Kemenhaj Jambi Pastikan Ibadah Haji Jemaah Wafat Ditunaikan Lewat Badal

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ibadah haji. Foto: Metro TV/Misbahol

Ibadah haji. Foto: Metro TV/Misbahol

JAMBI, Jemarionline.com – Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Jambi memastikan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) akan melaksanakan badal haji bagi jemaah asal Jambi yang meninggal dunia saat menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Pemerintah memastikan seluruh kewajiban ibadah jemaah tetap terpenuhi meski mereka wafat sebelum menyelesaikan seluruh rangkaian haji.

Kepala Kanwil Kemenhaj Jambi Wahyudi Abdul Wahab mengatakan pemerintah menyiapkan mekanisme badal haji resmi untuk jemaah yang meninggal dunia selama musim haji berlangsung.

“Insyaallah, haji almarhum akan dibadalkan oleh PPIH,” ujar Wahyudi di Kota Jambi.

Menurutnya, pemerintah terus berupaya memberi pelayanan terbaik kepada seluruh jemaah, termasuk ketika terjadi musibah di Tanah Suci.

Tiga Jemaah Asal Jambi Meninggal Dunia

Hingga akhir Mei 2026, tiga calon haji asal Jambi dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.

Sebagian besar jemaah mengalami gangguan jantung dan komplikasi kesehatan saat menjalani rangkaian ibadah.

Jemaah terbaru yang meninggal bernama Nasrullah Ismail Sabri (54), anggota Kloter BTH-24 Embarkasi Batam asal Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Nasrullah meninggal di Markaz 70 Mina pada Rabu, 27 Mei 2026 pukul 11.45 Waktu Arab Saudi.

Dokumen medis dari Indonesian Medical Mission menyebut Nasrullah mengalami Acute Decompensated Heart Failure atau gagal jantung dekompensasi akut.

Dokter menjelaskan kondisi tersebut terjadi ketika jantung tidak mampu memompa darah secara normal secara tiba-tiba.

Kondisi itu kemudian memicu gangguan serius pada tubuh pasien.

Baca Juga :  Dua Tersangka Korupsi Lahan Ujung Jabung Ditahan, Negara Rugi Rp11,6 Miliar

Sebelumnya, jemaah asal Kabupaten Kerinci bernama Khairusni Bilal Usman (67) juga meninggal dunia saat menjalani puncak ibadah haji di Arafah.

Khairusni tergabung dalam Kloter BTH-19 Embarkasi Batam.

Petugas medis menyebut almarhum mengalami serangan jantung setelah sempat mengeluhkan sesak napas dan tubuh lemas.

Selain itu, jemaah asal Kabupaten Sarolangun bernama Asniyati Ahmad Bawari (52) juga meninggal dunia di Rumah Sakit King Faisal, Makkah.

Asniyati tergabung dalam Kloter BTH-24.

Dokumen medis menyebut Asniyati mengalami syok kardiogenik atau gagal pompa jantung.

Pemerintah Pastikan Hak Jemaah Terpenuhi

Kemenhaj Jambi menegaskan pemerintah akan memenuhi seluruh hak jemaah yang meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji.

Selain melaksanakan badal haji, pemerintah juga memberikan pendampingan kepada keluarga jemaah di Tanah Air.

Petugas haji terus menyampaikan informasi kepada keluarga terkait kondisi jemaah dan proses administrasi yang berjalan.

Badal haji merupakan proses penggantian ibadah haji oleh orang lain untuk jemaah yang meninggal dunia atau tidak mampu menyelesaikan rangkaian ibadah.

Program tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam penyelenggaraan ibadah haji Indonesia.

Juru Bicara Kemenhaj RI Maria Assegaf mengatakan PPIH menjamin pelaksanaan badal haji bagi seluruh jemaah yang meninggal dunia selama operasional haji berlangsung.

“Kita doakan semoga husnul khotimah dan keluarga diberikan ketabahan,” ujar Maria.

Kondisi Kesehatan Jadi Perhatian

Puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina menjadi fase yang cukup berat bagi jemaah, terutama lansia dan penderita penyakit bawaan.

Baca Juga :  OJK: Data Nasabah dan Dana Hilang di Bank 9 Jambi Masih Dalam Audit

Cuaca panas dan aktivitas fisik tinggi sering memicu gangguan kesehatan selama ibadah berlangsung.

