Kacamata Pintar Diprediksi Gantikan HP, Bos Instagram dan WhatsApp Ungkap Alasannya

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: REUTERS/Carlos Barria

Foto: REUTERS/Carlos Barria

Jakarta, Jemarionline.com – Perkembangan Kacamata pintar gantikan HP semakin menjadi pembahasan di industri teknologi. Sejumlah petinggi Meta, perusahaan induk Instagram dan WhatsApp, meyakini kacamata pintar akan mengambil peran smartphone sebagai perangkat utama untuk mengakses layanan digital pada masa depan.

Meta menilai perubahan tersebut akan berlangsung secara bertahap seiring kemajuan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan augmented reality (AR). Perusahaan juga terus mengembangkan perangkat wearable untuk mendukung visi tersebut.

Meta Prediksi Kacamata Pintar Ubah Cara Berkomunikasi Manusia

CEO Meta, Mark Zuckerberg, mengatakan kacamata pintar memiliki peluang besar menjadi perangkat komputasi utama pada dekade mendatang. Menurutnya, perangkat itu mampu menghadirkan pengalaman digital yang lebih praktis dibandingkan smartphone.

Pengguna nantinya dapat menerima pesan, melakukan panggilan, mengambil foto, merekam video, hingga memperoleh informasi tanpa harus mengeluarkan ponsel dari saku.

Meta juga melihat perubahan kebiasaan masyarakat dalam menggunakan teknologi. Perusahaan menilai pengguna akan memilih perangkat yang lebih ringan, lebih nyaman, dan selalu siap digunakan kapan saja.

Baca Juga :  Kode Redeem FC Mobile 12 Januari 2026, Klaim Gems Gratis

Mark Zuckerberg membandingkan perubahan itu dengan perpindahan pengguna dari komputer ke smartphone beberapa tahun lalu. Saat itu, smartphone mengambil sebagian besar aktivitas digital tanpa benar-benar menghilangkan fungsi komputer.

Teknologi AI Percepat Perkembangan Perangkat Wearable Masa Depan

Meta terus mengembangkan teknologi AI sebagai otak utama perangkat wearable. AI memungkinkan pengguna memberikan perintah suara untuk menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

Kacamata pintar juga menggabungkan kamera, mikrofon, speaker, serta koneksi internet dalam satu perangkat. Kombinasi tersebut membuat pengguna dapat berinteraksi dengan dunia digital tanpa bergantung pada layar sentuh.

Meta meyakini AI akan mengubah cara manusia mencari informasi, berkomunikasi, dan bekerja. Perusahaan bahkan terus menambah kemampuan asisten digital agar mampu memahami perintah pengguna secara lebih alami.

Sejumlah perusahaan teknologi lain juga mengembangkan perangkat serupa. Mereka berlomba menghadirkan pengalaman komputasi baru melalui perpaduan AI dan augmented reality.

Baca Juga :  Match di Aplikasi Kencan? Cek Dulu Identitasnya Agar Tak Jadi Korban Penipuan

Smartphone Masih Bertahan Selama Masa Peralihan Teknologi Digital

Meta tidak menyebut smartphone akan hilang dalam waktu dekat. Perusahaan justru memperkirakan smartphone dan kacamata pintar akan hidup berdampingan selama masa transisi.

Pengguna kemungkinan tetap memanfaatkan smartphone untuk sejumlah kebutuhan tertentu. Namun, semakin banyak aktivitas harian yang akan berpindah ke perangkat wearable.

Meta juga menilai keberhasilan kacamata pintar bergantung pada kenyamanan penggunaan, harga, daya tahan baterai, dan dukungan aplikasi. Faktor-faktor tersebut akan menentukan seberapa cepat masyarakat menerima teknologi baru.

Persaingan di industri perangkat wearable diperkirakan semakin ketat dalam beberapa tahun ke depan. Setiap perusahaan berusaha menghadirkan perangkat yang lebih ringan, lebih pintar, dan lebih mudah digunakan.

Meta optimistis kacamata pintar akan menjadi platform komputasi generasi berikutnya. Perusahaan juga terus mempercepat inovasi agar perangkat tersebut mampu menggantikan sebagian besar fungsi smartphone pada masa mendatang.

Berita Terkait

Cara Mengirim Video Berukuran Besar Lewat WhatsApp dengan Mudah
Vivo X300 Ultra Kantongi Sertifikasi Resmi Komdigi dan Segera Masuk Pasar Indonesia
Telkomsel Buka Program Inkubasi NextDev Ke-12 Inovasi AI
Penyebab Tagihan Listrik Melonjak Meski Pemakaian Minim dan Solusinya
Hindari Jebakan Skimmer di Gerai ATM, Regulator Beberkan Trik Amankan PIN
Microsoft Ungkap Hacker Kian Mahir Pakai AI Kalahkan Polisi Siber
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Bawa Baterai 5.700mAh dan Pengisian 60W Lebih Cepat
Google Akui Masalah Aplikasi Android di Laptop Intel x86
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:51 WIB

Cara Mengirim Video Berukuran Besar Lewat WhatsApp dengan Mudah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:43 WIB

Vivo X300 Ultra Kantongi Sertifikasi Resmi Komdigi dan Segera Masuk Pasar Indonesia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Telkomsel Buka Program Inkubasi NextDev Ke-12 Inovasi AI

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Hindari Jebakan Skimmer di Gerai ATM, Regulator Beberkan Trik Amankan PIN

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Microsoft Ungkap Hacker Kian Mahir Pakai AI Kalahkan Polisi Siber

Berita Terbaru

Peresmian program inkubasi startup NextDev ke-12 bertema AI-Powered Innovations yang digelar Telkomsel di Cikini, Jakarta Pusat.

Teknologi

Telkomsel Buka Program Inkubasi NextDev Ke-12 Inovasi AI

Jumat, 9 Okt 2026 - 07:32 WIB