Kesepakatan Dagang AS–Jepang Mulai Berjalan, Investasi Awal Capai US$36 Miliar

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 18 Februari 2026 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kesepakatan Dagang AS–Jepang Mulai Berjalan, Investasi Awal Capai US$36 Miliar

Kesepakatan Dagang AS–Jepang Mulai Berjalan, Investasi Awal Capai US$36 Miliar

JAKARTA – Kesepakatan dagang antara Amerika Serikat dan Jepang mulai memasuki tahap implementasi. Kedua negara merealisasikan investasi awal senilai US$36 miliar sebagai bagian dari kerja sama ekonomi strategis berskala besar.

Investasi tahap awal ini difokuskan pada sektor energi, infrastruktur industri, dan mineral kritis. Bidang tersebut dinilai penting untuk memperkuat ketahanan rantai pasok global di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.

Proyek Energi Jadi Prioritas

Sejumlah proyek besar telah masuk fase pelaksanaan. Salah satunya pembangunan pembangkit listrik tenaga gas berskala besar di negara bagian Ohio dengan nilai investasi sekitar US$33 miliar.

Proyek ini diproyeksikan menjadi salah satu fasilitas energi terbesar di Amerika Serikat. Selain meningkatkan kapasitas listrik, proyek tersebut juga diharapkan mendukung kebutuhan industri dalam jangka panjang.

Baca Juga :  Trump Desak Negara yang Enggan Bantu Buka Selat Hormuz: “Berjuanglah Sendiri”

Selain itu, kerja sama investasi mencakup pembangunan terminal ekspor minyak laut dalam di Texas senilai lebih dari US$2 miliar. Infrastruktur ini bertujuan memperkuat kemampuan ekspor energi Amerika Serikat ke pasar internasional.

Dorong Industri Teknologi

Kerja sama AS–Jepang juga menyasar sektor teknologi manufaktur. Kedua negara akan membangun pabrik berlian sintetis industri di Georgia dengan nilai investasi sekitar US$600 juta.

Produk berlian sintetis tersebut digunakan dalam industri berteknologi tinggi, termasuk produksi semikonduktor dan perangkat elektronik modern. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat industri teknologi masa depan.

Perkuat Hubungan Ekonomi Strategis

Kesepakatan dagang ini tidak hanya berfokus pada investasi. Pemerintah kedua negara juga menargetkan penguatan hubungan ekonomi jangka panjang serta stabilitas industri strategis.

Baca Juga :  Rupiah Melemah, Kurs Jual Dollar AS di Bank Tembus Rp 18.010

Melalui kerja sama tersebut, Amerika Serikat dan Jepang berupaya mengurangi ketergantungan terhadap pasokan bahan baku dari negara lain. Upaya ini sekaligus menjadi strategi menjaga keamanan energi dan industri global.

Dampak bagi Ekonomi Global

Analis menilai realisasi investasi besar ini menunjukkan perubahan arah perdagangan internasional. Negara maju kini semakin mengandalkan kemitraan bilateral untuk mengamankan sektor energi dan teknologi.

Di sisi lain, investasi Jepang di Amerika Serikat diperkirakan membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan aktivitas industri. Dampak ekonomi jangka panjang pun diproyeksikan akan dirasakan oleh kedua negara.

Dengan dimulainya investasi tahap awal, kerja sama dagang AS–Jepang diperkirakan terus berkembang dalam beberapa tahun ke depan seiring meningkatnya kebutuhan energi dan teknologi global.

Berita Terkait

Kementerian ESDM Setujui 664 RKAB Tambang Minerba hingga Juni 2026
Asing Kembali Borong Saham RI, Net Buy Rp492 Miliar di 10 Emiten Pilihan
Harga Emas Ambruk 4%, Nyaris Jebol Level US$ 4.000 di Tengah Memanasnya Konflik AS-Iran
Bahlil Buka Suara soal Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Sebut Ikuti Harga Pasar
Rupiah Menguat Mulai Juli, Purbaya Targetkan Stabil Rp16.800 per Dolar AS pada 2027
Media Asing Soroti Kenaikan Mendadak BI Rate, Investor Asing Langsung Dihubungi Bank Indonesia
Family Office Berpotensi Bawa Ratusan Miliar Dolar AS ke Indonesia
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:00 WIB

Kementerian ESDM Setujui 664 RKAB Tambang Minerba hingga Juni 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:00 WIB

Asing Kembali Borong Saham RI, Net Buy Rp492 Miliar di 10 Emiten Pilihan

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Ambruk 4%, Nyaris Jebol Level US$ 4.000 di Tengah Memanasnya Konflik AS-Iran

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:00 WIB

Bahlil Buka Suara soal Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Sebut Ikuti Harga Pasar

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:00 WIB

Rupiah Menguat Mulai Juli, Purbaya Targetkan Stabil Rp16.800 per Dolar AS pada 2027

Berita Terbaru