Batang Hari, jemarionline.com – Perusahaan umum daerah Perumda Tirta Batanghari tambah jam aliran air guna memenuhi kebutuhan seluruh konsumen saat musim kemarau melanda. Langkah antisipasi ini menjadi solusi utama mengatasi penurunan debit air di wilayah Kabupaten Batang Hari.
Kemarau panjang yang terjadi di Kabupaten Batang Hari mulai memberikan dampak signifikan terhadap ketersediaan air baku masyarakat. Debit Sungai Batang Hari terus menyusut secara drastis sehingga mempengaruhi proses pengolahan air bersih harian.
Penurunan Debit Sungai Batang Hari Mempengaruhi Pengolahan Air
Direktur Utama Perumda Tirta Batang Hari Abubakar Sidik menyampaikan kondisi darurat ini secara langsung di Muara Bulian pada Jumat. Keterbatasan air baku yang dapat diolah membuat pasokan bersih kepada para pelanggan berkurang cukup jauh dari biasanya.
Penyusutan debit sungai tersebut membuat kapasitas produksi air bersih Perumda Tirta Batang Hari mengalami penurunan sekitar 20 persen. Penurunan kapasitas ini berdampak langsung pada jumlah distribusi air bersih yang disalurkan ke rumah-rumah warga.
Dalam kondisi normal penyaluran air bersih ke pelanggan biasanya mampu mencapai angka sekitar 150 liter per detik. Kini proses pengolahan hingga penyaluran air bersih hanya berkisar di angka 110 liter per detik saja.
Perumda Tirta Batanghari Perpanjang Durasi Distribusi Air Pelanggan
Pihak manajemen Perumda Tirta Batang Hari langsung mengambil sejumlah langkah strategis demi menjaga kualitas pelayanan kepada pelanggan. Salah satu upaya utama yang ditempuh adalah dengan menambah durasi waktu pengaliran air secara menyeluruh.
Petugas teknis yang sebelumnya mengalirkan air sekitar 16 jam sehari kini mengupayakan distribusi maksimal hingga 24 jam penuh. Penambahan durasi distribusi air ini bertujuan agar kebutuhan harian pelanggan tetap terpenuhi meski volume air berkurang.
Abubakar Sidik juga memberikan imbauan penting kepada seluruh pelanggan agar memperketat penggunaan air di rumah masing-masing. Kesadaran masyarakat dalam berhemat air sangat membantu menjaga stabilitas pasokan selama masa krisis kemarau panjang ini.
Pihak pengelola berharap seluruh masyarakat dapat bekerja sama menghadapi dampak musim kemarau yang masih terus berlangsung. Kerja sama antara pelanggan dan petugas Perumda Tirta Batang Hari menjadi kunci utama kelancaran pasokan air bersih.(ar)









