Kebakaran Desa Adat Sade: Gubernur NTB Tinjau Lokasi dan Siapkan Pemulihan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal bergerak cepat meninjau penanganan insiden kebakaran Desa Adat Sade di Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.(poto: istimewa).

Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal bergerak cepat meninjau penanganan insiden kebakaran Desa Adat Sade di Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.(poto: istimewa).

Lombok Tengah, jemarionline.com – Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal bergerak cepat meninjau penanganan insiden kebakaran Desa Adat Sade di Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Musibah kebakaran hebat ini menghanguskan kawasan pemukiman tradisional Sasak pada Sabtu malam (22/8/2026).

Iqbal langsung meluncur ke tempat kejadian tak lama setelah mendarat dari Nusa Tenggara Timur. Mantan Diplomat ini baru saja menuntaskan agenda kemanusiaan selama empat hari mendampingi para korban gempa magnitudo 7,7.

Setiba di lokasi bencana, Iqbal langsung memantau proses penanganan di tengah kepungan asap pekat dan sisa kobaran api. Ia membaur bersama personil pemadam kebakaran, aparat TNI-Polri, serta warga setempat yang terus bekerja keras menjinakkan api.

Gubernur menginstruksikan seluruh jajaran agar menjadikan keselamatan warga sebagai fokus utama selama masa tanggap darurat. Pemerintah daerah bergerak cepat memastikan seluruh masyarakat terdampak berada di lokasi yang aman dan terlindungi.

Dugaan Penyebab Api Dan Upaya Pemadaman Gabungan

Berdasarkan hasil investigasi awal di lapangan, dugaan sementara menunjukkan korsleting listrik menjadi pemicu awal munculnya percikan api. Kobaran api tersebut kemudian menyambar bangunan sekitar dengan sangat cepat.

Baca Juga :  Demo “Surabaya Menggugat” di Grahadi, Massa Sampaikan Tiga Tuntutan ke Pemerintah

Penggunaan atap ilalang serta material bangunan dari kayu dan bambu membuat kobaran api membesar dalam hitungan menit. Arsitektur khas rumah adat Sasak ini mempercepat rambatan api ke seluruh komplek pemukiman warga.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lombok Tengah langsung memimpin operasi pemadaman di titik lokasi. Petugas gabungan bersinergi bahu-membahu menaklukkan si jago merah hingga situasi terkendali.

Dukungan armada pemadam juga datang dari Pemerintah Provinsi NTB, Pemkot Mataram, Pemkab Lombok Barat, dan Pemkab Lombok Timur. Seluruh tim pemadam bekerja marathon hingga tengah malam guna menuntaskan proses pendinginan lokasi.

Penanganan Logistik Dan Posko Pengungsian Warga Terdampak

Pemerintah Desa Rambitan mengambil langkah cepat dengan menyediakan tempat penampungan sementara bagi para warga terdampak. Pengurus desa memfungsikan gedung Koperasi Desa Merah Putih sebagai pusat pengungsian darurat.

Gubernur Iqbal meminta jajarannya tidak hanya berfokus pada penyediaan tempat penampungan sementara. Pihaknya mewajibkan penyaluran bantuan logistik berlangsung secara cepat, tepat, dan merata kepada seluruh korban.

Petugas di lapangan menyalurkan bantuan bahan pangan, pakaian layak pakai, hingga layanan fasilitas kesehatan dasar. Pemerintah daerah turut menjamin keamanan tempat tinggal serta barang-barang berharga milik warga di lokasi.

Baca Juga :  MSI Kritik Pembongkaran Cagar Budaya Ipilo Gorontalo, Dinilai Hapus Memori Sejarah Lokal

Layanan pendampingan psikologis juga disiapkan untuk membantu meringankan beban trauma para korban bencana. Iqbal menekankan pentingnya menjaga kondisi mental masyarakat agar tetap tenang dan kuat menghadapi musibah ini.

Rencana Rekonstruksi Kawasan Dan Jaminan Pendidikan Anak

Iqbal memberikan perhatian khusus terhadap keberlangsung proses belajar mengajar anak-anak di pengungsian. Ia menegaskan kegiatan pendidikan anak-anak Sade tidak boleh terganggu oleh peristiwa kebakaran ini.

Dinas Pendidikan segera berkoordinasi untuk menyediakan sarana belajar darurat beserta perlengkapan sekolah yang dibutuhkan. Langkah responsif ini bertujuan agar anak-anak dapat kembali bersekolah seperti biasa.

Gubernur mengagendakan koordinasi intensif bersama Bupati Lombok Tengah untuk merumuskan langkah pemulihan jangka panjang. Kedua belah pihak akan menyusun rencana rekonstruksi pemukiman adat yang hangus terbakar.

Desa Adat Sade memiliki peran sangat penting sebagai ruang hidup sekaligus simbol tradisi bernilai tinggi bagi masyarakat Sasak. Kebakaran yang melanda kawasan bersejarah ini menjadi duka mendalam bagi seluruh masyarakat Nusa Tenggara Barat.(ar)

Berita Terkait

Gubernur NTB dan NTT Turun Langsung Salurkan Bantuan Gempa Manggarai Timur
MSI Kritik Pembongkaran Cagar Budaya Ipilo Gorontalo, Dinilai Hapus Memori Sejarah Lokal
Dedi Mulyadi Soroti Pemadaman Listrik di Jabar, Industri dan UMKM Terdampak
Demo “Surabaya Menggugat” di Grahadi, Massa Sampaikan Tiga Tuntutan ke Pemerintah
Pengantin Wanita Kabur Sehari Setelah Menikah di Thailand, Terungkap Masih Bersuami dan Punya Anak
SIM Keliling Jakarta Hari Ini Hadir di 5 Lokasi, Cek Jadwal, Syarat, dan Biaya Perpanjangan
Kecelakaan Bus Jemaat HKBP di Batam: 1 Tewas, Belasan Luka di Pantai New Melur
Mahasiswa UGM Ungkap Alasan Aksi di GIK Saat Diskusi Pejabat Negara, Soroti Ketidakpercayaan ke Pemerintah
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:13 WIB

Gubernur NTB dan NTT Turun Langsung Salurkan Bantuan Gempa Manggarai Timur

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:10 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade: Gubernur NTB Tinjau Lokasi dan Siapkan Pemulihan

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:14 WIB

MSI Kritik Pembongkaran Cagar Budaya Ipilo Gorontalo, Dinilai Hapus Memori Sejarah Lokal

Senin, 22 Juni 2026 - 19:03 WIB

Dedi Mulyadi Soroti Pemadaman Listrik di Jabar, Industri dan UMKM Terdampak

Senin, 22 Juni 2026 - 08:47 WIB

Demo “Surabaya Menggugat” di Grahadi, Massa Sampaikan Tiga Tuntutan ke Pemerintah

Berita Terbaru