Pelangsir Pertalite Diamankan Polres Kerinci, Polisi Tindak Tegas

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 Foto: Desi Hermila/RRI Sungai Penuh

Foto: Desi Hermila/RRI Sungai Penuh

Kerinci, JEMARIONLINE.COM – Polres Kerinci kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Aparat kepolisian mengamankan seorang pelaku yang diduga melakukan pelangsiran BBM jenis Pertalite di wilayah Kabupaten Kerinci.

Tindakan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk menjaga distribusi BBM subsidi agar tepat sasaran. Polisi juga ingin memastikan masyarakat yang berhak menerima subsidi tidak mengalami kesulitan akibat praktik pelangsiran.

Kasus ini menjadi perhatian karena penyalahgunaan BBM subsidi masih sering terjadi di berbagai daerah. Pelaku biasanya membeli BBM bersubsidi dalam jumlah besar untuk dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi.

Polisi Temukan Dugaan Praktik Pelangsiran

Petugas Polres Kerinci mengamankan pelaku setelah menerima informasi dari masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan distribusi Pertalite.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan pengawasan di lapangan. Hasilnya, petugas menemukan dugaan praktik pelangsiran yang berpotensi merugikan masyarakat serta mengganggu penyaluran BBM subsidi.

Langkah cepat tersebut menunjukkan keseriusan aparat dalam menindak setiap bentuk penyalahgunaan BBM yang mendapat subsidi dari pemerintah.

BBM Subsidi Harus Tepat Sasaran

Pemerintah menyediakan BBM subsidi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, aparat menilai praktik pelangsiran sebagai tindakan yang dapat mengurangi hak masyarakat terhadap bahan bakar bersubsidi.

Baca Juga :  Bupati Monadi Pimpin Gerakan Indonesia ASRI di Kayu Aro

Ketika pelaku membeli BBM subsidi secara berlebihan untuk dijual kembali, stok yang tersedia di SPBU berpotensi berkurang. Kondisi tersebut dapat memicu antrean panjang dan menyulitkan masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Karena alasan itu, aparat kepolisian terus meningkatkan pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi di berbagai wilayah.

Polres Kerinci Perkuat Pengawasan

Polres Kerinci terus memperkuat pengawasan terhadap aktivitas distribusi BBM di SPBU maupun lokasi lain yang berpotensi menjadi tempat penyalahgunaan subsidi.

Petugas juga menjalin koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pengelola SPBU dan instansi terkait. Kerja sama tersebut bertujuan mencegah munculnya praktik pelangsiran yang dapat merugikan masyarakat.

Selain melakukan penindakan, polisi juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai aturan penggunaan BBM subsidi.

Pelangsiran BBM Berpotensi Melanggar Hukum

Praktik pelangsiran BBM subsidi tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga berpotensi melanggar ketentuan hukum yang berlaku.

Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi mengatur berbagai sanksi terhadap penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi. Aparat dapat menindak pelaku yang terbukti menyalahgunakan distribusi BBM untuk kepentingan pribadi atau komersial.

Baca Juga :  Posyandu Merangin Jadi Garda Terdepan Layanan Kesehatan Desa, Ini Strateginya

Karena itu, polisi mengingatkan masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas yang bertentangan dengan aturan tersebut.

Masyarakat Diminta Ikut Mengawasi

Polres Kerinci mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi distribusi BBM subsidi.

Masyarakat dapat melaporkan aktivitas yang mencurigakan kepada aparat kepolisian apabila menemukan dugaan penyalahgunaan BBM subsidi. Informasi dari warga sangat membantu petugas dalam mengungkap praktik pelangsiran yang terjadi di lapangan.

Partisipasi masyarakat juga berperan penting dalam menjaga ketersediaan BBM bagi kelompok yang berhak menerima subsidi.

Komitmen Jaga Distribusi BBM

Polres Kerinci menegaskan bahwa pihaknya akan terus menindak tegas setiap pelaku yang menyalahgunakan BBM subsidi.

Langkah tersebut bertujuan menjaga stabilitas distribusi energi sekaligus melindungi hak masyarakat. Polisi juga berharap penindakan yang dilakukan dapat memberikan efek jera bagi pelaku lain yang mencoba melakukan praktik serupa.

Dengan pengawasan yang lebih ketat, aparat berharap distribusi Pertalite dan BBM subsidi lainnya dapat berjalan lebih tertib dan tepat sasaran.

Berita Terkait

Sekda Muaro Jambi Ikuti Sosialisasi Assessment Center Polri untuk Pemetaan Aparatur
Jumlah Warga Miskin Desil 1 Kabupaten Tebo Meningkat
Satgas Karhutla Jambi Siapkan Hadiah Bagi Warga yang Tangkap Pembakar Lahan
Pemprov Jambi Gelar Sholat Istisqa Berjamaah Hadapi Dampak Musim Kemarau Panjang
Ukir Prestasi Agra Bolsia Atilla SMAN 1 Sungai Penuh Raih Juara 1 Nasional
Wali Kota Alfin Resmi Melantik Pengurus Dewan Kesenian Kota Sungai Penuh Periode 2026–2030
Danrem 042 Gapu Pimpin Pemadaman Kebakaran Lahan di Desa Londerang
BEM FH Unja Gelar Aksi Pembagian Masker Jambi di Tengah Kepungan Kabut Asap Pekat
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 08:23 WIB

Sekda Muaro Jambi Ikuti Sosialisasi Assessment Center Polri untuk Pemetaan Aparatur

Kamis, 10 September 2026 - 08:17 WIB

Jumlah Warga Miskin Desil 1 Kabupaten Tebo Meningkat

Jumat, 4 September 2026 - 08:46 WIB

Satgas Karhutla Jambi Siapkan Hadiah Bagi Warga yang Tangkap Pembakar Lahan

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Pemprov Jambi Gelar Sholat Istisqa Berjamaah Hadapi Dampak Musim Kemarau Panjang

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:02 WIB

Ukir Prestasi Agra Bolsia Atilla SMAN 1 Sungai Penuh Raih Juara 1 Nasional

Berita Terbaru

Kepala Dinsos P3A Kabupaten Tebo Arief Haryoko.(poto: jambiprima.com).

Daerah

Jumlah Warga Miskin Desil 1 Kabupaten Tebo Meningkat

Kamis, 10 Sep 2026 - 08:17 WIB