Jelang Lebaran 2026, BPJPH Imbau Warga Cermat Pilih Produk Konsumsi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: BPJPH

Foto: BPJPH

JemarionlineMenjelang Lebaran 2026, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) mengimbau masyarakat agar lebih cermat dalam memilih produk yang akan dikonsumsi.

Imbauan ini disampaikan seiring meningkatnya konsumsi masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri. Produk seperti makanan, minuman, obat, hingga kosmetik menjadi yang paling banyak dibeli.

Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan, menekankan pentingnya memastikan produk memiliki sertifikat halal. Hal ini dinilai penting untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi konsumen.

Baca Juga :  THR PNS Cair 26 Februari 2026, Untuk Pegawai Swasta Menunggu Ini Jadwalnya

Ia menjelaskan, label halal bukan sekadar formalitas. Sertifikasi tersebut juga menjadi bentuk perlindungan konsumen sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk.

Selain itu, BPJPH juga mengingatkan pelaku usaha untuk memastikan produknya telah bersertifikat halal. Momentum Ramadan dan Lebaran dinilai sebagai peluang besar karena permintaan pasar meningkat signifikan.

Pemerintah sendiri tengah mempersiapkan kebijakan wajib halal yang akan berlaku penuh pada Oktober 2026. Aturan ini mencakup berbagai produk, mulai dari makanan, minuman, hingga barang gunaan.

Baca Juga :  Honorer TMS Dialihkan ke Outsourcing, PPPK Sebut Ada Diskriminasi, Kepala BKN Beri Penjelasan

Dengan adanya kebijakan tersebut, masyarakat diharapkan semakin mudah dalam memilih produk yang sesuai. Di sisi lain, pelaku usaha juga dituntut lebih transparan dalam menyediakan informasi produknya.

BPJPH pun mengajak masyarakat untuk lebih teliti sebelum membeli. Salah satunya dengan memeriksa label halal pada kemasan produk.

Imbauan ini penting agar masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan tenang, tanpa khawatir terhadap kehalalan produk yang dikonsumsi.

Berita Terkait

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang
WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027
MK Batalkan Pasal Penghinaan Pemerintah di KUHP Baru
Tiga Gubernur Tinjau Penanganan Bencana Gempa Magnitudo 7,7 di NTT
Subsidi Energi Rp 233 Triliun, Konsumsi BBM Naik
KPK Tetapkan Staf Admin Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang
Pengemudi Nilai BBM B50 Tetap Nyaman untuk Kendaraan Diesel
Hasil Survei Capres Terbaru: Dedi Mulyadi Salip Elektabilitas Prabowo Subianto
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:54 WIB

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang

Kamis, 3 September 2026 - 16:47 WIB

WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:30 WIB

MK Batalkan Pasal Penghinaan Pemerintah di KUHP Baru

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:35 WIB

Tiga Gubernur Tinjau Penanganan Bencana Gempa Magnitudo 7,7 di NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Subsidi Energi Rp 233 Triliun, Konsumsi BBM Naik

Berita Terbaru

Salah satu pelajar yang diduga keracunan menu MBG saat dilarikan di IGD RSUD Nganjuk, Rabu (2/9/2026).Poto: kompas.com).

Nasional

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang

Jumat, 4 Sep 2026 - 08:54 WIB

Ilustrasi kekeringan.(poto: ist).

Nasional

WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027

Kamis, 3 Sep 2026 - 16:47 WIB