Ketua MUI Provinsi Jambi Monitoring dan Evaluasi MUI Sungai Penuh, Perkuat Sinergi Ulama dan Umara

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: JambiLink

Foto: JambiLink

Sungai Penuh, Jemarionline.com – MUI Sungai Penuh menerima kunjungan kerja dari MUI Provinsi Jambi dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) kelembagaan. Kegiatan tersebut berlangsung pada 11 hingga 12 Juni 2026. Selain melakukan evaluasi organisasi, tim juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur Forkopimda Kota Sungai Penuh.

Ketua MUI Provinsi Jambi, Dr. H. M. Umar Yusuf, M.HI., memimpin langsung rombongan yang datang ke Kota Sungai Penuh. Melalui kegiatan ini, MUI Provinsi Jambi ingin memastikan seluruh program organisasi berjalan sesuai pedoman sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi monitoring dan evaluasi dari MUI Pusat yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026.

Pemerintah Kota Sambut Rombongan MUI Jambi

Pemerintah Kota Sungai Penuh menyambut rombongan MUI Provinsi Jambi di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Sungai Penuh. Sejumlah pejabat daerah, unsur Forkopimda, pengurus MUI Kota Sungai Penuh, serta tokoh masyarakat turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Selain membahas agenda monitoring, para peserta juga berdiskusi mengenai berbagai persoalan sosial keagamaan yang berkembang di tengah masyarakat.

Di sisi lain, para peserta juga membahas pentingnya menjaga kerukunan umat beragama, meningkatkan pembinaan generasi muda, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan tokoh agama.

Ketua MUI Jambi Tekankan Penguatan Organisasi

Dalam sambutannya, Umar Yusuf mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Sungai Penuh terhadap berbagai program keagamaan. Menurutnya, hubungan yang baik antara pemerintah daerah dan MUI menjadi modal penting dalam membangun masyarakat yang religius dan harmonis.

Selain itu, ia menegaskan bahwa monitoring dan evaluasi bukan sekadar kegiatan administratif. Sebaliknya, MUI Provinsi Jambi memanfaatkan agenda tersebut untuk memperkuat tata kelola organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan umat.

Baca Juga :  Hari Otonomi Daerah 2026, Pemkot Sungai Penuh Tegaskan Inovasi Daerah dan Perkuat Pelayanan Publik

“MUI harus terus meningkatkan kapasitas organisasi agar mampu menjawab berbagai tantangan yang berkembang di tengah masyarakat,” ujarnya.

Karena itu, pengurus MUI di tingkat daerah perlu terus memperbaiki sistem kerja, memperkuat program pembinaan, dan meningkatkan profesionalisme organisasi.

Tim Monev Tinjau Kinerja MUI Sungai Penuh

Tim monitoring dan evaluasi melakukan peninjauan terhadap berbagai aspek organisasi MUI Sungai Penuh. Mereka memeriksa dokumen administrasi, laporan kegiatan, bukti fisik program, hingga sistem pengelolaan organisasi.

Selanjutnya, tim juga berdiskusi langsung dengan pengurus untuk memperoleh gambaran mengenai capaian program yang telah berjalan selama beberapa tahun terakhir.

Tim menilai sejumlah aspek penting, antara lain:

  • Kelembagaan organisasi
  • Pengelolaan sumber daya manusia
  • Administrasi dan keuangan
  • Pengelolaan aset organisasi
  • Tata laksana kelembagaan
  • Pelayanan umat
  • Kemitraan strategis

Dengan demikian, MUI Provinsi Jambi dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi organisasi di tingkat daerah.

Kemitraan Strategis Jadi Fokus Penilaian

Pada monitoring tahun ini, MUI Provinsi Jambi memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan kemitraan strategis. Karena itu, tim tidak hanya menilai aspek internal organisasi.

Sebaliknya, tim juga mengkaji kerja sama yang telah dibangun MUI Sungai Penuh dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, Baznas, organisasi kemasyarakatan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Menurut tim monev, kemitraan yang kuat akan membantu pelaksanaan program pembinaan umat secara lebih efektif. Selain itu, kolaborasi yang baik juga dapat memperluas manfaat program keagamaan kepada masyarakat.

Dorong Peningkatan Standar Pelayanan

Selain mengevaluasi kinerja organisasi, MUI Provinsi Jambi juga mendorong penerapan standar pelayanan yang lebih baik.

