Harga LPG 3 Kg di Kerinci dan Sungai Penuh Melambung, Warga Mengeluh

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gas LPG. (Foto/Solin/Metro7)

Gas LPG. (Foto/Solin/Metro7)

Sungai Penuh, Jemarionline.com  – Harga LPG 3 kg di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh kembali menuai keluhan masyarakat. Warga mengaku harus membeli gas subsidi dengan harga Rp28.000 hingga Rp35.000 per tabung, padahal Harga Eceran Tertinggi (HET) yang berlaku hanya Rp20.000.

Keluhan tersebut muncul di berbagai wilayah, termasuk Kota Sungai Penuh, Siulak, dan Keliling Danau. Masyarakat menilai kondisi itu sudah berlangsung bertahun-tahun tanpa penyelesaian yang jelas.

Harga Jauh Melebihi HET

Keputusan Gubernur Jambi Nomor 241/KEP.GUB/SETDA.PRKM-2.3/2021 menetapkan HET LPG subsidi 3 kilogram di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh sebesar Rp20.000 per tabung. Namun, banyak pengecer menawarkan harga jauh di atas ketentuan tersebut.

Sejumlah warga mengaku kesulitan memperoleh gas bersubsidi dengan harga resmi. Akibatnya, mereka terpaksa membeli tabung LPG dengan harga lebih mahal demi memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Baca Juga :  Tiga Tahun Tanpa Dana Desa, Desa di Kerinci Terancam Dilebur

Warga Minta Pemerintah Bertindak

Seorang warga yang enggan menyebutkan nama mengaku telah menyampaikan keluhan kepada media dan LSM. Meski demikian, praktik penjualan dengan harga tinggi masih terus terjadi.

Warga berharap pemerintah daerah segera meningkatkan pengawasan terhadap agen, pangkalan, dan pengecer. Mereka juga meminta aparat menindak pihak yang menjual LPG subsidi melebihi HET.

LSM Soroti Pengawasan Distribusi

Ketua LSM GP2AM, Hendri Wijaya, meminta Pemerintah Kabupaten Kerinci, Pemerintah Kota Sungai Penuh, dan DPRD mengambil langkah tegas terhadap dugaan pelanggaran distribusi LPG subsidi.

Menurut Hendri, agen, penyalur, maupun pengecer yang menjual gas subsidi di atas HET harus menerima sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah tersebut penting agar subsidi benar-benar diterima masyarakat yang berhak.

Baca Juga :  Pemprov Jambi Terapkan Manajemen Talenta ASN

Beban Masyarakat Semakin Berat

Harga LPG subsidi yang terus melambung menambah beban ekonomi masyarakat. Banyak keluarga bergantung pada LPG 3 kilogram untuk memenuhi kebutuhan memasak setiap hari.

Selain menghadapi harga tinggi, sebagian warga juga mengeluhkan sulitnya memperoleh stok gas di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut semakin memperberat pengeluaran rumah tangga.

Warga Harap Aparat Turun Tangan

Masyarakat berharap aparat penegak hukum ikut mengawasi distribusi LPG subsidi di Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Pengawasan yang ketat dinilai mampu mencegah praktik penjualan di atas HET sekaligus menjaga penyaluran tetap tepat sasaran.

Selain itu, warga juga meminta pemerintah daerah memperkuat pengawasan terhadap rantai distribusi agar harga LPG subsidi kembali sesuai ketentuan yang berlaku.

Berita Terkait

Satgas Karhutla Jambi Siapkan Hadiah Bagi Warga yang Tangkap Pembakar Lahan
Pemprov Jambi Gelar Sholat Istisqa Berjamaah Hadapi Dampak Musim Kemarau Panjang
Ukir Prestasi Agra Bolsia Atilla SMAN 1 Sungai Penuh Raih Juara 1 Nasional
Wali Kota Alfin Resmi Melantik Pengurus Dewan Kesenian Kota Sungai Penuh Periode 2026–2030
Danrem 042 Gapu Pimpin Pemadaman Kebakaran Lahan di Desa Londerang
BEM FH Unja Gelar Aksi Pembagian Masker Jambi di Tengah Kepungan Kabut Asap Pekat
Aktivitas PETI Marak di Lubuk Beringin Merangin, Warga Desak Kapolda Jambi Turun Tangan
Pengurus SMSI Kabupaten Bungo 2026-2029 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Kemitraan Strategis
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:46 WIB

Satgas Karhutla Jambi Siapkan Hadiah Bagi Warga yang Tangkap Pembakar Lahan

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Pemprov Jambi Gelar Sholat Istisqa Berjamaah Hadapi Dampak Musim Kemarau Panjang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:02 WIB

Wali Kota Alfin Resmi Melantik Pengurus Dewan Kesenian Kota Sungai Penuh Periode 2026–2030

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:54 WIB

Danrem 042 Gapu Pimpin Pemadaman Kebakaran Lahan di Desa Londerang

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:43 WIB

BEM FH Unja Gelar Aksi Pembagian Masker Jambi di Tengah Kepungan Kabut Asap Pekat

Berita Terbaru

Salah satu pelajar yang diduga keracunan menu MBG saat dilarikan di IGD RSUD Nganjuk, Rabu (2/9/2026).Poto: kompas.com).

Nasional

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang

Jumat, 4 Sep 2026 - 08:54 WIB

Ilustrasi kekeringan.(poto: ist).

Nasional

WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027

Kamis, 3 Sep 2026 - 16:47 WIB