Microsoft Uji Copilot Jadi Sistem Operasi, Windows Bisa Berubah Total

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Microsoft

Foto: Microsoft

Jakarta, Jemarionline.comMicrosoft tengah menguji konsep baru yang memungkinkan Copilot jadi sistem operasi. Melalui proyek internal bernama Project Aion, perusahaan tidak lagi menempatkan Copilot sebagai asisten AI di atas Windows, melainkan menjadikannya sebagai inti pengalaman sistem operasi.

Informasi tersebut muncul dari video prototipe yang beredar di komunitas BetaWiki. Video itu memperlihatkan konsep sistem operasi berbasis AI yang menghilangkan tampilan Windows konvensional, seperti menu Start dan Taskbar, lalu menggantinya dengan antarmuka yang berpusat pada Copilot.

Apabila konsep tersebut benar-benar diwujudkan, pengguna akan berinteraksi dengan komputer melalui perintah berbasis AI. Dengan demikian, Copilot tidak hanya membantu menjalankan tugas, tetapi juga mengelola seluruh pengalaman penggunaan sistem operasi.

Project Aion Ubah Cara Pengguna Mengoperasikan Komputer

Microsoft mengembangkan Project Aion di atas basis Windows baru yang dikenal dengan nama Win3. Sistem ini mengandalkan browser Microsoft Edge dan mesin Chromium sebagai fondasi utama sehingga seluruh pengalaman komputasi berfokus pada teknologi web.

Baca Juga :  7 HP dengan Layar Berkualitas Terbaik 2026, Visual Tajam dan Nyaman di Mata

Selain itu, Microsoft merancang antarmuka baru yang lebih sederhana. Alih-alih menggunakan Taskbar dan menu Start, sistem akan mengelompokkan aplikasi dan situs web ke dalam fitur bernama Spaces sehingga pengguna dapat berpindah ruang kerja dengan lebih mudah.

Pengguna juga cukup mengetik atau memberikan instruksi kepada Copilot untuk menjalankan berbagai pekerjaan. AI kemudian akan memahami perintah tersebut dan mengeksekusinya secara otomatis tanpa banyak interaksi manual.

Copilot Integrasikan AI dengan Layanan Cloud

Project Aion tidak menyediakan dukungan bawaan untuk aplikasi Win32. Sebagai gantinya, sistem akan membuka aplikasi desktop melalui layanan Windows Cloud PC ketika pengguna membutuhkan program lama seperti Microsoft Word versi desktop.

Selain itu, Copilot mampu menghubungkan berbagai aplikasi melalui sistem plugin. Pengguna, misalnya, dapat meminta AI merangkum dokumen, menyusun email, lalu mengirimkannya melalui Outlook hanya dengan satu perintah.

Baca Juga :  Xiaomi 17T Series Resmi Meluncur, Kamera Leica 5x Jadi Andalan

Konsep tersebut menunjukkan arah baru Microsoft dalam mengembangkan sistem operasi berbasis AI. Perusahaan ingin menghadirkan pengalaman komputasi yang lebih otomatis, cepat, dan terintegrasi.

Microsoft Belum Pastikan Masa Depan Project Aion

Sejumlah sumber menyebut video yang beredar memang berasal dari proyek internal Microsoft. Namun, usia prototipe itu diperkirakan sudah sekitar dua tahun sehingga belum ada kepastian apakah perusahaan masih melanjutkan pengembangannya.

Microsoft juga belum mengumumkan rencana peluncuran Project Aion sebagai produk komersial. Meski begitu, konsep tersebut memperlihatkan keseriusan perusahaan dalam mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam sistem operasi Windows.

Jika pengembangan terus berlanjut, Project Aion berpotensi mengubah cara pengguna mengoperasikan komputer pada masa depan. Dengan AI sebagai pusat kendali, batas antara sistem operasi dan asisten digital bisa semakin tipis.

Berita Terkait

Perusahaan Kembali Rekrut Karyawan Setelah Uji Coba AI
Microsoft PHK 4.800 Karyawan, Divisi Xbox Jadi yang Paling Terdampak
Kacamata Pintar Diprediksi Gantikan HP, Bos Instagram dan WhatsApp Ungkap Alasannya
Google Latih AI Pakai Data Pengguna, Begini Cara Mematikan Fitur
7 HP Samsung Harga Rp2 Jutaan Terbaik Juli 2026, Galaxy A17 5G hingga Galaxy A05s Masih Layak Dipilih
Pengguna Strava Minta Sosialisasi Pajak Digital, Salah Paham Sempat Ramai di Media Sosial
Apple Dikabarkan Ubah Desain Chip A20 Pro Demi Tingkatkan Kemampuan AI
WhatsApp Uji Coba Indikator Titik Hijau di iPhone, Pengguna Bisa Lihat Kontak yang Sedang Online
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:00 WIB

Perusahaan Kembali Rekrut Karyawan Setelah Uji Coba AI

Selasa, 7 Juli 2026 - 08:47 WIB

Microsoft PHK 4.800 Karyawan, Divisi Xbox Jadi yang Paling Terdampak

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:00 WIB

Kacamata Pintar Diprediksi Gantikan HP, Bos Instagram dan WhatsApp Ungkap Alasannya

Selasa, 7 Juli 2026 - 06:00 WIB

Google Latih AI Pakai Data Pengguna, Begini Cara Mematikan Fitur

Senin, 6 Juli 2026 - 21:19 WIB

7 HP Samsung Harga Rp2 Jutaan Terbaik Juli 2026, Galaxy A17 5G hingga Galaxy A05s Masih Layak Dipilih

Berita Terbaru

Ilustrasi AI.(Pexels/cottonbro studio)

Teknologi

Perusahaan Kembali Rekrut Karyawan Setelah Uji Coba AI

Selasa, 7 Jul 2026 - 11:00 WIB