Karena itu, tim memberikan perhatian terhadap implementasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 yang mulai diterapkan di lingkungan MUI. Sistem tersebut membantu organisasi meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat akuntabilitas kelembagaan.

Baca Juga :  Normalisasi Sungai Sepanjang 11 Kilometer Di Kota Sungai Penuh Berlanjut Tahun 2026

Tidak hanya itu, penerapan standar mutu juga mendorong pengurus bekerja lebih profesional, terukur, dan transparan dalam menjalankan program kerja.

Ulama dan Umara Harus Terus Bersinergi

Umar Yusuf menegaskan bahwa ulama dan umara memiliki tanggung jawab bersama dalam membangun masyarakat.

Menurutnya, pemerintah membutuhkan dukungan moral dan masukan dari para ulama. Sebaliknya, ulama juga membutuhkan dukungan pemerintah agar program pembinaan umat berjalan lebih optimal.

Oleh karena itu, seluruh pihak perlu menjaga komunikasi dan kerja sama yang sudah terjalin selama ini. Dengan sinergi yang kuat, berbagai persoalan sosial dapat diselesaikan melalui pendekatan dialog dan kebersamaan.

Selain itu, kerja sama yang baik juga mampu menjaga stabilitas sosial serta memperkuat persatuan masyarakat.

Jadi Modal Penting untuk Pembangunan Daerah

Kota Sungai Penuh membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat untuk mendorong pembangunan daerah. Karena itu, pemerintah daerah, tokoh agama, aparat keamanan, dan masyarakat harus terus memperkuat kolaborasi.

Di samping itu, kondisi sosial yang aman dan harmonis akan membantu pemerintah menjalankan berbagai program pembangunan dengan lebih efektif.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, MUI Provinsi Jambi berharap seluruh pihak dapat memperkuat komitmen dalam membangun masyarakat yang religius, damai, dan sejahtera.

MUI Harapkan Pelayanan Umat Semakin Baik

MUI Provinsi Jambi berharap hasil monitoring dan evaluasi dapat menjadi bahan perbaikan bagi MUI Sungai Penuh.

Selanjutnya, pengurus dapat menggunakan hasil evaluasi tersebut untuk menyusun program yang lebih efektif dan tepat sasaran. Selain itu, evaluasi juga membantu organisasi mengidentifikasi berbagai aspek yang masih perlu ditingkatkan.

Dengan demikian, MUI Sungai Penuh dapat memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat sekaligus memperkuat kontribusinya dalam pembangunan daerah.

Berita Terkait

SPMB Kerinci 2026 Dibuka 22 Juni, Catat Jadwal Pendaftaran SD dan SMP
Pelangsir Pertalite Diamankan Polres Kerinci, Polisi Tindak Tegas
Perlindungan Sosial Kerinci Diperkuat, Kejaksaan dan BPJS Turut Mengawal
Kejari Sungai Penuh Ikut Evaluasi Kinerja Datun, Perkuat Pelayanan Hukum
Ranperwal Sungai Penuh Diharmonisasikan Kemenkum Jambi, Perkuat Pajak dan Layanan Kesehatan
Pemkot Sungai Penuh Gandeng Yayasan Regen Kelola Sampah
Kerugian Negara Kasus PJU Kerinci Rp2,74 Miliar Berhasil Dipulihkan
Kasus BBM Subsidi Ilegal Kerinci Masuk Tahap Penuntutan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:00 WIB

SPMB Kerinci 2026 Dibuka 22 Juni, Catat Jadwal Pendaftaran SD dan SMP

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:00 WIB

Ketua MUI Provinsi Jambi Monitoring dan Evaluasi MUI Sungai Penuh, Perkuat Sinergi Ulama dan Umara

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:00 WIB

Pelangsir Pertalite Diamankan Polres Kerinci, Polisi Tindak Tegas

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:00 WIB

Perlindungan Sosial Kerinci Diperkuat, Kejaksaan dan BPJS Turut Mengawal

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:00 WIB

Kejari Sungai Penuh Ikut Evaluasi Kinerja Datun, Perkuat Pelayanan Hukum

Berita Terbaru

Foto: Selat Hormuz kembali ditutup Iran (REUTERS/Stringer)

Internasional

Iran Tutup Selat Hormuz Lagi, Dunia Waspadai Krisis Energi

Jumat, 12 Jun 2026 - 12:00 WIB