Trump Desak Negara yang Enggan Bantu Buka Selat Hormuz: “Berjuanglah Sendiri”

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 1 April 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Trump Desak Negara yang Enggan Bantu Buka Selat Hormuz: “Berjuanglah Sendiri” ( Dok. AFP/JIM WATSON /Kompas.com )

Trump Desak Negara yang Enggan Bantu Buka Selat Hormuz: “Berjuanglah Sendiri” ( Dok. AFP/JIM WATSON /Kompas.com )

Jemarionline.com, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali melontarkan pernyataan keras terkait konflik dengan Iran dan penutupan Selat Hormuz.Ia secara terbuka menyindir negara-negara sekutu yang dinilai tidak mau terlibat dalam upaya membuka kembali jalur strategis tersebut.

Kritik untuk Sekutu Barat

Trump menilai sejumlah negara, terutama di Eropa, tidak menunjukkan dukungan nyata dalam konflik yang sedang berlangsung. Ia bahkan meminta negara-negara yang terdampak langsung oleh penutupan Selat Hormuz untuk bertindak sendiri.

Dalam pernyataannya, Trump menyarankan dua hal:

  • Membeli pasokan energi dari Amerika Serikat
  • Atau mengambil langkah sendiri untuk membuka jalur pelayaran tersebut
Baca Juga :  Drone AS Senilai Rp3,5 Triliun Hilang Kontak di Selat Hormuz

Ia juga menyindir kurangnya keberanian negara-negara tersebut dalam menghadapi situasi krisis.

AS Tak Mau Bergantung pada Sekutu

Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak bergantung pada negara lain untuk menyelesaikan konflik ini. Ia bahkan memberi sinyal bahwa perang melawan Iran bisa diakhiri tanpa harus membuka kembali Selat Hormuz terlebih dahulu.

Langkah ini menunjukkan perubahan pendekatan, dari operasi militer langsung menjadi tekanan diplomatik dan pelimpahan tanggung jawab ke negara lain.

Selat Hormuz Jadi Taruhan Dunia

Sebagai informasi, Selat Hormuz merupakan jalur vital karena sekitar 20% pasokan minyak dunia melewati wilayah ini.

Baca Juga :  Voting DK PBB soal Selat Hormuz Ditunda Hingga Besok

Sejak konflik meningkat, jalur tersebut sempat ditutup oleh Iran, memicu:

  • Lonjakan harga minyak global
  • Gangguan distribusi energi
  • Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah

Trump: Negara Lain Harus Ambil Peran

Trump berpendapat bahwa negara-negara yang bergantung pada minyak dari kawasan tersebut seharusnya ikut bertanggung jawab menjaga keamanan jalur tersebut.

Ia bahkan menyatakan bahwa setelah Amerika keluar dari konflik, pembukaan Selat Hormuz bisa terjadi “secara otomatis” atau ditangani oleh negara lain.

Berita Terkait

Peluang Emas Beasiswa Main Video Game Senilai Rp270 Juta di USV
Interpol Tangkap 5.811 Penipu Online, Aset Rp4,7 Triliun Disita
Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan
Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS
Jepang Sudah Habiskan Rp1.200 Triliun, Yen Tetap Terpuruk terhadap Dolar AS
Trump Dikecam Partainya Sendiri Usai Teken Kesepakatan Damai dengan Iran
Kapal Tanker Minyak Iran Akhirnya Lolos dari Blokade AS, Ekspor Kembali Berjalan
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Tegaskan Perjuangan Israel Belum Berakhir
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:00 WIB

Peluang Emas Beasiswa Main Video Game Senilai Rp270 Juta di USV

Senin, 13 Juli 2026 - 13:00 WIB

Interpol Tangkap 5.811 Penipu Online, Aset Rp4,7 Triliun Disita

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:00 WIB

Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:00 WIB

Jepang Sudah Habiskan Rp1.200 Triliun, Yen Tetap Terpuruk terhadap Dolar AS

Berita Terbaru