Pemerintah Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Korban Bencana di Sumatera

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: dok. Kemendagri

Foto: dok. Kemendagri

Jemarionline – Pemerintah mulai menyalurkan bantuan perbaikan rumah bagi warga terdampak bencana di sejumlah wilayah Sumatera. Penyerahan bantuan dilakukan secara serentak, dengan pusat kegiatan di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.

Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Acara dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno selaku Ketua Tim Pengarah Satgas PRR, yang mengikuti secara hybrid dari Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

Penyaluran Dilakukan Bertahap

Dalam keterangannya, Tito menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan kali ini merupakan tahap awal berdasarkan data yang telah dihimpun pemerintah daerah. Ia memastikan proses distribusi akan dilakukan secara bertahap sesuai hasil verifikasi di lapangan.

Baca Juga :  Mendagri: ASN yang Jalan-jalan Saat WFH Bisa Terlacak

Tito meminta para kepala daerah untuk membentuk tim kecil atau satgas pendataan guna memastikan data kerusakan rumah benar-benar akurat. Menurutnya, validitas data menjadi kunci percepatan realisasi pembangunan kembali hunian warga.

Rincian Besaran Bantuan

Pemerintah menetapkan besaran bantuan berbeda sesuai tingkat kerusakan rumah:

  • Rp15 juta untuk rumah rusak ringan

  • Rp30 juta untuk rumah rusak sedang

  • Rp60 juta untuk rumah rusak berat atau hilang

Untuk kategori rusak berat atau rumah yang hilang, dana Rp60 juta tidak diberikan dalam bentuk tunai kepada warga, melainkan diwujudkan melalui pembangunan rumah oleh pemerintah. Pembangunan dapat dilakukan di lokasi semula atau di lahan relokasi yang telah ditetapkan.

Progres Pemulihan Terus Dikebut

Tito menegaskan bahwa pemerintah pusat dan daerah terus bersinergi mempercepat pemulihan pascabencana, khususnya di Aceh Tamiang dan wilayah Sumatera lainnya. Ia menyebut sejumlah daerah mulai menunjukkan perkembangan positif, baik dari sisi pemerintahan maupun aktivitas ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  37 Huntap di Aceh Tamiang Segera Masuk Tahap Pembangunan

Meski masih terdapat titik-titik terdampak yang belum sepenuhnya pulih, pemerintah berkomitmen melanjutkan rehabilitasi hingga seluruh wilayah kembali normal.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah dan Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi. Sejumlah pejabat kementerian/lembaga juga mengikuti secara virtual, termasuk Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Suharyanto.

Pemerintah berharap program rehabilitasi ini mampu mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat terdampak bencana di Sumatera.

Berita Terkait

Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan, Siap Dorong RUU Buruh
Presiden Prabowo Tinjau SPPG Palmerah, Pastikan Program Gizi Nasional Berjalan Optimal
37 Huntap di Aceh Tamiang Segera Masuk Tahap Pembangunan
D2NP di DMS SIASN Kosong? Ini Arti dan Cara Mengatasinya
MBG Sekolah Jadi 5 Hari, Pemerintah Pangkas Anggaran
Purbaya Siap Copot Dirjen Bea Cukai Jika Terbukti Terima Suap
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Usulkan Pajak Kendaraan Dihapus dan Diganti Sistem Jalan Berbayar
Pemerintah Redistribusi 498 Ribu Guru untuk Atasi Kekurangan Tenaga Pengajar di Daerah
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 17:00 WIB

Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan, Siap Dorong RUU Buruh

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:22 WIB

Presiden Prabowo Tinjau SPPG Palmerah, Pastikan Program Gizi Nasional Berjalan Optimal

Senin, 25 Mei 2026 - 14:00 WIB

37 Huntap di Aceh Tamiang Segera Masuk Tahap Pembangunan

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:51 WIB

D2NP di DMS SIASN Kosong? Ini Arti dan Cara Mengatasinya

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:00 WIB

MBG Sekolah Jadi 5 Hari, Pemerintah Pangkas Anggaran

Berita Terbaru