Gangguan Tidur Meningkat di Awal Tahun, Dokter Ingatkan Dampaknya bagi Kesehatan Mental dan Imunitas

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 05:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Seseorang terjaga di tempat tidur pada malam hari akibat gangguan tidur atau insomnia.

Seseorang terjaga di tempat tidur pada malam hari akibat gangguan tidur atau insomnia.

Jemarionline — Gangguan tidur atau insomnia dilaporkan semakin banyak dialami masyarakat pada awal tahun. Dokter dan pakar kesehatan menilai tekanan pekerjaan, perubahan pola hidup, serta penggunaan gawai berlebihan pada malam hari menjadi faktor utama terganggunya kualitas tidur.

Data dari sejumlah klinik menunjukkan peningkatan kunjungan pasien dengan keluhan sulit tidur, sering terbangun di malam hari, hingga bangun pagi dalam kondisi lelah. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi produktivitas, tetapi juga berdampak serius pada kesehatan mental dan daya tahan tubuh.

“Tidur bukan sekadar istirahat. Jika kualitasnya buruk, risiko stres, cemas, hingga penurunan imunitas akan meningkat,” ujar seorang dokter spesialis, Selasa (hari ini).

Dampak Kurang Tidur bagi Tubuh

Dokter menjelaskan bahwa kurang tidur dalam jangka panjang dapat memicu berbagai gangguan kesehatan. Beberapa dampak yang sering muncul antara lain:

  • Mudah lelah dan sulit berkonsentrasi

  • Perubahan suasana hati dan emosi tidak stabil

  • Daya tahan tubuh menurun

  • Risiko tekanan darah tinggi

  • Gangguan metabolisme

Baca Juga :  Manfaat Meditasi untuk Kesehatan Mental: Cara Sederhana Kurangi Stres dan Cemas

Kurang tidur juga dapat memperburuk kondisi kesehatan mental, termasuk meningkatkan risiko kecemasan dan depresi.

Pola Hidup Modern Jadi Pemicu

Pola hidup modern dinilai berperan besar terhadap meningkatnya gangguan tidur. Kebiasaan bermain ponsel sebelum tidur, konsumsi kafein berlebihan, serta jam kerja yang tidak teratur membuat tubuh sulit memasuki fase tidur nyenyak.

Selain itu, paparan cahaya biru dari layar gawai dapat menghambat produksi hormon melatonin yang berfungsi mengatur siklus tidur.

Tips Menjaga Kualitas Tidur

Untuk menjaga kualitas tidur, dokter menyarankan masyarakat menerapkan kebiasaan sederhana, seperti:

  • Mengurangi penggunaan gawai sebelum tidur

  • Tidur dan bangun di jam yang sama setiap hari

  • Menghindari kopi atau minuman berkafein di malam hari

  • Menciptakan suasana kamar yang nyaman dan tenang

  • Melakukan relaksasi ringan sebelum tidur

Baca Juga :  Pentingnya Vaksin Flu Musim untuk Mencegah Penyakit dan Komplikasi

Jika gangguan tidur berlangsung lebih dari dua pekan dan mulai mengganggu aktivitas, masyarakat dianjurkan berkonsultasi dengan tenaga medis.

Kesadaran Tidur Sehat Perlu Ditingkatkan

Pakar kesehatan menekankan bahwa tidur berkualitas merupakan bagian penting dari gaya hidup sehat. Kesadaran akan pentingnya tidur yang cukup dinilai masih rendah dibandingkan perhatian terhadap pola makan dan olahraga.

“Tidur yang cukup adalah fondasi kesehatan. Jangan tunggu sakit baru memperbaiki pola tidur,” tegas dokter.

Berita Terkait

5 Herbal untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Secara Alami, Mudah Ditemukan
Gejala Sinusitis: Mengira Flu Biasa? Hidung Tersumbat Bisa Jadi Tanda Sinus
Bahaya Kekurangan Gizi Mikro pada Anak yang Sering Tak Disadari
Mulai Juni 2026, Pasien BPJS Wajib Kontrol Sesuai Jadwal atau Tak Dilayani
RSUD Soedjono Selong Mulai Vaksinasi MR, Pegawai Jadi Sasaran Awal
70 Juta Warga RI Diperkirakan Idap Penyakit Hati, Banyak yang Tak Menyadarinya
4.300 Warga Jalani Tes HIV di Sukabumi, 54 Orang Positif hingga Juni 2026
Menkes Budi Siapkan Terobosan, Hepatitis B Bisa Ditangani di Puskesmas
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:00 WIB

Gejala Sinusitis: Mengira Flu Biasa? Hidung Tersumbat Bisa Jadi Tanda Sinus

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:00 WIB

Bahaya Kekurangan Gizi Mikro pada Anak yang Sering Tak Disadari

Senin, 8 Juni 2026 - 21:00 WIB

Mulai Juni 2026, Pasien BPJS Wajib Kontrol Sesuai Jadwal atau Tak Dilayani

Senin, 8 Juni 2026 - 15:00 WIB

RSUD Soedjono Selong Mulai Vaksinasi MR, Pegawai Jadi Sasaran Awal

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:00 WIB

70 Juta Warga RI Diperkirakan Idap Penyakit Hati, Banyak yang Tak Menyadarinya

Berita Terbaru