BSSN Ingatkan Bahaya Menjawab Telepon Nomor Tak Dikenal, Suara Bisa Dikloning AI

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 Februari 2026 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi panggilan tak dikenal (Getty Images/Calvin Chan Wai Meng)

Foto: Ilustrasi panggilan tak dikenal (Getty Images/Calvin Chan Wai Meng)

Jemarionline – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat menerima panggilan dari nomor telepon tak dikenal. Menjawab panggilan tersebut, bahkan hanya dengan kata “halo”, berpotensi dimanfaatkan untuk kloning suara berbasis kecerdasan buatan (AI).

Melalui akun Instagram resminya, BSSN menjelaskan bahwa teknologi AI saat ini mampu meniru suara manusia secara sangat realistis hanya dari potongan rekaman suara berdurasi singkat. Rekaman tersebut kemudian dapat digunakan pelaku kejahatan untuk menipu orang terdekat korban.

Baca Juga :  Waspada NIK Dicuri Pinjol! Ini Cara Cek Status Data Anda via OJK

Menurut BSSN, suara yang telah dikloning dapat disalahgunakan untuk berbagai tindak kriminal, mulai dari penipuan, pemerasan, hingga penyebaran informasi palsu atau pernyataan yang merusak reputasi seseorang.

Untuk mengantisipasi modus tersebut, BSSN menyarankan masyarakat menerapkan mekanisme verifikasi tambahan, seperti penggunaan kode atau kata sandi khusus dalam lingkup keluarga atau organisasi. Publik juga diimbau membatasi unggahan rekaman suara di media sosial serta meningkatkan pemahaman mengenai ciri-ciri penipuan berbasis kloning suara.

Baca Juga :  Microsoft Uji Copilot Jadi Sistem Operasi, Windows Bisa Berubah Total

BSSN meminta masyarakat segera melapor ke kepolisian jika menjadi korban dan mendokumentasikan setiap bukti yang berkaitan dengan modus kejahatan tersebut.

Berita Terkait

BKN Buka Suara Soal Peluang PPPK Menjadi PNS: Tidak Ada Pengangkatan Otomatis
Aturan Baru Penyaluran MBG Saat Sekolah Terapkan PJJ Akibat Karhutla
KPK Sita Tong Biru Berisi Uang Ratusan Juta Rupiah Terkait Suap Proyek Klaten
Sekjen PBB Kunjungi RI, Polisi Terapkan Rekayasa Jalur Jakarta Sentul
Profil Hamenang Wajar Ismoyo dan Catatan Hartanya Usai Terjaring OTT KPK
Daftar 10 Jenderal Bintang Empat TNI Polri Aktif Era Prabowo
Skema Pensiun ASN 2027 Berubah Langsung Masuk Rekening, PT Taspen Nyatakan Kesiapan Penuh
Menkop Pastikan Penyaluran Gaji PNS Lewat Koperasi Merah Putih Mulai Direalisasikan Tahun Ini
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:58 WIB

BKN Buka Suara Soal Peluang PPPK Menjadi PNS: Tidak Ada Pengangkatan Otomatis

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:22 WIB

Aturan Baru Penyaluran MBG Saat Sekolah Terapkan PJJ Akibat Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:02 WIB

KPK Sita Tong Biru Berisi Uang Ratusan Juta Rupiah Terkait Suap Proyek Klaten

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Sekjen PBB Kunjungi RI, Polisi Terapkan Rekayasa Jalur Jakarta Sentul

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Profil Hamenang Wajar Ismoyo dan Catatan Hartanya Usai Terjaring OTT KPK

Berita Terbaru

Deretan Huawei Nova 16s Series dengan kamera 200 MP resmi hadir di Indonesia mengusung baterai 7.000 mAh.(poto: AI).

Teknologi

Huawei Nova 16s Series Rilis di RI Bawa Kamera 200 MP

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:07 WIB

Ilustarsi Seorang warga sedang bertransaksi membeli emas Antam di outlet Pegadaian, Kamis (22/10/2026).(poto: AI).

Ekonomi

Harga Emas Antam Pegadaian 22 Oktober 2026 Turun Tipis

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:20 WIB

Petugas Mantri BRI menjelaskan tabel simulasi angsuran KUR kepada pelaku usaha mikro di warung kelontong.(ilustrasi poto: AI).

Ekonomi

Simulasi Angsuran KUR BRI 2026 Pinjaman Rp 60 Juta

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:14 WIB

Emas batangan Antam kemasan CertiCard pecahan 1 gram bersanding dengan kalkulator di atas meja kayu.(poto: AI).

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini 22 Oktober 2026 Turun Tipis

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:09 WIB