Enam Perkara yang Dapat Merusak Amal Kebaikan Menurut Nasihat Ulama

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Enam Perkara yang Dapat Merusak Amal Kebaikan Menurut Nasihat Ulama

Enam Perkara yang Dapat Merusak Amal Kebaikan Menurut Nasihat Ulama

Dalam ajaran Islam, amal kebaikan seperti salat, puasa, sedekah, dan berbagai ibadah lainnya sangat dianjurkan. Namun, para ulama juga mengingatkan bahwa ada beberapa sikap dan perilaku yang dapat merusak bahkan menghilangkan pahala amal tersebut.

Salah satu nasihat yang terkenal dinukil dari sahabat Nabi, Ali bin Abi Thalib. Beliau menyebutkan bahwa ada enam perkara yang dapat merusak amal-amal kebaikan seseorang.

1. Sibuk Mencari Aib Orang Lain

Salah satu kebiasaan buruk yang sering dilakukan manusia adalah terlalu sibuk membicarakan kekurangan orang lain. Sikap ini bisa membawa seseorang pada perbuatan ghibah (menggunjing) dan fitnah.

Ketika seseorang lebih fokus mencari kesalahan orang lain daripada memperbaiki dirinya sendiri, maka kebaikan yang ia lakukan bisa kehilangan nilainya karena dipenuhi dosa lisan.

2. Hati yang Keras

Hati yang keras membuat seseorang sulit menerima nasihat dan tidak tersentuh oleh peringatan agama. Orang yang hatinya keras biasanya merasa paling benar dan enggan memperbaiki diri.

Baca Juga :  Hari Rabu Terakhir dan Sikap Ulama Ahlus Sunnah

Padahal, hati yang lembut dan penuh keikhlasan sangat penting agar amal yang dilakukan benar-benar diterima oleh Allah.

3. Terlalu Mencintai Dunia

Cinta dunia secara berlebihan dapat membuat seseorang melakukan amal bukan karena Allah, melainkan demi pujian, kedudukan, atau keuntungan materi.

Jika amal dilakukan dengan niat yang tidak tulus, maka pahala yang seharusnya didapat bisa hilang karena tercampur dengan sifat riya atau pamer.

4. Hilangnya Rasa Malu

Dalam Islam, rasa malu merupakan bagian dari iman. Ketika seseorang kehilangan rasa malu, ia bisa dengan mudah melakukan dosa tanpa merasa bersalah.

Sikap ini juga dapat membuat seseorang melakukan amal hanya sebagai formalitas tanpa memperhatikan nilai keikhlasannya.

5. Panjang Angan-Angan

Terlalu banyak berangan-angan tentang masa depan dunia dapat membuat seseorang menunda-nunda kebaikan. Ia merasa masih memiliki banyak waktu untuk bertobat atau berbuat baik.

Padahal, manusia tidak pernah tahu kapan ajal akan datang. Karena itu, Islam menganjurkan umatnya untuk segera melakukan kebaikan tanpa menunda.

Baca Juga :  Manfaat Bangun Pagi bagi Kesehatan menurut Islam

6. Kezaliman terhadap Sesama

Kezaliman adalah salah satu perkara yang paling berbahaya bagi amal seseorang. Menyakiti, memfitnah, merampas hak, atau menindas orang lain dapat menyebabkan pahala amal berpindah kepada orang yang dizalimi.

Hal ini dijelaskan dalam hadis Nabi Muhammad ﷺ yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, bahwa orang yang bangkrut di hari kiamat adalah mereka yang datang membawa banyak ibadah, tetapi pahala amalnya habis karena kezaliman kepada orang lain.

Penutup

Nasihat tentang enam perkara yang merusak amal ini menjadi pengingat bagi setiap Muslim agar tidak hanya memperbanyak ibadah, tetapi juga menjaga hati, niat, dan perilaku.

Amal kebaikan yang dilakukan dengan niat ikhlas, hati yang bersih, serta sikap yang baik kepada sesama akan lebih bernilai di sisi Allah dan menjadi bekal berharga di akhirat.

Berita Terkait

Punya Hutang, Apakah Tetap Wajib Membayar Zakat Fitrah? Ini Penjelasannya
Mengapa Wahyu Pertama Turun Surat Al-‘Alaq Tidak Surat Yang Lain.?
Al-Qur’an Akan Memberi Syafaat bagi Ahlinya
Menghafal Al-Qur’an Saat Puasa Lebih Mudah Daripada Saat Perut Kenyang
Kapan Orang yang Meninggal Tetap Wajib Dibayarkan Zakat Fitrahnya? Ini Penjelasan Lengkap Beserta Hadisnya
Tata Cara Pembagian Zakat Fitrah yang Benar Sesuai Syariat Islam
Apakah Rasulullah Pernah Membayar Zakat Fitrah dengan Uang? Ini Penjelasannya
Bayi Lahir Saat atau Setelah Khutbah Idul Fitri, Apakah Wajib Dibayarkan Zakat Fitrah?
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:00 WIB

Punya Hutang, Apakah Tetap Wajib Membayar Zakat Fitrah? Ini Penjelasannya

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:29 WIB

Enam Perkara yang Dapat Merusak Amal Kebaikan Menurut Nasihat Ulama

Rabu, 25 Februari 2026 - 07:00 WIB

Mengapa Wahyu Pertama Turun Surat Al-‘Alaq Tidak Surat Yang Lain.?

Minggu, 22 Februari 2026 - 12:31 WIB

Al-Qur’an Akan Memberi Syafaat bagi Ahlinya

Minggu, 22 Februari 2026 - 12:22 WIB

Menghafal Al-Qur’an Saat Puasa Lebih Mudah Daripada Saat Perut Kenyang

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam forum kenegaraan yang menyinggung arah kebijakan dan posisi Indonesia dalam dinamika geopolitik dunia.

Internasional

Prabowo dan Ideologi Realisme dalam Politik Global

Jumat, 6 Mar 2026 - 23:59 WIB

Ilustrasi campak (Foto: Getty Images/anilakkus)

Kesehatan

Kemenkes Soroti Selebgram Keluyuran Saat Sakit Campak

Jumat, 6 Mar 2026 - 21:00 WIB