SUNGAI PENUH, Jemarionline.com — Sebuah mobil tangki pengangkut BBM terjun ke jurang di Kilometer 25 ruas Sungai Penuh–Tapan. Insiden itu kembali memicu perhatian terhadap keselamatan di jalur rawan kecelakaan tersebut.
Petugas kepolisian langsung menuju lokasi setelah menerima laporan kecelakaan. Polisi kemudian mengamankan area dan memantau kondisi lalu lintas di sekitar lokasi.
Kasat Lantas mengimbau pengendara meningkatkan kewaspadaan saat melintas di ruas Sungai Penuh–Tapan. Ia menilai medan berkelok dan curam menuntut konsentrasi penuh dari pengemudi.
Menurut polisi, sopir angkutan berat perlu mengurangi kecepatan dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melintasi jalur pegunungan.
Selain itu, polisi meminta pengendara menjaga jarak aman, terutama saat cuaca buruk dan jarak pandang terbatas.
Insiden ini juga kembali menyoroti tingginya risiko kecelakaan di jalur tersebut. Warga selama ini menilai ruas Sungai Penuh–Tapan membutuhkan perhatian serius karena beberapa kali terjadi kecelakaan.
Di sisi lain, peristiwa ini mengingatkan pengemudi angkutan logistik agar lebih memperhatikan beban kendaraan dan kondisi jalan.
Polisi menilai disiplin berkendara menjadi faktor penting untuk menekan risiko kecelakaan di jalur rawan.
Karena itu, aparat meminta pengendara tetap waspada saat melintas, khususnya di titik rawan dengan tikungan tajam dan turunan panjang.
Pemerintah dan aparat juga terus mendorong kesadaran keselamatan berkendara bagi pengguna jalan di kawasan tersebut.









