Kurang Tidur Berdampak Serius bagi Kesehatan, Ini Penjelasan dan Cara Mencegahnya

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kurang tidur dalam jangka panjang dapat berdampak buruk bagi kesehatan fisik dan mental jika tidak segera ditangani.

Kurang tidur dalam jangka panjang dapat berdampak buruk bagi kesehatan fisik dan mental jika tidak segera ditangani.

Jemarionline – Kurang tidur masih menjadi masalah kesehatan yang sering diabaikan oleh masyarakat. Padahal, kebiasaan tidur yang tidak cukup dapat menimbulkan dampak serius bagi kesehatan fisik maupun mental jika berlangsung dalam jangka panjang.

Tidur memiliki peran penting dalam proses pemulihan tubuh. Saat tidur, tubuh melakukan regenerasi sel, memperbaiki jaringan, serta menjaga keseimbangan hormon. Ketika waktu tidur tidak terpenuhi, fungsi tersebut tidak berjalan optimal.

Kurang tidur diketahui dapat menurunkan daya tahan tubuh, sehingga seseorang lebih mudah terserang penyakit. Selain itu, kondisi ini juga berisiko meningkatkan tekanan darah, gangguan jantung, obesitas, serta diabetes.

Baca Juga :  Klaim Asuransi Kesehatan Naik 15,3% Tembus Rp6,72 Triliun di Kuartal I-2026, Inflasi Medis Jadi Pendorong

Dari sisi kesehatan mental, kurang tidur dapat memicu gangguan konsentrasi, mudah marah, stres, hingga meningkatkan risiko depresi. Produktivitas kerja pun ikut menurun karena tubuh dan otak tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup.

Para ahli kesehatan menyarankan waktu tidur ideal bagi orang dewasa adalah sekitar tujuh hingga delapan jam per malam. Untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik, masyarakat dianjurkan mengatur jadwal tidur yang teratur, mengurangi penggunaan gawai sebelum tidur, serta menciptakan lingkungan kamar yang nyaman.

Baca Juga :  Manfaat Meditasi untuk Kesehatan Mental: Cara Sederhana Kurangi Stres dan Cemas

Selain itu, menghindari konsumsi kafein pada malam hari dan melakukan aktivitas relaksasi seperti membaca atau meditasi ringan dapat membantu meningkatkan kualitas tidur.

Dengan menerapkan kebiasaan tidur yang sehat, risiko berbagai penyakit dapat ditekan dan kualitas hidup akan meningkat secara signifikan.

Berita Terkait

Cara Efektif Mengatasi Kutu Beras dan Ngengat Lemari Dapur
Kebiasaan Harian Perkotaan yang Picu Risiko Perlemakan Hati
Ubi Jalar vs Pisang: Mana Terbaik untuk Gula Darah?
Hipertensi Geser Merokok Jadi Pemicu Utama Serangan Jantung di Indonesia
Edukasi Nyeri Punggung Bawah: RS M Djamil Imbau Warga Tak Sepelekan Sakit Pinggang
7 Kebiasaan Mudah yang Bikin Rambut Tampak Lebih Tebal
AirPods Bisa Ganggu Alat Pacu Jantung? Dokter Jelaskan Fakta dan Risikonya
5 Herbal untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Secara Alami, Mudah Ditemukan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Cara Efektif Mengatasi Kutu Beras dan Ngengat Lemari Dapur

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Kebiasaan Harian Perkotaan yang Picu Risiko Perlemakan Hati

Kamis, 24 September 2026 - 07:45 WIB

Ubi Jalar vs Pisang: Mana Terbaik untuk Gula Darah?

Kamis, 24 September 2026 - 07:33 WIB

Hipertensi Geser Merokok Jadi Pemicu Utama Serangan Jantung di Indonesia

Rabu, 16 September 2026 - 11:04 WIB

Edukasi Nyeri Punggung Bawah: RS M Djamil Imbau Warga Tak Sepelekan Sakit Pinggang

Berita Terbaru

PPPK tidak dapat menjabat PPK/PPSPM, tetapi bisa sebagai PPABP dan Staf Keuangan untuk tugas klerikal.(poto: AI).

Pemerintahan

Aturan Menkeu Tegaskan Posisi PPPK dalam Pengelolaan APBN

Senin, 5 Okt 2026 - 13:33 WIB

Asisten AI 'Edits Assistant' di Instagram Edits bantu kreator analisis performa konten Reels dan beri ide baru.(poto: AI).

Teknologi

Edits Assistant Instagram Resmi Hadir Bantu Evaluasi Reels

Senin, 5 Okt 2026 - 13:25 WIB

Fitur Virtual Try On di ChatGPT memudahkan pengguna mencoba pakaian secara virtual.(poto: AI).

Teknologi

OpenAI Luncurkan Fitur Coba Pakaian Virtual ChatGPT

Senin, 5 Okt 2026 - 13:19 WIB

Ilustrasi Whatsapp.(poto: unsplash).

Teknologi

Trik Mudah Memeriksa Kontak WhatsApp Paling Sering Dihubungi

Senin, 5 Okt 2026 - 13:09 WIB