Kerinci, Jemarionline.com – Pusat rehabilitasi narkotika Kerinci menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Jambi bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi. Pemerintah menyiapkan fasilitas ini untuk memperluas layanan rehabilitasi bagi penyalahguna narkotika di Provinsi Jambi.
Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan rencana tersebut saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Gedung RSUD Kerinci. Menurutnya, pemerintah memilih Kabupaten Kerinci karena angka penyalahgunaan narkotika di wilayah itu, termasuk Kota Sungai Penuh, masih cukup tinggi.
Kerinci Penuhi Sejumlah Kriteria
Pemprov Jambi mengusulkan kawasan Kayu Aro sebagai lokasi pembangunan pusat rehabilitasi. Kawasan tersebut menawarkan udara sejuk, lingkungan yang tenang, serta suasana yang mendukung proses pemulihan pasien.
Pemerintah juga mempertimbangkan ketersediaan lahan milik pemerintah. Faktor itu mempermudah proses pembangunan karena tidak memerlukan pembebasan lahan baru.
Pemprov Susun Rencana Pembangunan
Pemprov Jambi bersama BNNP Jambi kini menyusun master plan pembangunan pusat rehabilitasi. Tim juga menghitung kebutuhan anggaran agar proyek dapat segera memasuki tahap konstruksi.
Al Haris mengatakan Provinsi Jambi saat ini hanya memiliki satu lokasi rehabilitasi, yakni di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jambi. Kehadiran pusat rehabilitasi di Kerinci akan menambah kapasitas layanan sekaligus mempermudah akses masyarakat.
“Selama ini di Jambi cuma di RS Jiwa tempat rehabilitasi bagi pecandu narkotika. Kalau ada di Kerinci lebih baik lagi,” kata Al Haris.
Layani Seluruh Wilayah Jambi
Pusat rehabilitasi di Kerinci tidak hanya melayani warga Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Pemerintah juga membuka layanan bagi masyarakat dari kabupaten dan kota lain di Provinsi Jambi.
Melalui fasilitas ini, pemerintah ingin memperkuat upaya pencegahan sekaligus mempercepat proses pemulihan penyalahguna narkotika. Pemerintah berharap masyarakat lebih mudah memperoleh layanan rehabilitasi yang layak.
Target Beroperasi pada 2027
Pemprov Jambi menargetkan pembangunan pusat rehabilitasi selesai pada 2027. Fasilitas tersebut akan menyediakan ruang perawatan, terapi, pembinaan keterampilan, dan pendampingan psikososial.
Pemerintah berharap pusat rehabilitasi ini mampu menekan angka penyalahgunaan narkotika di Jambi. Selain itu, fasilitas tersebut diharapkan membantu para penyalahguna kembali menjalani kehidupan yang sehat dan produktif.

![Kulkas inverter 2 pintu LG GN-B202SQIB. [LG]](https://jemarionline.com/wp-content/uploads/2026/07/32464-kulkas-inverter-2-pintu-lg-gn-b202sqib-225x129.jpg)







