Pengguna Strava Minta Sosialisasi Pajak Digital, Salah Paham Sempat Ramai di Media Sosial

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 Juli 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: KOMPAS.com/ RUBY RACHMADINA)

(Foto: KOMPAS.com/ RUBY RACHMADINA)

Jakarta, Jemarionline.comPajak Strava Premium menjadi perbincangan di media sosial setelah banyak warganet mengira pemerintah mengenakan pajak terhadap aktivitas olahraga lari. Padahal, ketentuan tersebut hanya berlaku untuk layanan berlangganan Strava Premium sebagai produk digital dari luar negeri.

Kesalahpahaman itu memicu beragam komentar dari pengguna aplikasi Strava. Sebagian pengguna meminta pemerintah memperluas sosialisasi agar masyarakat memahami aturan pajak digital secara utuh.

Pengguna menilai informasi yang jelas akan mencegah munculnya persepsi keliru. Mereka juga berharap pemerintah menjelaskan perbedaan antara pajak layanan digital dan aktivitas olahraga.

PPN Hanya Berlaku Untuk Layanan Berlangganan Premium

Direktorat Jenderal Pajak telah menunjuk Strava sebagai pemungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE). Karena itu, PPN hanya dikenakan kepada pengguna yang membayar layanan Strava Premium.

Baca Juga :  HP Penuh Tapi Aplikasi Tak Bisa Dihapus? Ini Cara Atasinya

Sebaliknya, pengguna Strava versi gratis tidak membayar PPN atas penggunaan aplikasi tersebut. Pemerintah juga tidak mengenakan pajak kepada masyarakat yang berlari, bersepeda, atau berolahraga menggunakan Strava.

Aturan itu mengikuti mekanisme pemungutan PPN untuk berbagai layanan digital luar negeri yang beroperasi di Indonesia. Pemerintah menerapkan kebijakan tersebut kepada banyak platform digital, bukan hanya Strava.

Pengguna Harap Edukasi Pajak Digital Lebih Gencar

Sejumlah pengguna berharap pemerintah memanfaatkan berbagai kanal komunikasi untuk menjelaskan kebijakan pajak digital. Mereka menilai edukasi yang lebih luas akan membantu masyarakat memahami aturan baru tanpa menimbulkan kebingungan.

Baca Juga :  Samsung Pertimbangkan BOE di Galaxy S27

Selain itu, pengguna meminta pemerintah menyampaikan informasi dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Langkah tersebut dinilai dapat mengurangi penyebaran informasi yang tidak akurat di media sosial.

Di sisi lain, kebijakan PPN terhadap layanan digital tetap bertujuan menciptakan perlakuan pajak yang setara antara pelaku usaha digital dalam dan luar negeri. Karena itu, pemerintah terus menambah jumlah perusahaan digital yang berstatus sebagai pemungut PPN PMSE.

Meski sempat memicu kesalahpahaman, pengguna Strava berharap polemik tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan literasi perpajakan digital. Dengan sosialisasi yang lebih efektif, masyarakat dapat memahami bahwa ketentuan itu hanya berlaku bagi pelanggan layanan premium, bukan bagi aktivitas olahraga mereka.

Berita Terkait

Perusahaan Kembali Rekrut Karyawan Setelah Uji Coba AI
Microsoft PHK 4.800 Karyawan, Divisi Xbox Jadi yang Paling Terdampak
Kacamata Pintar Diprediksi Gantikan HP, Bos Instagram dan WhatsApp Ungkap Alasannya
Google Latih AI Pakai Data Pengguna, Begini Cara Mematikan Fitur
7 HP Samsung Harga Rp2 Jutaan Terbaik Juli 2026, Galaxy A17 5G hingga Galaxy A05s Masih Layak Dipilih
Apple Dikabarkan Ubah Desain Chip A20 Pro Demi Tingkatkan Kemampuan AI
WhatsApp Uji Coba Indikator Titik Hijau di iPhone, Pengguna Bisa Lihat Kontak yang Sedang Online
Chat WhatsApp Tidak Masuk Jika Aplikasi Belum Dibuka? Cek Pengaturan Ini
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:00 WIB

Perusahaan Kembali Rekrut Karyawan Setelah Uji Coba AI

Selasa, 7 Juli 2026 - 08:47 WIB

Microsoft PHK 4.800 Karyawan, Divisi Xbox Jadi yang Paling Terdampak

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:00 WIB

Kacamata Pintar Diprediksi Gantikan HP, Bos Instagram dan WhatsApp Ungkap Alasannya

Selasa, 7 Juli 2026 - 06:00 WIB

Google Latih AI Pakai Data Pengguna, Begini Cara Mematikan Fitur

Senin, 6 Juli 2026 - 21:19 WIB

7 HP Samsung Harga Rp2 Jutaan Terbaik Juli 2026, Galaxy A17 5G hingga Galaxy A05s Masih Layak Dipilih

Berita Terbaru

Ilustrasi AI.(Pexels/cottonbro studio)

Teknologi

Perusahaan Kembali Rekrut Karyawan Setelah Uji Coba AI

Selasa, 7 Jul 2026 - 11:00 WIB