Karena itu, Kemenhaj terus mengingatkan jemaah agar menjaga kondisi tubuh dan tidak memaksakan diri.

Petugas kesehatan juga meminta jemaah memperbanyak istirahat dan rutin minum air untuk menghindari dehidrasi.

Selain itu, pemerintah menyiapkan klinik darurat di kawasan Armuzna untuk mempercepat penanganan medis bagi jemaah yang sakit.

Tim medis Indonesia juga terus memantau kondisi kesehatan jemaah selama pelaksanaan ibadah berlangsung.

Penyelenggaraan Haji Dinilai Lebih Baik

Di sisi lain, Tim Pengawas Haji DPR RI menilai penyelenggaraan ibadah haji 2026 berjalan lebih baik dibanding tahun sebelumnya.

Anggota Timwas Haji DPR Jazilul Fawaid mengatakan pemerintah berhasil memperbaiki sistem pergerakan jemaah selama puncak ibadah haji.

Menurutnya, sistem transportasi yang lebih tertata membantu mengurangi kepadatan dan waktu tunggu jemaah.

Meski begitu, DPR tetap meminta pemerintah melakukan evaluasi terhadap fasilitas tenda dan layanan akomodasi di Arab Saudi.

Keluarga Diminta Tetap Tenang

Kemenhaj Jambi mengimbau keluarga jemaah di Tanah Air tetap tenang dan terus mendoakan anggota keluarga yang sedang menjalankan ibadah haji.

Pemerintah memastikan petugas haji Indonesia terus memberikan pendampingan kepada seluruh jemaah.

Petugas juga membantu proses administrasi dan pelayanan bagi jemaah yang meninggal dunia di Tanah Suci. (man)

Berita Terkait

Daftar Lengkap Puluhan Kepala Sekolah yang Resmi Dilantik Pemkot Sungai Penuh
Bimtek BPD Sungai Penuh di Jambi Tuai Kritik Keras DPRD Soal Fasilitas Hotel
Pungli Parkir Merajalela di Sungai Penuh, Warga Desak Pemkot Terapkan Bayar Nontunai
Kemenag Kerinci Gelar Persiapan Duta OMI Tingkat Provinsi
Cek Endra Serahkan SK Golkar Sungai Penuh Kepada Hutri Randa
Kanwil Kemenkum Jambi Mendorong Pelindungan Kekayaan Intelektual Kopi Kerinci Menuju Pasar Global
Festival Kopi Kerinci 2026 Dibuka Bupati Monadi Suguhkan Kopi Gratis
KONI Jambi Beri Penghargaan Atlet Berprestasi di Peringatan Hari Olahraga Nasional 2026
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:15 WIB

Bimtek BPD Sungai Penuh di Jambi Tuai Kritik Keras DPRD Soal Fasilitas Hotel

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Pungli Parkir Merajalela di Sungai Penuh, Warga Desak Pemkot Terapkan Bayar Nontunai

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Kemenag Kerinci Gelar Persiapan Duta OMI Tingkat Provinsi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:56 WIB

Cek Endra Serahkan SK Golkar Sungai Penuh Kepada Hutri Randa

Minggu, 20 September 2026 - 20:24 WIB

Kanwil Kemenkum Jambi Mendorong Pelindungan Kekayaan Intelektual Kopi Kerinci Menuju Pasar Global

Berita Terbaru

Deretan Huawei Nova 16s Series dengan kamera 200 MP resmi hadir di Indonesia mengusung baterai 7.000 mAh.(poto: AI).

Teknologi

Huawei Nova 16s Series Rilis di RI Bawa Kamera 200 MP

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:07 WIB

Ilustarsi Seorang warga sedang bertransaksi membeli emas Antam di outlet Pegadaian, Kamis (22/10/2026).(poto: AI).

Ekonomi

Harga Emas Antam Pegadaian 22 Oktober 2026 Turun Tipis

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:20 WIB

Petugas Mantri BRI menjelaskan tabel simulasi angsuran KUR kepada pelaku usaha mikro di warung kelontong.(ilustrasi poto: AI).

Ekonomi

Simulasi Angsuran KUR BRI 2026 Pinjaman Rp 60 Juta

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:14 WIB

Emas batangan Antam kemasan CertiCard pecahan 1 gram bersanding dengan kalkulator di atas meja kayu.(poto: AI).

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini 22 Oktober 2026 Turun Tipis

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:09 WIB