Keributan Dua Kelompok di Blok M Berujung Penusukan, Polisi Amankan Pelaku

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 8 Februari 2026 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Plh Kanit Krimum Polres Jaksel Iptu Satrio (Kiri) (Taufiq/detikcom)

Plh Kanit Krimum Polres Jaksel Iptu Satrio (Kiri) (Taufiq/detikcom)

Jemarionline – Aparat Polres Jakarta Selatan mengungkap insiden keributan antara dua kelompok di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, yang berujung pada aksi penusukan. Dalam peristiwa tersebut, satu orang mengalami luka serius dan harus mendapatkan perawatan medis.

Pelaksana Harian Kanit Kriminal Umum Polres Jakarta Selatan, Iptu Satrio, menjelaskan bahwa keributan dipicu oleh perselisihan wilayah kerja yang berkaitan dengan praktik premanisme.

“Awalnya terjadi adu mulut terkait wilayah kerja mereka. Ada unsur perebutan lahan untuk aktivitas premanisme, seperti pengelolaan parkir. Dari situ konflik berkembang hingga terjadi penusukan,” ujar Iptu Satrio kepada wartawan, Minggu (8/2/2026).

Baca Juga :  Cacahan Uang Rp100 Ribu Ditemukan di TPS Liar Bekasi, Polisi Pastikan Duit Asli Pemusnahan BI

Insiden tersebut terjadi pada Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, dua kelompok terlibat cekcok di lokasi. Situasi kemudian memanas ketika salah satu pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis parang.

“Dalam cekcok tersebut, salah satu pelaku menyerang korban menggunakan parang dan mengenai bagian perut sebelah kiri,” jelasnya.

Meski terluka, korban sempat menghubungi rekannya untuk meminta pertolongan sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit. Saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di RS Muhammadiyah Jakarta.

Baca Juga :  Satgas TNI-Polri Temukan Ladang Ganja Siap Panen di Pegunungan Bintang

Polisi telah mengamankan satu orang pelaku yang diduga terlibat langsung dalam aksi penusukan. Pelaku diketahui berinisial RFM.

“Sementara satu orang sudah kami amankan. Kami masih mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku lain dengan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian,” kata Satrio.

Pihak kepolisian menegaskan penyelidikan akan terus dilakukan untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam keributan tersebut.

Berita Terkait

Napi Lapas Pekanbaru Kabur ke Jakarta, Polisi Lacak Keberadaan Pelaku
Polda Jabar Segera Terbitkan DPO Kasus Penyekapan Kekasih di Bandung Selama Tiga Tahun
Polda Jabar Tetapkan Taufik Hidayat Tersangka Kasus Penganiayaan Berat dan Penyekapan di Bandung
Kompolnas Desak Pengungkapan Kasus Kematian Jaka Malau Dilakukan Cepat dan Profesional
Warga Temukan Jasad Bayi Perempuan di TPU Susukan Ciracas, Polisi Selidiki Pelaku
Polisi Johor Tangkap 4 Pelaku Penganiayaan ART Indonesia di Malaysia, Pemerintah RI Turun Tangan
Pegawai ESDM Kalsel Ditangkap Terkait Dugaan Korupsi Pemerasan IUP Rp1,2 Miliar, Kejati Lakukan Penggeledahan
Kejagung Usut Selisih Nilai Ekspor CPO
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:03 WIB

Napi Lapas Pekanbaru Kabur ke Jakarta, Polisi Lacak Keberadaan Pelaku

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:00 WIB

Polda Jabar Segera Terbitkan DPO Kasus Penyekapan Kekasih di Bandung Selama Tiga Tahun

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:59 WIB

Polda Jabar Tetapkan Taufik Hidayat Tersangka Kasus Penganiayaan Berat dan Penyekapan di Bandung

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:15 WIB

Kompolnas Desak Pengungkapan Kasus Kematian Jaka Malau Dilakukan Cepat dan Profesional

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:49 WIB

Warga Temukan Jasad Bayi Perempuan di TPU Susukan Ciracas, Polisi Selidiki Pelaku

Berita Terbaru

Sumber : Arianti Widya/Viva.co.id

OTOMOTIF

Jelang GIIAS 2026, Harga Mobil MPV Mulai Rp167 Jutaan

Senin, 27 Jul 2026 - 10:00 WIB

Teknologi

Apple TV 2026: Jadwal Rilis, Rumor, dan Spesifikasi Terbaru

Senin, 27 Jul 2026 - 07:00 WIB