Eks Guru MTs Depok Sebar Brosur Jasa Tak Senonoh, Diduga HIV Sejak 2014

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (Getty Images/iStockphoto/atakan)

Ilustrasi (Getty Images/iStockphoto/atakan)

Jemarionline – Seorang pria berinisial IK menjadi sorotan setelah aksinya menyebarkan brosur jasa tidak senonoh di wilayah Tangerang Selatan viral di media sosial.

Pria tersebut diketahui merupakan mantan guru di sebuah madrasah tsanawiyah (MTs) di Depok. Ia diduga telah mengidap HIV sejak tahun 2014.

Kepala sekolah tempat IK mengajar membenarkan informasi tersebut. Ia menyebut pengakuan itu disampaikan langsung oleh yang bersangkutan.

Pihak sekolah juga memastikan tidak ada guru maupun siswa yang menjadi korban. IK disebut tidak pernah melakukan pendekatan kepada lingkungan sekolah.

Baca Juga :  Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengamat Soroti KPK

Kasus ini bermula saat IK menyebarkan selebaran berisi penawaran jasa tidak pantas di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan. Dalam brosur tersebut, tercantum tarif layanan dan nomor kontak pelaku.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (26/3/2026) malam. Seorang warga yang menerima selebaran tersebut merasa terganggu dan melaporkannya kepada warga lain.

Warga kemudian mencari pelaku dan sempat mengamankannya. Dari hasil pemeriksaan warga, ditemukan obat yang berkaitan dengan terapi HIV di dalam barang milik pelaku.

Baca Juga :  Gibran Rakabuming Raka Minta Hakim Ad Hoc Dilibatkan di Sidang Kasus Air Keras Andrie Yunus

Setelah kejadian tersebut viral, pihak sekolah langsung mengambil tindakan tegas. IK dipanggil dan kemudian diberhentikan dari jabatannya sebagai guru.

Sementara itu, pihak kepolisian turut melakukan penyelidikan atas kasus ini. Aparat juga telah meminta keterangan sejumlah saksi terkait kejadian tersebut.

Kasus ini menimbulkan keresahan di masyarakat. Warga berharap ada tindakan tegas agar kejadian serupa tidak terulang.

Berita Terkait

Pilot Malaysia Airlines Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta Terkait Penyelundupan Sabu dan Urine Cadangan
Napi Lapas Pekanbaru Kabur ke Jakarta, Polisi Lacak Keberadaan Pelaku
Polda Jabar Segera Terbitkan DPO Kasus Penyekapan Kekasih di Bandung Selama Tiga Tahun
Polda Jabar Tetapkan Taufik Hidayat Tersangka Kasus Penganiayaan Berat dan Penyekapan di Bandung
Kompolnas Desak Pengungkapan Kasus Kematian Jaka Malau Dilakukan Cepat dan Profesional
Warga Temukan Jasad Bayi Perempuan di TPU Susukan Ciracas, Polisi Selidiki Pelaku
Polisi Johor Tangkap 4 Pelaku Penganiayaan ART Indonesia di Malaysia, Pemerintah RI Turun Tangan
Pegawai ESDM Kalsel Ditangkap Terkait Dugaan Korupsi Pemerasan IUP Rp1,2 Miliar, Kejati Lakukan Penggeledahan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Pilot Malaysia Airlines Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta Terkait Penyelundupan Sabu dan Urine Cadangan

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:03 WIB

Napi Lapas Pekanbaru Kabur ke Jakarta, Polisi Lacak Keberadaan Pelaku

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:00 WIB

Polda Jabar Segera Terbitkan DPO Kasus Penyekapan Kekasih di Bandung Selama Tiga Tahun

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:59 WIB

Polda Jabar Tetapkan Taufik Hidayat Tersangka Kasus Penganiayaan Berat dan Penyekapan di Bandung

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:15 WIB

Kompolnas Desak Pengungkapan Kasus Kematian Jaka Malau Dilakukan Cepat dan Profesional

Berita Terbaru

Salah satu pelajar yang diduga keracunan menu MBG saat dilarikan di IGD RSUD Nganjuk, Rabu (2/9/2026).Poto: kompas.com).

Nasional

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang

Jumat, 4 Sep 2026 - 08:54 WIB

Ilustrasi kekeringan.(poto: ist).

Nasional

WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027

Kamis, 3 Sep 2026 - 16:47 WIB