah tersebut.

Kebakaran yang terjadi pada Selasa, 5 Mei 2026 itu menyebabkan kerugian material hingga ratusan juta rupiah. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Warga sekitar sempat panik saat api membesar dan melalap bangunan rumah yang sebagian besar terbuat dari material mudah terbakar. Api juga cepat merambat karena jarak antarbangunan cukup dekat.

Pemkot Sungai Penuh Serahkan Bantuan Darurat

Dalam kunjungan tersebut, Pemerintah Kota Sungai Penuh menyalurkan berbagai bantuan darurat untuk membantu kebutuhan para korban kebakaran. Bantuan itu meliputi kebutuhan pokok, perlengkapan rumah tangga, selimut, hingga perlengkapan tanggap darurat lainnya.

Pemerintah daerah berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat kebakaran.

Wali Kota Sungai Penuh Alfin menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa warga Desa Koto Tinggi. Ia menegaskan pemerintah daerah akan terus hadir membantu masyarakat yang mengalami bencana.

“Pemerintah Kota Sungai Penuh hadir untuk membantu masyarakat yang tertimpa musibah. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban korban kebakaran,” ujar Alfin.

Baca Juga :  Kemenhaj Jambi Pastikan Ibadah Haji Jemaah Wafat Ditunaikan Lewat Badal

Selain menyerahkan bantuan, rombongan pemerintah kota juga berdialog langsung dengan warga terdampak untuk memastikan kebutuhan mendesak yang diperlukan para korban.

Empat Rumah Warga Hangus Terbakar

Peristiwa kebakaran tersebut menghanguskan empat rumah permanen milik warga di Desa Koto Tinggi. Api diduga cepat membesar sehingga warga kesulitan menyelamatkan barang-barang berharga dari dalam rumah.

Sejumlah warga sekitar turut membantu memadamkan api sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Kepulan asap tebal sempat terlihat dari kejauhan dan menarik perhatian masyarakat sekitar.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran itu membuat beberapa keluarga kehilangan tempat tinggal sementara. Sebagian korban kini tinggal bersama kerabat terdekat sambil menunggu proses pemulihan pascakebakaran.

Pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk membantu penanganan korban dan memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi.

Warga Diminta Lebih Waspada

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Alfin juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama saat musim kemarau mulai berlangsung di sejumlah wilayah.

Ia meminta warga rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan penggunaan kompor maupun sumber api lainnya dalam kondisi aman. Menurut dia, langkah pencegahan sangat penting untuk menghindari kejadian serupa terulang kembali.

“Pastikan instalasi listrik aman dan jangan meninggalkan sumber api tanpa pengawasan,” kata Alfin saat meninjau lokasi kebakaran.

Imbauan tersebut mendapat perhatian warga karena kebakaran rumah masih sering terjadi akibat korsleting listrik maupun kelalaian penggunaan api di rumah tangga.

Baca Juga :  Kerinci Dipilih Bangun Pusat Rehabilitasi Narkotika, Ini Alasannya

Bentuk Kepedulian Pemerintah kepada Warga

Kehadiran langsung Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sungai Penuh di lokasi kebakaran mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Warga menilai langkah cepat pemerintah daerah menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.

Selain memberikan bantuan logistik, pemerintah juga memberikan dukungan moral kepada korban kebakaran agar tetap tabah menghadapi cobaan.

Beberapa warga berharap pemerintah dapat membantu proses pemulihan rumah warga yang rusak akibat kebakaran. Mereka juga berharap bantuan lanjutan dapat diberikan untuk membantu kebutuhan keluarga terdampak.

Musibah kebakaran memang menjadi salah satu bencana yang sering menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat. Selain kehilangan tempat tinggal, korban juga sering kehilangan dokumen penting hingga peralatan rumah tangga.

Karena itu, bantuan cepat dari pemerintah dan masyarakat sekitar sangat membantu korban untuk bertahan pada masa darurat pascakebakaran.

Solidaritas Warga Mulai Bermunculan

Pasca kebakaran, solidaritas masyarakat Desa Koto Tinggi juga mulai terlihat. Sejumlah warga dan komunitas lokal ikut menggalang bantuan untuk membantu keluarga terdampak.

Beberapa organisasi masyarakat dan kelompok sosial bahkan mulai menyalurkan bantuan berupa pakaian, makanan, dan kebutuhan sehari-hari.

Kondisi tersebut menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap korban musibah di lingkungan sekitar. Warga berharap para korban dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas seperti biasa.

Pemerintah Kota Sungai Penuh pun memastikan akan terus memantau kondisi warga terdampak sambil melakukan koordinasi lanjutan terkait proses penanganan pascakebakaran.

Berita Terkait

Pungli Parkir Merajalela di Sungai Penuh, Warga Desak Pemkot Terapkan Bayar Nontunai
Kemenag Kerinci Gelar Persiapan Duta OMI Tingkat Provinsi
Cek Endra Serahkan SK Golkar Sungai Penuh Kepada Hutri Randa
Kanwil Kemenkum Jambi Mendorong Pelindungan Kekayaan Intelektual Kopi Kerinci Menuju Pasar Global
Festival Kopi Kerinci 2026 Dibuka Bupati Monadi Suguhkan Kopi Gratis
KONI Jambi Beri Penghargaan Atlet Berprestasi di Peringatan Hari Olahraga Nasional 2026
Tolak Blokir Sertifikat Tanah, Warga Kenali Asam Mengadu ke Kanwil KemenHAM Jambi
Perumda Tirta Batanghari Tambah Jam Aliran Air Saat Kemarau
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Pungli Parkir Merajalela di Sungai Penuh, Warga Desak Pemkot Terapkan Bayar Nontunai

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Kemenag Kerinci Gelar Persiapan Duta OMI Tingkat Provinsi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:56 WIB

Cek Endra Serahkan SK Golkar Sungai Penuh Kepada Hutri Randa

Minggu, 20 September 2026 - 20:24 WIB

Kanwil Kemenkum Jambi Mendorong Pelindungan Kekayaan Intelektual Kopi Kerinci Menuju Pasar Global

Minggu, 20 September 2026 - 20:20 WIB

Festival Kopi Kerinci 2026 Dibuka Bupati Monadi Suguhkan Kopi Gratis

Berita Terbaru