BNN Bongkar Jaringan Narkoba Internasional di Aceh, 160 Kg Sabu Disita dari Kandang Kambing

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Konferensi Pers BNN Gagalkan Peredaran Sabu 160 Kg di Aceh Senilai Rp 208 M. (Foto: Taufiq Syarifudin/detikcom)

Konferensi Pers BNN Gagalkan Peredaran Sabu 160 Kg di Aceh Senilai Rp 208 M. (Foto: Taufiq Syarifudin/detikcom)

Jemarionline – Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika berskala besar di Provinsi Aceh. Dalam operasi tersebut, petugas menyita total 160 kilogram sabu, sebagian di antaranya disembunyikan di lokasi tak lazim, yakni di bawah tanah area kandang kambing.

Pengungkapan ini bermula dari penangkapan seorang kurir berinisial M di wilayah Perlak, Kabupaten Aceh Timur. Dari tangan tersangka, petugas menemukan 100 kilogram sabu yang diangkut menggunakan satu unit mobil. Narkotika tersebut dikemas dalam lima karung plastik berwarna kuning, masing-masing berisi 20 paket sabu.

Plt Deputi Pemberantasan BNN Brigjen Roy Hardi Siahaan menjelaskan, penangkapan M membuka jalan bagi pengembangan kasus hingga mengarah pada pengendali jaringan berinisial IB. BNN kemudian berkoordinasi dengan BNN Provinsi Aceh untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku lain.

Baca Juga :  Pegawai ESDM Kalsel Ditangkap Terkait Dugaan Korupsi Pemerasan IUP Rp1,2 Miliar, Kejati Lakukan Penggeledahan

Hasil pengembangan mengarah ke Kabupaten Bireuen. Pada 4 Februari 2026, petugas berhasil mengamankan tersangka lain berinisial B. Dari pemeriksaan lanjutan, BNN menemukan 60 kilogram sabu yang disembunyikan di dalam tanah, tepatnya di area kandang kambing. Barang haram tersebut disimpan bersama seorang pelaku lain berinisial A.

Dengan temuan itu, total barang bukti sabu yang diamankan mencapai 160 kilogram.

BNN juga mengungkap adanya pola baru dalam pengemasan narkotika. Sabu tersebut dibungkus menggunakan kemasan kopi bertuliskan “Guatemala Antigua”, berbeda dari kemasan teh hijau yang selama ini umum ditemukan. Modus ini diduga berkaitan dengan jaringan narkotika internasional.

Baca Juga :  KPK Dalami Sumber Uang Kadis untuk ‘Jatah THR’ Bupati Cilacap Syamsul

Berdasarkan penelusuran intelijen, sindikat ini memiliki keterkaitan dengan pemasok dari Malaysia dan terindikasi kuat sebagai bagian dari jaringan Golden Triangle atau Segitiga Emas, kawasan yang dikenal sebagai salah satu pusat peredaran narkotika internasional.

Sementara itu, Kepala BNN Komjen Pol Suyudi menegaskan bahwa pemberantasan narkoba merupakan bagian dari agenda strategis nasional. Menurutnya, narkoba tidak hanya dipandang sebagai kejahatan semata, tetapi juga persoalan kemanusiaan yang berdampak besar terhadap kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Ia menekankan bahwa pengguna narkoba harus diperlakukan sebagai korban yang membutuhkan pemulihan melalui rehabilitasi, sementara jaringan pengedar dan bandar harus diberantas secara tegas.

Berita Terkait

Dirut PT MMS Ditahan, Bareskrim Usut Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit
Polda Jabar Segera Terbitkan DPO Kasus Penyekapan Kekasih di Bandung Selama Tiga Tahun
LPSK Beri Perlindungan Darurat Korban Penyekapan Bandung, Taufik Hidayat Diburu Polisi
Ibu di Denpasar Dipolisikan Suami Usai Persalinan Darurat, Kuasa Hukum Desak SP3
Polda Jabar Tetapkan Taufik Hidayat Tersangka Kasus Penganiayaan Berat dan Penyekapan di Bandung
Dosen Bandung Gugat PLN Rp2.000 Usai Pemadaman Listrik Berulang
Sekda Lampung Tengah Jadi Tersangka Korupsi Honorer Fiktif di Metro, 383 Pegawai Diduga Fiktif
Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu: Pengacara Priyo Upayakan Vonis Lebih Ringan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:36 WIB

Dirut PT MMS Ditahan, Bareskrim Usut Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:00 WIB

Polda Jabar Segera Terbitkan DPO Kasus Penyekapan Kekasih di Bandung Selama Tiga Tahun

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:32 WIB

LPSK Beri Perlindungan Darurat Korban Penyekapan Bandung, Taufik Hidayat Diburu Polisi

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:18 WIB

Ibu di Denpasar Dipolisikan Suami Usai Persalinan Darurat, Kuasa Hukum Desak SP3

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:59 WIB

Polda Jabar Tetapkan Taufik Hidayat Tersangka Kasus Penganiayaan Berat dan Penyekapan di Bandung

Berita Terbaru

REDMAGIC

Teknologi

RedMagic Astra 2 Resmi Global, Tablet Gaming Layar OLED 185Hz

Sabtu, 18 Jul 2026 - 07:00 WIB